Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pelukis Cat Minyak Terkenal China – Fan Yiming Dipenjara Karena Berlatih Falun Gong

3 Nov. 2008

(Kesadaranjernih.net) Sebelum Olimpiade Beijing 2008, rejim Komunis China menggunakan pertandingan tersebut sebagai alasan untuk menangkapi para praktisi Falun Gong dalam skala besar. Pada pertengahan Juli 2008, polisi Beijing menangkap pelukis cat minyak terkenal – Fan Yiming dan menjatuhkan hukuman dua tahun kamp kerja paksa.

-
Pelukis Cat Minyak Fan Yiming

Fan dilahirkan di Provinsi Fujian tahun 1967. Minatnya akan seni lukis telah dimulai sejak usia amat muda. Tahun 1991, dia lulus dari Fakultas Seni Lukis Cat Minyak dari Central Fine Arts College dan memulai karir profesionalnya sebagai pelukis cat minyak.

Karya-karyanya telah dipamerkan di China Daratan maupun luar negeri. Banyak orang-orang terkenal di Eropa dan Amerika telah membeli hasil karyanya. Pada 2001, dia diminta untuk membuat lukisan potret dari mantan perdana menteri Inggris Mr. Edward Heath dan memimpin proyek pertukaran seni dan budaya antara Inggris dan China.

Antara tahun 2001 hingga 2003, Fan mengadakan pameran seni tunggal di Hong Kong dan satu lagi di London pada 2004. September 2004, Beijing Industrial and Art Publishing Press mempublikasikan buku “Go the Same Way,” yang merupakan edisi khusus dari lukisan-lukisan cat minyak terbaik karya Fan Yiming. Pada Oktober 2004, dia berpartisipasi pada pameran lukisan cat minyak “Go the Same Way” yang pertama, yang diadakan di Beijing International Arts Academy. Pada November 2005, dia berpartisipasi pada pameran kedua “Go the Same Way” yang diadakan oleh Jinri Arts Museum di Beijing.

-
Karya pelukis cat minyak Fan Yiming

-
Karya pelukis cat minyak Fan Yiming

-
Karya pelukis cat minyak Fan Yiming

Antara bulan Januari dan Juli 2008, setidaknya 586 praktisi Falun Gong di Beijing dan sekitarnya ditangkap, termasuk seorang musisi lagu rakyat yang terkenal – Mr. Yu Zhou dan istrinya Xu Na. Suatu hari ketika Yu Zhou dan Xu Na sedang berkendaraan menuju rumah mereka, petugas polisi menghentikan, menangkap, kemudian memenjarakan mereka. Sebelas hari kemudian, pihak keluarga Yu memperoleh sebuah guci berisi abu jasad Mr. Yu. Sementara istrinya masih dipenjara hingga sekarang.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2008/10/22/188262.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2008/10/27/101798.html