Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Wu Guanzheng Termasuk Salah Satu Pelaku Kejahatan Yang Terburuk Dalam Penganiayaan Falun Dafa

1 Juli 2009 |   Oleh: praktisi Provinsi Shandong, China


(Minghui.org) Pada tanggal 7 Juni 1999, Jiang Zemin tidak bisa lebih lama lagi menahan iri hatinya terhadap Falun Dafa dan menggelar “Konferensi Politbiro Partai Komunis China” yang mana keputusannya adalah untuk membasmi Falun Gong.

Pada saat itu pihak penguasa tidaklah yakin bagaimana cara memulai penganiayaan dan pelarangan terhadap "Sejati-Baik-Sabar." Maka, mereka mengadakan serangkaian uji coba di Provinsi Shandong sebelum sepenuhnya memulai penganiayaan di tingkat nasional. Kota Jinan yang merupakan ibu kota dari Provinsi Shandong adalah tempat yang digunakan sebagai percontohan untuk menganiaya Falun Gong di kota-kota besar; Kota Weifang untuk kota-kota ukuran menengah; dan Qilu Petroleum Chemical Industry Company (Perusahaan Industri Petrokimia Qilu), bagian dari Petroleum Chemical Industry Corporation di Provinsi Shandong digunakan sebagai contoh bagi perusahaan-perusahaan besar.

Wu Guanzheng, saat itu sekretaris PKC di Provinsi Shandong dan anggota Politbiro yang diberikan "tanggung jawab" tersebut, dengan terburu-buru meninggalkan Beijing dan kembali ke Jinan. Ia dengan cepat mengatur semua langkah yang diperlukan.  

Pada 10 Juni 1999, Wu Guanzheng mengadakan pertemuan komite partai se-provinsi Shandong dalam kapasitasnya sebagai anggota Politbiro PKC. Para hadirin mencakup para pemimpin dan pejabat-pejabat utama yang bertanggung-jawab atas perangkat keamanan publik dan politik yang ada di jajaran komite partai se-provinsi Shandong, para pejabat pemerintah Provinsi Shandong, Kota Jinan, Kota Weifang dan Perusahaan Industri Petrokimia Qilu.

Selama konferensi Wu Guanzheng merinci secara sistematis dan menyeluruh rencana dan siapa-siapa yang akan ambil bagian di dalamnya, termasuk pemilihan waktu, pelaporan, kebijakan-kebijakan spesifik dan umum, serta metode-metode dan bentuk yang digunakan dalam menganiaya Falun Gong. Pidato Wu Guanzheng diteruskan sebagai dokumen resmi dan rahasia dari komite partai se-provinsi Shandong  pada 10 Juni 1999. Dokumen tersebut dikirim ke setiap cabang partai, organisasi-organisasi pemerintah, Kota Jinan, Kota Weifang dan Perusahaan Industri Petrokimia Qilu, maupun tempat-tempat yang ditentukan - sebelum pelaksanaan uji coba penganiayaan di Provinsi Shandong.

Wu Guanzheng memerintahkan seluruh hadirin baik dari Kota Jinan, Kota Weifang dan Perusahaan Industri Petrokimia Qilu, untuk segera mengadakan pertemuan rahasia setelah kembali ke tempat mereka masing-masing. Ia merumuskan metode-metode yang akan digunakan dan menyampaikannya kepada Jiang meminta komentar tertulis. Pada waktu yang sama ia mengeluarkan perintah agar informasinya disampaikan kepada semua unit.

Sebagai hasilnya, Partai Komunis, politisi, serikat buruh, liga pemuda dan para anggota keamanan publik bersiap memasuki ajang pertempuran. Mereka berbicara kepada setiap praktisi Falun Gong, dan meminta kepada para praktisi untuk melepas Falun Gong. Mereka mengancam para praktisi dengan pemecatan dari keanggotaan partai dan liga komunis, dan bahkan mereka akan dipecat dari pekerjaan dan sanak keluarga mereka akan dilibatkan. Setiap tempat latihan mengalami gangguan dari pihak kepolisian. Mereka disembur dengan air, dan audio tape mereka diambil dalam upaya untuk membubarkan para praktisi. Tidak ada informasi yang boleh disebarkan dan setiap praktisi diawasi secara ketat. Suatu kondisi yang penuh teror dan tekanan. Namun tidaklah mudah untuk menindas para praktisi. Mereka terus melakukan latihan Gong dan belajar Fa!

Wu Guanzheng memegang kendali penuh terhadap komite partai provinsi. Mereka yang bertugas untuk menganiaya Falun Gong dari setiap daerah melapor kepadanya setiap hari baik melalui telepon atau datang sendiri ke Jinan untuk melapor. Wu Guanzheng mengeluarkan perintah pelaksanaan, berakibat para praktisi ditangkapi di tempat kerja mereka, diganggu oleh teman-teman dan anak-anak mereka sendiri, dan bahkan dipukuli oleh pasangan dan orang tua mereka.

Namun para praktisi tetap teguh untuk berlatih Falun Dafa. Setelah sebulan, percobaannya telah gagal karena Falun Gong masih eksis di Perusahaan Petrokimia Qilu, berbagai perusahaan besar, di  Kota Weifang, sebuah kota ukuran menengah, dan di Kota Jinan, sebuah kota besar di Provinsi Shandong dan di berbagai pelosok Provinsi Shandong.

Tempat-tempat uji coba Wu Guanzheng untuk menganiaya Falun Gong telah gagal total. Tetapi, Wu Guanzheng tidak berani mengakui kegagalannya. Ia menyusun sebuah laporan palsu kepada Komite Sentral Partai dan Jiang Zemin, mengklaim bahwa uji coba telah berhasil. Karenanya, Jiang mengeluarkan perintah pada tanggal 20Juli 1999 untuk menangkap semua yang bertanggung jawab atas Dewan Riset Falun Dafa dan pusat pembina Falun Gong di seluruh negeri. Jiang dengan arogan menyatakan bahwa Falun Gong akan dimusnahkan dalam kurun tiga bulan.

Setelah tiga bulan, Jiang menyelenggarakan suatu pesta perayaan "Pemusnahan Falun Gong di Beijing." Namun, Falun Gong tidaklah musnah, tetapi semakin berkembang dan mampu melewati kezaliman penguasa. Perayaan berubah menjadi pidato Luo Gan tentang situasi Falun Gong di Beijing. Pejabat-pejabat dari tempat-tempat uji coba, termasuk Jinan, Weifang, dan Perusahaan Petrokimia Qilu hadir dan berbicara pada pertemuan tersebut.

Demikianlah kisah bagaimana Wu Guanzheng dipromosikan menjadi sekretaris Komisi urusan Inspeksi Kedisiplinan dari sebelumnya sekretaris komite partai se-provinsi Shandong.

Wu Guanzheng telah melakukan kejahatan-kejahatan yang tak terhitung terhadap Falun Gong. Jumlah praktisi yang terbunuh di Shandong melebihi jumlah yang terbunuh di wilayah-wilayah lain. Jumlah praktisi yang mengalami penderitaan di kamp-kamp kerja paksa dan penjara-penjara di Shandong merupakan yang terbesar di seluruh negeri. Ia merupakan salah satu di antara para pelaku kejahatan yang terburuk dalam penganiayaan terhadap para praktisi. Kesengsaraan yang disebabkan olehnya terhadap para praktisi tidak terhitung lagi, karena kisah-kisah derita memilukan ini memerlukan waktu bertahun-tahun untuk diceritakan.

Wu Guanzheng akan menerima balasan karma dan hukuman seperti yang ditakdirkan oleh Langit, karena ia telah melakukan kejahatan-kejahatan kemanusiaan yang tak terhitung selama penganiayaan sistematis ini.  

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2009/6/7/202047.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2009/6/22/108502.html