Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Kantor 610 Daerah Rongchang di Chongqing Menganiaya Praktisi Falun Gong

16 Jan. 2010 |   Oleh: koresponden Minghui di Kota Chongqing


(Minghui.org) Selama lebih dari sepuluh tahun, kantor polisi di daerah Ronghang Kota Chongqing, Kantor 610, Sekretaris Komite Partai Komunis China (PKC), dan personel kantor polisi dari berbagai desa dan kota, bersama dengan berbagai kantor manajemen, telah menganiaya ratusan praktisi Falun Gong lokal.

Orang-orang yang ikut serta dalam penyiksaan termasuk: Lei Tianming dari Cabang Satu Keamanan Umum; Yang Enpei; Sekretaris Komite Hukum dasn Politik Daerah Li Yinjun; Kepala Kantor 610 Jiang Shoujian; Mantan anggota dan sekretaris Komisi Hukum dan Politik Partai, Termasuk Wang Chengzhi, Liu Junquan, dan Guo Rude; Mantan asisten sekretaris Komisi Hukum dan Politik Partai serta kepala Kantor 610 Peng Zhengxuan dan Li Xuifeng; Mantan asisten sekretaris Partai Komisi Daerah Rongchang Li Junchen; dan banyak lainnya

Para personel PKC ini telah mengambil pembayaran pajak praktisi, menggeledah, mengganggu dan menangkap mereka, menyita rumah, memeras "uang jaminan," menahan, melacak dan memonitor mereka, mengambil foto dan sidik jari mereka, menyerang mereka di rumah, mencuci otak mereka, menjelek-jekekan mereka di TV, dan menghukum mereka ke kamp kerja paksa atau memenjarakannya. Mereka telah menyiksa lebih dari seratus orang. Berikut adalah ringkasan penganiayaan terhadap beberapa praktisi.

Mr. Zhou Xinglong, umur diatas enam puluh tahun, pensiunan dari Pabrik Makanan Shuanghe di Daerah Rongchang. Ia ditangkap dua kali, tanggal 16 October 2001 dan 14 February 2003, oleh petugas dari Kantor Polisi Shuanghe dan ditahan di Pusat Penahan Daerah Rongchang selama satu bulan setiap penangkapan. Kali ini polisi menggeledah tempat kediamannya, merampas 1000 yuan darinya, dan membawanya ke pusat pencucian otak sebanyak empat kali.

Ms. Wu Deyin juga berumur lebih dari 60 tahun. Seorang petani dari Kota Guangshun, Daerah Rongchang. Di tahun 2005 dia pergi ke rumah praktisi Qing Sanrong untuk menonton video, ketika petugas dari kantor polisi Kota Guangshun datang menangkap Qing Sanrong. Ms. Wu juga ditangkap, ditahan di pusat penahanan Daerah Rongchang selama 15 hari, kemudian dipindahkan ke Pusat Cuci Otak Shihe Daerah Rongchang selama 20 hari. Selama penganiayaan sepuluh tahun terakhir, petugas polisi mengganggunya, merampasnya dan memaksanya untuk memberikan sidik jarinya serta menandatangani dokumen di tanggal-tanggal yang disebut “tanggal sensitif.” Pada tiap kesempatan, lebih dari 10 petugas mengancamnya dengan program pencucian otak dan penyiksaan jika dia tidak mau bekerja sama memberikan sidik jari.

Ms. Zhong Shiyu seorang petani berusian lebih dari 60 tahun dari Kota Guangshun, Daerah Rongchang. Karena keteguhannya terhadap Falun Dafa, dia menolak untuk melepaskan latihan sehingga dibawa oleh petugas dari kantor polisi Guangshun ke Pusat Rehabilitasi Obat Liansheng Daerah Rongchang tanpa alasan yang jelas selama sebulan pada tahun 2002. Sekembalinya ke rumah, dia dibawa ke station Kota Guangshun, ditahan selama 7 hari, kemudian dipindahkan ke Pusat Penahanan Daerah Rongchang dan mendapat siksaan selama lebih dari 50 hari. Pada 22 October 2002, dia ditangkap oleh anggota PKC dan petugas polisi dari kota Guangshun lalu dianiaya di Pusat Cuci Otak Shihe lebih dari 40 hari. Di tahun 2004 dan 2005, petugas membawanya ke Pusat Cuci Otak Shihe selama kurang lebih sebulan tiap tahunnya. Mereka juga memaksanya untuk membayar 200 Yuan "uang jaminan." Selama sepuluh tahun terakhir, polisi telah mengganggunya pada setiap  "tanggal sensitif." menggeledah rumah, dan memaksanya untuk memberikan sidik jari dan menandatangani dokumen. Ms. Zhong juga diancam dengan program pusat cuci otak jika tidak menurut untuk memberikan sidik jari. Ketika dia tidak di rumah, petugas polisi mengambil paksa sidik jari serta memaksa keluarganya menandatangani dokumen. Ms. Zhong terus-menerus diganggu selama Olympiade Beijing 2008.

Ms. Lu Jingzhen umur 60 tahun lebih, dia seorang petani dari Kota Guangshun, Daerah Rongchang. Karena keyakinannya terhadap Falun Dafa dan menolak untuk melepaskan latihan, dia dibawa oleh petugas dari kantor Polisi Kota Guangshun, ke Pusat Rehabilitasi Obat Liangsheng Daerah Rongchang tanpa alasan yang jelas, dia ditahan lebih dari 20 hari di sana. Pada 16 Juni 2003 dia ditahan di Pusat Cuci Otak Xujiagou Daerah Rongchang selama 40 hari. Pada tahun 2004 dia dibawa lagi ke Pusat Cuci Otak Shihe di Daerah Rongchang ditahan selama 10 hari. Selama sepuluh tahun terakhir, polisi selalu mengganggunya disetiap "tanggal sensitif," menggeledah rumah dan memaksanya untuk memberi sidik jari dan menandatangani dokumen. Ms. Lu juga diancam dengan program pusat cuci otak jika tidak memberikan sidik jarinya. Pada suatu kesempatan ketika petugas hendak menggeledah rumah, Ms. Lu melarikan diri, petugas memburu dan menangkapnya, dia dibawa paksa ke mobil polisi. Dan dibawa ke kantor polisi daerah, diperiksa, diambil sidik jarinya dengan paksa, selanjutnya diijinkan pulang.

Ms. Lai Changrong, umur 60 tahun lebih, juga seorang petani dari Kota Gangshun. Empat kali ditahan secara tidak sah. Kali pertama, dia dibawa ke Pusat Rehabilitasi Obat Liangsheng Daerah Rongchang, ditahan selama 20 hari. Setelah pulang, dia dibawa ke station Kota Guangshun dan ditahan selama 7 hari. Dia ditangkap kedua kalinya oleh petugas dari Kota Guangshun pada 16 Juni 2003, dan ditahan di Pusat Cuci Otak Xujiagou selama sebulan. Ms. Lai menjadi korban fitnah dan ditangkap ketiga kalinya karena mengklarifikasi fakta kepada penduduk setempat. Dia ditahan di Pusat Penahanan Daerah Rongchang selama sebulan, tetapi pada hari ketiga setelah kembali, dia dibawa ke Pusat Cuci Otak Shihe dan disiksa selama lebih dari 20 hari.

Ms. Li Yingchun, umur diatas 20 tahun, ditangkap pada bulan April 2007 ketika menjelaskan kebenaran pada penduduk. Dia ditahan di Pusat Penahanan Rongchang selama 15 hari, sementara itu polisi menggeledah rumahnya. Sejak kepulangannya, dia terus menerus mengalami gangguan dari anggota PKC dan polisi.

Mr. Li Shu, umur 30 tahun lebih, seorang petani dari Kota Panlong, Daerah Rongchang, ditangkap oleh polisi Kota Panlong pada 22 October 2002, selanjutnya ditahan di Pusat Cuci Otak Shihe selama lebih dari 50 hari.

Ms. Yang Jufang, umur 70 tahun lebih, seorang pensiunan pegawai Koperasi Daerah Rongchang. Hidup melarat demi menghindari penganiayaan yang dimulai 12 Mei 2001. Selama waktu tersebut, personil PKC daerah Rongchang dan polisi mengganggu keluarganya di rumah, beberapa kali menggeledah rumah, dan memaksa keluarganya untuk menekan dia agar pulang ke rumah. Pada 12 Nopember 2001 petugas dari kantor Cabang Polisi Rongchang merampas 5.000 Yuan Sebagai "jaminan" dari Ms. Yang, lantas membebaskanya. Desember 2001, Ms. Yang disiksa lagi di Pusat Cuci Otak Shihe selama lebih dari 10 hari. Pada 16 Juni 2003 dibawa ke Pusat Cuci otak Xujiagou dan ditahan selama lebih dari 50 hari. Karena miskin Ms. Yang numpang hidup di rumah adiknya di Fuling, Chongqing. Selanjutnya personil Kantor 610 Fuling memeras adiknya 5.000 Yuan.

Ms. Luo Zaiyu, umur 40 tahun lebih, seorang buruh pabrik furnitur di Daerah Rongchang, menjadi miskin karena menghindari penganiayaan di bulan Nopember 2000. Selama waktu itu, anggota PKC dan polisi Rongchang menggangu dan menggeledah rumahnya. Pada 22 October 2001, petugas dari kantor polisi Changyuan membawanya ke kantor polissi cabang satu Rongchang, kemudian menggeladah rumah dan memasukannya ke dalam Pusat Penahanan Daerah Rongchang selama satu bulan. Petugas Kantor Polisi Rongchang juga merampas 1000 Yuan darinya sebagai "jaminan" dan pusat penahanan juga merampas 240 Yuan sebagai "biaya hidup." Pada 22 Oktober 2001 dia dibawa ke Pusat Cuci Otak Shihe dan ditahan lebih dari 20 hari. Sementara itu petugas dari Kantor Polisi Rongchang Cabang Satu menggeledah rumahnya, dan petugas kantor 610 Rongchang merampas 3,000 Yuan. (Ms. Luo dan majikannya massing-masing membayar 1,500). Pada 16 Juni 2003, dia dibawa ke Pusat Cuci Otak Xujiagou dan ditahan selama lebih dari 50 hari. Kemudian Kantor 610 Rongchang memerasnya 2,500 Yuan. (Ms. Luo dan majikannya masing-masing membayar 1,250 Yuan). Pada 11 Oktober 2005 Kantor Polisi Rongchang menangkapnya di tempat kerja, sementara petugas tambahan menggeledah rumahnya. Berikutnya Kantor Polisi Rongchang Cabang Satu membawanya ke Pusat Cuci Otak Shihe dan menahannya selama 3 hari. Polisi dan personil PKC menggeledah rumahnya empat kali, dia sering sekali diganggu di rumahnya.

Ms. Tang Zeipong, 30 tahun lebih, dari Kota Fenggao, Daerah Rongchang, ditangkap oleh petugas dari Kantor Polisi Cabang Satu Rongchang pada 19 April 2005, sewaktu dia bekerja di toko praktisi. Ms. Tang dibawa Ke Pusat penahanan Rongchang dan ditahan selama sebulan. Pada 20 September 2005 dia dibawa ke Pusat Cuci Otak Shihe dan ditahan selama lebih dari 20 hari

Yang terlibat dalam penganiayaan:
Li Yinjun, sekretaris komisi hukum dan politik
Jiang Shoujian dan Li Xiufeng, Kepala Kantor 610 Daerah Rongchang, Kota Chongqing.
Wang Chengzhi, Liu Junquan dan Guo Rude, mantan sekretaris komisi hukum dan politik serta anggotanya
Peng Zhengxuan, mantan asisten sekretaris komisi hukum dan politik dan kepala Kantor 610
Luo Pei, Petugas PKC dan anggota polisi Kota Guangshun, Daerah Rongchang: 86-13896137038 (hp) (Anggota PKC pemerintah Kota Guangshun sering berpartisipasi dalam menganiaya dan mengganggu para praktisi)
Lai Xianjun, ikut serta dalam penganiayaan dan mengganggu praktisi: 86-13637817458 (hp)
Zhu Chenggang, Petugas Polisi Kota Guangshun: 86-13696414613 (hp)
Shi Ling, ikut serta dalam penganiayaan dan mengganggu praktisi: 86-13883912305 (hp), 86-23-46355292 (Kantor)

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2009/11/28/213436.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2009/12/9/112947.html