Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Beberapa Pengalaman Klarifikasi Fakta

10 Mei 2009 |   Oleh: praktisi di Provinsi Heilongjiang, China


(Minghui.org) Saya telah mengikuti permintaan Guru untuk melakukan tiga hal dengan baik, dan tidak peduli kemana pun saya pergi, saya selalu menempatkan klarifikasi fakta dan penyelamatan makhluk hidup sebagai yang utama. Saya ingin berbagi beberapa pengalaman saya dalam mengklarifikasi fakta kepada orang-orang yang saya jumpai.

Memilih Menjadi Orang Baik adalah Baik; Memilih Kejahatan adalah Jahat

Di dalam pekerjaan, saya sering kali berhubungan dengan karyawan lain di dalam perusahaan. Tahun lalu, mereka menyewa seorang lulusan baru universitas, dan karena berhubungan dengan pekerjaan, kami sering kali berhubungan. Saya sering kali memberi tahu dia tentang kebenaran terhadap penganiayaan Falun Dafa, tapi dia tidak mau menerima apa yang saya katakan kepadanya. Pada saat itu, saya tidak menyebutkan bahwa saya adalah seorang praktisi. Sekali waktu dia datang ke asrama saya untuk bermain mahjong. Dia mengambil buku Dafa saya dan membaca beberapa halaman. Lalu dia tidak menyinggung lagi permainan mahjong, dan gantinya bermain komputer. Ketika saya akan berbincang-bincang dengannya, ia tiba-tiba berkata, ”Kamu membaca buku ini, saya akan melaporkan kamu ke polisi.” Saya menatapnya dan berpikir, ”Dimana saya melakukan kesalahan?” Mungkin hati saya tidak murni ketika menjelaskan kebenaran kepada dia sebelumnya, dan mempunyai keterikatan untuk bersaing.   

Dengan tenang saya berkata, "Apakah Anda tahu apa isi Zhuan Falun? Buku itu memberi tahu orang-orang untuk menjadi orang yang baik menurut Sejati-Baik-Sabar. Menjadi orang yang baik dengan moralitas tinggi bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.” Dia bertanya, ”Apakah anak-anak kamu percaya atau tidak?” Saya menjawab, ”Adalah kebebasan untuk berkeyakinan. Kamu berpendidikan-- keuntungan apa yang kamu dapatkan dengan melaporkan saya? Adalah sifat alami manusia untuk menjadi baik hati. Orang yang memilih untuk menjadi baik hati adalah baik, dan mereka yang memilih jadi jahat adalah jahat. Saya berharap kamu mengerti tentang kebenaran dan memikirkannya untuk dirimu!”   

Wajahnya menjadi merah, dan merasa rmalu. Sejak itu, ia menjadi lebih sopan terhadap saya. Beberapa hari yang lalu, dia memberi tahu saya bahwa sifat seorang praktisi Dafa adalah sungguh tinggi dan baik. Dia juga memuji pekerjaan saya ketika saya tidak ada di sekeliling mereka.

Mendiskusikan Tiga Pengunduran dalam Perjalanan Kereta Api

Suatu kali, istri dan saya berada di atas kereta api, dan sepasang orang tua, 70-an, duduk berhadapan dengan kami. Mereka tampaknya berpendidikan tinggi, jadi kami mengklarifikasi kebenaran kepada mereka. Tidak lama sebelum mereka berdiam diri, saya memancarkan pikiran lurus untuk memurnikan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya, dengan segera menemukan topik untuk dibicarakan bersama dengan mereka. Saya membicarakan tentang PKC dan semua gerak-geriknya, Revolusi Kebudayaan dan lain-lain. Dengan alami saya menyebutkan tentang penganiayaan terhadap Falun Gong, dan kami terlibat dalam percakapan yang hangat. Ketika kami berbicara tentang sifat jahat PKC yaitu penipuan dan berkelahi, laki-laki itu berkata dengan suara rendah, ”Berbicara tentang hal ini di masa lalu, kita akan ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara.” Saya tersenyum, “Situasinya sudah berubah sekarang, orang-orang sudah sedang tersadarkan. Mantan menteri pelaksana kota kita sepuluh tahun yang lalu berkata, ’Disintegrasi PKC tidak bisa terelakan.’ Orang-orang di tingkat tinggi semua membicarakan, sudah mengatur  ‘rencana cadangan’ untuk diri mereka sendiri, mengirim anak-anak mereka hidup di luar negeri, dan mendepositokan uang hasil korupsi dalam jumlah besar di bank luar negeri.”

Lalu istri saya mengatakan kepada mereka tentang Tiga Pengunduran (pengunduran diri dari PKC, Liga Pemuda dan Pionir Muda) untuk menjaga masa depan yang baik. Awalnya mereka mempunyai beberapa perhatian khusus, jadi saya berkata, ”Mencintai negara tidak sama dengan mencintai partai, mencintai partai tidak sama dengan mencintai negara. Anda mempunyai rumah dimana ada negara!”Lalu mereka memutuskan untuk mengundurkan diri dan berkata dengan gembira, ”Terima kasih!” Laki-laki tua itu mengacungkan jempol untuk menegaskan apa yang saya telah katakan. Nyonya tua itu memberi tahu kami bahwa dia sudah mengunjungi 12 negara, dan melihat Falun Dafa ada dimana-mana. Mereka telah memahami Falun Dafa adalah baik. Saya memberi tahu mereka untuk sering melafalkan ”Zhen-Shan-Ren Hao (Sejati-Baik-Sabar baik),” dan ”Falun Dafa Hao (baik),” dan mereka akan mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian. Jika mereka memberi tahu kepada orang lain, mereka juga bisa mengumpulkan kebaikan. Mereka adalah pensiunan insinyur wakil kepala dan insinyur senior. Kami merasa berbahagia untuk  mereka dari lubuk hati.    

Segalanya adalah Hal yang Baik

PKC bekerja keras untuk menganiaya orang-orang baik sebelum Olimpiade Beijing, dan menangkap, menahan, menghukum serta mengawasi praktisi Falun Dafa, sangat mengganggu kehidupan sehari-hari mayoritas rakyat China.

Pada Juni 2008, manajer saya memberi tahu saya untuk pergi bekerja di kota lain, menyarankan saya untuk sementara perlu bekerja di sana. Tetapi kenyataannya, itu adalah mengikuti permintaan PKC untuk menjamin “keamanan Olimpiade.”  Saya mengatakan kepada manajer,  “Anda salah melakukan ini, Anda terlalu gelisah dan tidak adil pada orang baik.”  Ia mengakui hal ini, dan dengan ramah berkata, ”Mereka kekurangan tenaga teknik, mohon tolonglah.”

Saya teringat Fa Guru,

PKC ingin melakukan suatu hal buruk, asalkan begitu dia melakukan maka jadilah sebuah hal yang busuk, hal yang memalukan…. Anda harus tahu, saya juga senantiasa mengatakan, bahwa pengikut Dafa memandang masalah harus dari pandangan yang berbalikan, karena Triloka adalah berbalikan, tetapi kalian harus melangkah dengan lurus.” (“Ceramah Fa pada Konferensi Fa di New York 2008”).

Saya teringat. Saya pernah merasa takut, dan sering mencurigai apa yang saya lihat. Kecurigaan saya berkembang setiap kali terjadi dan saya tidak benar-benar membersihkan pikiran saya. Ketika saya melihat kekurangan diri sendiri, saya merasa malu dan menyesal. Karena telah terjadi, saya menganggap perjalanan ke kota lain sebagai sesatu yang baik, dan kesempatan yang baik untuk menyelamatkan lebih banyak orang.

Di lingkungan kerja yang baru, sekretaris di unit cabang sering kali mengajukan pertanyaan tertentu, benar-benar berusaha untuk mengamati pikiran saya. Setelah cukup lama, dia mengerti kebenaran tentang Dafa, dan atas inisiatif sendiri, dia pindah ke asrama saya dan tinggal bersama saya. Dia sering membuatkan teh untuk saya, dan sangat menghormati saya. Saya tahu rasa hormatnya tidak semata-mata kepada saya pribadi, tetapi dari lubuk hatinya terhadap seorang praktisi Dafa. Saya tidak mengurangi belajar Fa, memancarkan pikiran lurus dan mengklarifikasi kebenaran. Kadang-kadang, saya tidak melakukannya dengan baik, tetapi saya selalu berusaha untuk melakukannya.

Setelah suatu periode waktu, sekretaris cabang PKC ini bercerita kepada siapapun yang ia jumpai, “Praktisi Falun Dafa ini bekerja sangat baik, sangat luar biasa. Jika setiap orang sama seperti praktisi Falun Dafa, lalu akan menjadi gampang untuk mengatur tim.” Segera setelah itu, sekretaris ini ingin belajar Falun Dafa, dan mulai berlatih. Pada hari kedua belajar Dafa, manajer perusahan meminta setiap unit cabang untuk melaporkan praktisi di tempat kerja mereka, tetapi sekretaris ini tidak melakukan apa-apa; ketika orang lain menyebut Falun Dafa, sekretaris ini berkata betapa baiknya Falun Dafa. Manajer tidak bisa melakukan apapun, dan laporan pertemuan menjadi pertemuan untuk mempromosikan Falun Dafa.

Ketika tindakan-tindakan kita lurus, segalanya akan berubah, maka para praktisi Falun Dafa harus memandang persoalan dengan pikiran lurus, dan ingat bahwa segala sesuatu adalah baik.

Chinese: http://www.minghui.ca/mh/articles/2009/3/2/196302.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2009/3/18/105710.html