Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Singaraja, Bali: “Jalan Sehat Falun Dafa”

18 Des. 2010

(Minghui.org) Acara jalan sehat Falun Dafa diadakan pada hari Minggu, 12 Desember 2010 didukung oleh para praktisi dari kabupaten-kabupaten yang ada di Bali. Sekitar 100 orang peserta berpartisipasi dalam kegiatan itu. Menampilkan kepiawaian genderang pinggang dan peragaan latihan Falun Gong.

“Falun Dafa is Good,” ujar Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ni Luh Tiwik Ismarherningrum, dalam sambutannnya sebelum melepas jalan sehat yang dilakukan praktisi Falun Dafa di Kota Singaraja, Bali.


Wakil Ketua DPRD Buleleng, Ni Luh Tiwik Ismarherningrum memberangkatkan barisan jalan sehat

“Kesan pertama saya terhadap Falun Dafa ini adalah ‘Falun Dafa is Good, Falun Dafa Baik.’ Mengapa saya mengatakan  Falun Dafa itu baik?  Karena saya melihat dari sikap dan wajah-wajah bapak dan ibu yang cerah, enerjik dan sehat. Dengan latihan yang lembut serta meditasi ini membuat kita menjadi lebih tenang, sabar dan tidak tegang dalam menghadapi situasi ekonomi, apalagi mendekati hari-hari raya. Saya melihat dengan melakukan senam (latihan) Falun Dafa merupakan jalan keluarnya. Selamat untuk praktisi semuanya.”




Jalan Sehat Falun Dafa


Praktisi memperkenalkan Falun Dafa kepada masyarakat setempat

Menurut koordinator setempat, ”Tema kegiatan ini adalah ‘Falun Dafa Menyehatkan Jiwa dan Raga.’ Tujuan dari acara ini adalah untuk memasyarakatkan Falun Dafa, memberikan pandangan positif bahwa dengan berlatih Falun Dafa akan memberikan kesehatan baik jiwa maupun raga.”

Kegiatan ini berlangsung selama satu setengah jam dimulai dari terminal bus antarkota Penarukan, melewati jalan-jalan utama dan kawasan Pecinan di  Kota Singaraja dan berakhir di Pelabuhan  Buleleng. Di sepanjang perjalanan tiada hentinya barisan genderang pinggang memainkan kebolehannya. Diikuti oleh barisan praktisi yang memperagakan latihan gerakan.

Dengan kawalan dua orang petugas polisi, jalan sehat sejauh 5,3 km ini juga digunakan untuk memperkenalkan Falun Dafa kepada masyarakat setempat.