Pengalaman Praktisi

Melangkah Keluar Dari Perangkap Yang Diatur Oleh Kekuatan Lama, Meningkatkan Lingkungan Kultivasi Di Singapura

(Minghui.org) Di akhir bulan Maret 2007, seorang rekan praktisi dan saya memutuskan untuk mengunjungi sebuah taman umum untuk belajar Fa, memancarkan pikiran lurus, berlatih perangkat gerakan Gong dan melakukan klarifikasi fakta bersama-sama dengan praktisi lainnya. Merasa perlu untuk berkomunikasi dengan petugas polisi, kami pun pergi langsung menuju ke kantor polisi dan menyampaikan kepada petugas bahwa kami akan mulai berlatih di tempat khusus ini, sebuah taman yang kecil tetapi strategis dan penuh dengan orang yang lalu lalang.

Kami merasa perlu untuk melangkah keluar untuk membuktikan kebenaran Dafa, bahkan di masa-masa sekarang ini terasa semakin mendesak. Khususnya setelah saya berinteraksi dengan banyak praktisi, saya dapat merasakan perasaan pesimis dan ketidakberdayaan mereka dalam mencoba untuk mengubah situasi di sini di Singapura. Mereka memiliki perasaan bingung, dan tidak tahu apa yang terbaik yang dapat dilakukan untuk mengubah persepsi orang-orang di sini terhadap Dafa. Selama bertahun-tahun, berbagai permasalahan dan kesulitan yang kami hadapi dengan pemerintah di sini mengakibatkan efek negatif terhadap orang-orang di sini, yang terburuk adalah yang terjadi di tahun lalu. Tentu saja seluruh kesulitan-kesulitan ini merupakan hasil intervensi langsung dari para pejabat Konsulat China, tetapi pada saat yang bersamaan, hal ini meninggalkan kesukaran yang mempengaruhi para praktisi Dafa di Singapura secara keseluruhan.

Saya pun juga terjebak dalam situasi penuh konflik ini, rasa kecewa, frustrasi dan memasuki keadaan yang pasif. Namun, hal ini persis seperti yang diinginkan oleh kekuatan lama – kami hanya berputar-putar saja dalam konflik, hasil yang kami lakukan sangatlah sedikit sekali dibandingkan apa yang seharusnya kami lakukan terkait dengan kegiatan pelurusan Fa untuk menyelamatkan orang-orang di Singapura.

Guru mengatakan dalam Fa tentang prinsip saling menghidupi dan saling membatasi. Saya berpikir pada diri saya sendiri – bukankah saya seharusnya berpikir jernih dalam usaha saya mengekang segala sifat buruk yang muncul ke permukaan? Sifat buruk seperti kesombongan dan egoisme terbentuk dari keterikatan akan nama dan mementingkan diri sendiri. Saya sering berusaha mencari ke dalam, mencoba untuk menggali jauh ke dalam diri saya sendiri untuk “menuang keluar” kesombongan saya, “keburukan” saya dan melepaskan segala keterikatan ini. Melakukan klarifikasi fakta adalah suatu hal, tetapi mengkultivasi diri sendiri adalah aspek yang mendasar dan yang seharusnya tidak boleh saya abaikan. Bagaimana lagi saya dapat meningkatkan taraf alam pikiran saya? Tiba-tiba, saya menyadari bahwa saya telah gagal dalam memenuhi kriteria Dafa.

Beruntung, saya tidak pernah lupa bahwa seluruh kemampuan dan kebijaksanaan saya adalah diberikan kepada saya oleh Dafa, khusus digunakan pada masa Pelurusan Fa dan digunakan dengan bijaksana. Saya memutuskan untuk membebaskan diri saya dari perangkap yang telah diatur oleh kekuatan lama; pengaturan yang kejam untuk Singapura dan para praktisi di sini. Saya melihat jelas segala tipu daya kekuatan lama dalam membujuk dan menjebak kita masuk ke dalam situasi yang genting. Saya ingin melepaskan diri saya dari semua ini sekarang dan melangkah ke depan untuk melakukan lebih banyak lagi pekerjaan klarifikasi fakta, dan pada saat yang bersamaan mengkultivasi diri saya sendiri.

Sebagai tambahan terhadap tempat latihan yang baru di taman umum, kami juga memulai untuk mempromosikan Falun Gong serta mengklarifikasi fakta secara langsung secara perorangan di lokasi yang lain sekali seminggu. Strategi kami adalah sederhana – sebelum memulai segala kegiatan kami, kami mengklarifikasi fakta dan berbicara dengan Ketua dari Komite Warga yang berwenang terhadap daerah tempat kegiatan yang akan kami laksanakan dan para polisi yang berwenang pada daerah-daerah tertentu. Setelah berkomunikasi dengan dua lembaga ini, kami pun kemudian memulai kegiatan kami. Sambutan yang kami dapatkan adalah sangat baik. Banyak orang berhenti untuk melihat dan bertanya kepada kami. Beberapa memuji kami karena suasana penuh kedamaian di tempat kami berlatih dan juga mereka menunjukkan keingintahuan mereka bagaimana mempelajari latihan ini. Kami membuat foto di tempat kegiatan kami dan melihat banyak Falun di dalam foto, hal yang sangat membesarkan hati kami.

Saya percaya bahwa hanya dalam kesatuan dan saling melengkapi satu sama lain secara baik, dapat membuat kami sukses melakukan pekerjaan-pekerjaan Dafa serta mengubah situasi di Singapura. Melakukan pekerjaan Dafa bukanlah hanya mengikuti perasaan sesaat atau seperti melakukan pekerjaan biasa, seperti ingin menunjukkan nilai-nilai bagus dalam buku rapor kita kepada Guru atau kepada praktisi Dafa lainnya di seluruh dunia. Hal ini haruslah datang dari ketulusan hati kita dan kesadaran akan mendesaknya tugas menyelamatkan makhluk hidup di sini.

Oleh karena itu, marilah kita singkirkan semua gangguan di Singapura serta melangkah maju dengan ketulusan untuk menyelamatkan makhluk hidup secara rasional dan melalui kebijaksanaan yang telah kita dapatkan dari Fa!

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2007/7/9/158515.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2007/7/24/87950.html