Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Perjalanan Kultivasi Yang Penuh Dengan Keajaiban dan Kesengsaraan

18 Jan. 2009 |   Oleh praktisi China


(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Gong pada awal September 1996. Sebelumnya, saya menderita berbagai macam penyakit dan harus menjalani opname secara rutin. Hal tersebut menimpa kehidupan saya selama bertahun-tahun. Terutama jantung saya mengalami masalah yang cukup serius. Saya merasa menderita sekali karena rasa sakit terjadi secara terus menerus. Rasanya seperti berjuta-juta jarum kecil sedang menembus jantung setiap detiknya. Ada rasa dingin yang sangat kuat yang berasal dari  jantung saya. Kadang rasa sakit  menjadi sedemikian rupa sehingga saya tidak berani bernafas. Kerap kali, saya merasa seperti tercekik. Rasanya saya dapat mati setiap saat. Jika berdiri, saya merasa pusing. Mengindap berbagai macam penyakit ini, anda dapat mengatakan bahwa saya telah mendekati ranjang kematian. Saya juga menderita tekanan darah tinggi, radang tenggorokan dan hidung, serta mempunyai permasalahan pada ruas tulang punggung leher dan pinggang. Ketika migrain saya kambuh, rasa sakitnya bagai siksaan, sehingga saya harus membenturkan kepala ke dinding. Selain permasalahan di atas, saya juga mengalami gangguan menstruasi. Ketika itu terjadi, saya akan terbaring di tempat tidur sepanjang hari dan berjuang demi kelangsungan hidup. Karena berbagai penyakit tersebut, saya telah mengeluarkan banyak biaya pengobatan, kenyataannya melebihi siapa pun pada perusahaan di mana saya bekerja dan oleh sebab itulah saya menjadi tidak disukai oleh manajemen perusahaan.

Pada saat mengalami keputusasaan, saya beruntung mendapatkan salinan buku Zhuan Falun. Kata-kata pertama yang saya lihat pada saat saya membuka buku itu adalah "Xiulian… Saya terkejut. "Sesuatu yang sangat luar biasa! Kultivasi masih ada di dunia ini! Saya harus Xiulian!" Pada saat pemikiran ini muncul, mata saya berkaca-kaca. Saya melihat banyak bayangan-bayangan berbentuk bola berputar di sekeliling saya. Dengan segera, saya bisa bergerak dengan mudah dan tubuh saya terasa sangat ringan. Saya sangat bersemangat dan ingin sekali pergi ke tempat latihan dengan seorang praktisi pada malam yang sama. Ketika saya melihat pembina di tempat latihan, saya berlutut di depannya dan dengan sedih berkata, "Saya ingin belajar latihan. Saya meminta anda memberitahu saya bagaimana caranya melakukan latihan." Pembina dengan tergesa-gesa membantu mengangkat tubuh saya dan berkata, "Pasti, pasti, saya akan tunjukkan pada anda, sungguh." Selama bermeditasi, saya menahan rasa nyeri saat duduk dalam posisi bunga lotus penuh. Itu berlangsung hampir 30 menit, kemudian ketika selesai - tubuh bersimbah keringat, tetapi tubuh saya terasa tenang dan nyaman secara menyeluruh. Selama meditasi, saya dapat merasakan jantung saya tenang dan sesak nafas lenyap. Nafas juga sangat terasa lebih lembut. Itu berbagai gambaran yang sulit saya pahami. Pada saat belajar Fa bersama - ketika pertama kalinya saya melihat foto Shifu, saya mempunyai perasaan bahwa saya sudah pernah melihat beliau sebelumnya di suatu tempat. Guru terlihat benar-benar tidak asing dan saya merasa benar-benar dekat dengan beliau. Saya hanya dapat berseru kepada foto, "Shifu, Shifu akhirnya datang untuk menyelamatkan saya. Saya telah menanti Shifu dalam jangka waktu yang panjang!" Saya mengetahui akhirnya telah menemukan Shifu dan Dafa. Ini semua adalah suatu penantian yang panjang, setelah reinkarnasi yang terus menerus.

Di dalam kultivasi, saya mengalami banyak keajaiban, beberapa di antaranya sungguh sulit dibayangkan. Tetapi suatu hari ketika saya bekerja pada shift pagi, saat istirahat makan siang, saya menyeberang jalan ke sebuah rumah makan untuk membeli mi. Rumah makan itu besar dan ramai. Saya membawa sendiri rantang mi saya sehingga dapat membawanya kembali untuk bekerja. Ketika semuanya telah siap, saya menyadari bahwa mereka telah melupakan penutupnya, Maka saya menanyakan penutupnya kepada salah seorang pelayan perempuan. Kemudian, manajer rumah makan tersebut menghampiri dan memandang dengan sangat sinis, dia merebut penutup mangkok dan melemparkannya ke arah saya. Dia berada sekitar dua sampai tiga meter jauhnya dan memukulkan penutupnya, lapisan minyak cabe merah yang mengapung pada bagian atas mi dan sebagian sayurannya terpercik mengenai saya. Seragam saya yang bersih sebelumnya dengan seketika dikotori. Pada saat itu, setiap orang menatap saya, termasuk manajer. Dia mulai kelihatan gelisah. Saya merasa tersinggung, tiba-tiba saya teringat apa yang Shifu katakan bahwa segala konflik yang terjadi pada praktisi bukanlah suatu kebetulan:

"Mungkin ada dua macam situasi yang terjadi: yang satu adalah dalam kehidupan anda sebelumnya mungkin pernah berbuat tidak baik pada orang lain, kini hati anda merasa tidak adil: “Mengapa saya diperlakukan seperti ini?” Lalu mengapa pada kehidupan sebelumnya anda memperlakukan orang lain seperti itu? Anda berdalih bahwa anda tidak tahu menahu dengan waktu dahulu, kehidupan sekarang tidak ada sangkut paut dengan kehidupan yang lampau, namun itu tidak dapat dibenarkan. Masih ada satu masalah, dalam konflik menyangkut masalah yang berkaitan dengan transformasi karma, oleh karena itu pada saat menghadapinya secara konkret, harus bersikap luhur, jangan seperti manusia biasa.” (Zhuan Falun)

Saya hanya tersenyum, mengambil tempat makanan, dan meninggalkannya. Setelah turun dari tangga, saya tiba-tiba merasa seperti sedang mengambang. Ketika saya melihat pada kaki saya, sepertinya mereka tengah melangkah, namun tiada perasaan. Saya berpikir, "Wah, saya berjalan di atas tanah dan mengambang! Betapa indahnya!" "Xinxing seberapa tinggi, Gong juga seberapa tinggi." Lalu saya menyadari bahwa jika Xinxing (kualitas moral) saya meningkat, tubuh fisik saya juga akan mengalami perubahan besar. Sejak saat itu, kapan pun terjadinya konflik, saya menyadari bahwa saya harus meningkatkan xinxing. Suatu ketika, saat tengah melakukan meditasi, saya memasuki keadaan yang sangat tenang, saya benar-benar dapat merasakan apa yang Shifu katakan, "Yaitu saat sekali duduk di sana, akan muncul perasaan indah seolah-olah diri sendiri duduk di dalam kulit telur" dan "yang ada hanya pikiran sendiri, sedikit niat pikiran tahu diri sendiri sedang berlatih Gong di sini." (Zhuan Falun)

Semenjak saya berlatih Falun Gong, hidup saya sepenuhnya telah berubah. Kulit saya menjadi kemerah-merahan dan membaik. Saya menjadi sangat sehat. Di tempat kerja, saya menjadi sangat rajin dan menerima setiap tugas yang diberikan oleh manajer saya. Saya juga berhenti membuat masalah. Ini karena saya tengah mempertahankan kriteria Dafa untuk menjadi orang yang baik dan lebih baik. Ketika manajemen dan rekan-rekan kerja saya melihat betapa diri saya telah berubah, mereka semua sangat terkesan. Banyak di antara mereka mendekati saya untuk mendapatkan buku Dafa dan berlatih. Manajemen bahkan bertanya, "Bisakah kita membentuk kelas Falun Gong di aula perusahaan kita? Lalu kita mengundang semua karyawan untuk hadir." Saya adalah seorang praktisi yang masih baru saat itu, jadi saya bahkan tidak berpikir tentang membentuk kelas "ceramah sembilan hari". Saya hanya menyarankan mereka untuk datang ke tempat latihan yang terdekat dengan rumah mereka. Sampai hari ini, saya masih menyesali apa yang saya lakukan.

Beberapa hari setelah saya mulai berlatih, Tianmu (mata ketiga) saya terbuka. Beberapa bulan kemudian, saya memperoleh kemampuan clairvoyance dan "precognition dan retro-cognition". Ketika sedang melakukan meditasi dan ketika membuka mata saya, saya dapat melihat bunga-bunga lotus dengan daun bunga berwarna keemasan yang berkilauan. Saya juga melihat banyak Arhat kecil, semua dengan kulit cerah kemerahan dan usianya berkisar antara enam sampai delapan tahun. Saat yang paling mengesankan bagi saya adalah ketika saya melihat Shifu kita yang sangat luar biasa dan belas kasih pada Konferensi Fa Singapura bulan Agustus 1998. Saya merasa sangat beruntung.

Pada 20 Juli 1999, karena iri hati, pimpinan Partai Komunis China mulai memprakarsai penganiayaan terhadap Falun Gong. Pada tanggal 22 Juli, saya pergi dengan beberapa rekan praktisi untuk memohon kepada pemerintah di Beijing. Ribuan dari kami yang pergi ke sana hari itu untuk memohon secara damai, ditangkap dan dibawa ke Stadion Fengtai Beijing. Kami tidak diizinkan untuk makan atau minum maupun menggunakan kamar kecil. Praktisi perempuan yang memimpin pelafalan Lunyu dipukuli oleh para polisi militer bersenjata dan para petugas tersebut mengepungnya. Kami berteriak, "Jangan memukul!" sebelum mereka menghentikannya. Mereka yang dicurigai sebagai pemimpin waktu itu ditangkap dan dibawa pergi. Sebagian dari kami dikembalikan oleh kantor-kantor perwakilan provinsi. Di sana, mereka terus menganiaya kami.

Saya ditahan oleh polisi dan diinterogasi di Kantor 610 setempat. Mereka memfitnah Shifu dan Dafa dengan mengatakan, "Apa yang ada di bukumu semuanya adalah palsu. Di mana kamu menemukan Tianmu dan clairvoyance? Di mana kamu menemukan kemampuan supernormal?" Saya berkata, "Saya dapat membuktikan bahwa apa yang ada di dalam buku itu adalah benar." Maka saya mengatakan kepada mereka pada saat saya mulai berlatih Falun Gong, berbagai macam penyakit kronis yang saya derita lenyap seluruhnya. Sementara dokter, pakar medis, maupun ilmuwan tidak dapat menolong saya. Lalu saya mengatakan kepada mereka bahwa saya telah mengalami semua kemampuan-kemampuan supernormal tersebut. Pengalaman-pengalaman itu adalah tepat seperti yang ada di dalam buku tersebut. Mereka semua sungguh terkejut dengan apa yang saya katakan. Lalu saya menanyai mereka, "Apakah anda tahu mengapa begitu banyak orang berlatih Falun Gong? Itu semua karena setiap orang dari kami telah memperoleh manfaat besar dari Falun Gong dan mengalami keajaiban dari Fa. Ketika orang-orang mendengar tentang kisah-kisah kami yang menakjubkan, mereka semua ingin berlatih juga. Falun Dafa telah tersebar dari mulut ke mulut. Jika seseorang bahkan tidak berani menyebutkan pengalaman pribadinya dan membela Dafa, maka orang itu tidak pantas untuk menjadi manusia." Kemudian ketika seorang staf Kantor 610 melihat saya dan di sana tidak ada seorang pun di sekelilingnya, ia berbisik kepada saya, "Bisakah anda mengatakan hal-hal menakjubkan lainnya yang terjadi pada anda saat anda berlatih Falun Gong?" Saya berkata kepadanya, "Rahasia-rahasia langit tidak dapat diungkapkan sesuka hati. Anda sudah menyita begitu banyak buku dari para praktisi, anda dapat memeriksanya sendiri."

Pada Juni 2000, saya pergi dengan rekan-rekan praktisi untuk membentang spanduk-spanduk klarifikasi fakta di Lapangan Tiananmen. Di sana ada banyak wisatawan asing yang mengambil foto. Saya dan praktisi lain memegang spanduk yang bertuliskan "Falun Dafa Baik." Dengan segera, semua praktisi dari hampir sepuluh daerah yang berbeda juga mulai membentangkan spanduk-spanduk mereka. Tiba-tiba, kendaraan polisi muncul dari berbagai arah dan para petugas berlari-lari menangkapi para praktisi. Seorang petugas polisi militer menabrak saya dan mencoba untuk merebut spanduk-spanduk saya. Dengan suara lantang, saya berteriak "Falun Dafa Baik!" Itu berasal dari lubuk hati yang paling dalam, asal hidup saya. Praktisi yang sedang memegang spanduk bersama saya, juga ikut berteriak "Falun Dafa Baik!" Pada saat itu, saya dapat merasakan seluruh tubuh saya bagai mengembang, seolah-olah dipompa dengan udara. Sementara saya merasa sangat besar, bendera merah partai komunis di lapangan itu sepertinya semakin mengecil dan menjadi lebih kecil, sampai seperti sebatang korek api. Rasanya mengagumkan dan sangat suci ketika air mata membasahi. Saya ditangkap dan ditahan di Pusat Penahanan Kabupaten Tong Beijing di Kota Tongzhou. Selama empat hari penahanan, kami mengklarifikasi fakta kepada setiap narapidana yang kami jumpai. Kami mengatakan kepada mereka betapa luar biasa, sakral, dan ajaibnya Falun Dafa. Mereka semua memahami kebenarannya dan berjanji untuk belajar Dafa ketika mereka dibebaskan.

Dari Pos Polisi Tiananmen Beijing menuju Pos Polisi Tongzhou kemudian ke pos polisi setempat saya digeledah 5 kali. Tetapi setiap kali, tidak ada satu pun polisi yang dapat menemukan buku Zhuan Falun yang ada di dalam ransel saya. Ketika saya ditangkap di Lapangan Tiananmen, saya telah memohon Shifu agar melindungi buku saya. Sungguh menakjubkan bahwa buku itu tidak pernah ditemukan...

Awal tahun 2001, saya mulai memproduksi materi-materi klarifikasi fakta. Oleh karena saya memiliki mentalitas pamer dan rasa puas diri, kekuatan lama memanfaatkan celah kekosongan tersebut dan akhirnya saya ditangkap oleh Kantor 610. Di pusat penahanan, saya dianiaya dengan kejam. Di permukaan sepertinya rekan-rekan praktisi telah melupakan saya. Namun, beberapa bulan kemudian, seorang praktisi yang baru saja ditangkap - mengajarkan saya bagaimana caranya memancarkan pikiran lurus. Segera setelah menegakkan telapak tangan, saya telah melihat berlapis-lapis mahluk jahat, mereka semua berbaris dan memukul genderang bergegas ke arah saya. Saya terkejut dengan apa yang saya lihat. Selang beberapa saat kemudian saya menyadari apa yang terjadi setelah saya belajar ceramah Shifu. Di dalam pusat penahanan, tidak ada konsep waktu. Saya hanya tetap memancarkan pikiran lurus. Beberapa hari kemudian, ibu jari kanan terasa sakit dan bengkak. Saya bahkan tidak dapat menegakkan telapak tangan. Namun, saya tetap gigih melakukannya karena saya menyadari hal ini pasti karena gangguan dari mahluk jahat. "Shifu telah meminta kita untuk memancarkan pikiran lurus dan itulah yang harus saya lakukan, selamanya saya hanya mendengarkan Shifu." Beberapa waktu kemudian, ibu jari saya kembali normal. Otoritas telah menjatuhkan hukuman dua tahun kerja paksa, tetapi saya tetap memancarkan pikiran lurus untuk menyangkal pengaturan ini. Saya berkata kepada diri sendiri bahwa saya tidak akan pernah mengakui setiap penganiayaan yang dilakukan oleh kekuatan lama. Pada akhirnya, kamp kerja paksa menolak saya dan saya dikembalikan ke pusat penahanan.

Kemudian, di bawah perlindungan Shifu dan dengan pikiran lurus, saya berhasil meloloskan diri dari pusat penahanan.

Setelah itu, saya melewati suatu periode di mana saya merasa sangat takut. Saya membeku jika mendengar bunyi dari langkah-langkah kaki, kendaraan polisi, dan suara orang-orang dari luar. Saya lalu memutuskan untuk memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan ketakutan saya. Setelah membersihkan ruang dimensi sendiri, saya menegakkan telapak tangan untuk melenyapkan keterikatan akan rasa takut. Perasaan takut telah menghalangi saya untuk melakukan tiga hal dengan baik, seperti apa yang diharapkan oleh Shifu. Pernah suatu ketika saya melihat wajah mirip hantu yang gelap. Mukanya ditutupi lepuhan yang menonjol di setiap sudutnya. Itu adalah pemandangan yang mengerikan dan menyeramkan. Tetapi saya tahu mahkluk itu terwujud karena ketakutan saya. Pada saat saya menyadari bahwa saya dapat melihatnya, mahkluk itu segera merubah dirinya menjadi secantik bidadari dan tertawa menyeringai. Bagaimanapun saya tidak tergerak, hanya melafal kata "miek" (musnah). Mahkluk itu berpaling dan mencoba untuk menyelamatkan diri - tetapi seperti gelembung sabun - segera lenyap menjadi udara tipis, selama saya terus menerus melafal kata "miek." Setelah kejadian tersebut, saya tidak merasa takut lagi.

Pada kesempatan lain ketika saya memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan pemimpin kejahatan di Beijing, setelah selesai saya melafal kata kunci, sebuah bayangan berupa sebuah pulau yang kecil tampak di depan saya. Bayangan itu tertutup di dalam es. saya dapat merasakan energi saya yang membungkusnya. Pada saat  itu, saya tidak memiliki gagasan apa yang kira-kira terjadi. Beberapa hari kemudian, saya mengerti bahwa Jiang Zemin tengah mengunjungi Islandia saat itu. Saya menyadari tidak peduli dimana kejahatan, mereka tidak dapat meloloskan diri dari pikiran lurus para praktisi. Selama kita memancarkan pikiran lurus sesuai dengan permintaan Shifu, pikiran lurus kita akan mampu menemukan dan memusnahkan mereka.

Suatu hari, saat ke luar dengan menantu saya, jalanan itu telah dipenuhi oleh polisi berpakaian sipil. Mereka memenuhi sisi-sisi jalan dan tidak ada orang lain di sekitarnya. Menantu saya berkata suatu iring-iringan mobil pasti akan datang, jadi kami berhenti di tepi jalan dan menunggu. Ketika iring-iringan mobil tiba, kami mencatat ada banyak mobil dan jendela dari mobil-mobil tersebut di pertengahan semuanya tertutup. Pada saat itu, saya hanya tahu untuk memancarkan pikiran lurus. Saya berpikir, "Jika orang-orang di dalam mobil itu adalah orang jahat yang merusak Dafa dan menganiaya para praktisi, biarkan mereka menerima balasannya. Fa akan meluruskan alam semesta." Dengan segera, saya dapat merasakan energi yang kuat memancar ke arah mobil yang jendelanya tertutup. Pada waktu yang sama, saya dapat merasakan rambut berdiri terus karena medan energi saya yang kuat. Bahkan sampai akhirnya rambut saya sedang menunjuk ke arah mobil itu. Setelah iring-iringan mobil lewat, saya berkata kepada menantu, "Ada sesuatu yang tidak baik duduk di dalam mobil tersebut. Mereka adalah orang-orang jahat yang menganiaya para praktisi." Menantu saya, yang bukan seorang praktisi, tidak percaya dengan saya dan bertanya bagaimana saya tahu. Saya menjawab bahwa saya telah merasakannya ketika sedang memancarkan pikiran lurus. Ia hanya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan perjalanan. Sore itu, kami mengetahui bahwa Jiang tengah berada di mobil itu. Lalu menantu saya yakin.

Salah satu sanak keluarga saya adalah sekretaris Partai Komunis China di Kantor Pusat Listrik dari kota lain. Suatu hari ketika ia dan istrinya sedang melintas di dekat kota saya, mereka memutuskan untuk mengunjungi saya. Saya meminta mereka membaca "Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis." Saat ia tengah membaca, saya memancarkan pikiran lurus di sampingnya untuk memusnahkan setiap roh jahat dan unsur jahat PKC. Beberapa saat kemudian, ia berkata, "Buku ini ditulis dengan sangat baik. Bisakah saya meminjamnya?" Saya berkata, "Tentu saja." Lalu saya memintanya untuk membaca "Deklarasi" dari Epoch Times karena saya ingin meyakinkannya agar mundur dari PKC. Segera, dengan senang hati ia berkata, "Setuju, setuju, setiap orang dalam keluarga kita, semuanya ingin mengundurkan diri. Saya sudah cukup melihat kejahatan partai ini." Saya memberikan mereka semua nama samaran dan mengumumkan "tiga pemunduran" bagi mereka. Ketika hendak pergi, ia berkata, "Sepertinya saya datang dengan tujuan mengundurkan diri dari partai." Saya hanya tersenyum dan berkata, "Kamu sudah memilih masa depan yang cerah bagi diri sendiri."

Saya telah berlatih Falun Dafa selama 12 tahun. Alasan mengapa saya dapat mengatasi berbagai penderitaan dan kesulitan serta berada di tempat ini hari ini semua adalah berkat perlindungan dan belas kasih Shifu. Hanya dengan terus gigih maju bersama pelurusan Fa, melakukan tiga hal dengan baik, dan selalu mencari ke dalam maka saya baru pantas disebut sebagai pengikut Dafa pada masa pelurusan Fa.

Rekan-rekan praktisi, mohon ditunjukkan apa pun yang tidak sesuai.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2008/11/22/190070.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2008/12/9/102875.html