Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Beberapa Nasihat Untuk Praktisi yang Tidak Gigih Maju

17 Feb. 2010 |   Oleh: seorang praktisi di Provinsi Heilongjiang, China


(Minghui.org) Karena sibuk melakukan sesuatu, saya tidak belajar Fa dengan baik. Saya hanya mengejar kuantitas, bukan kualitas. Saya sering melewatkan satu kata atau menambahkan kata saat membaca Fa. Kadang-kadang saya terburu-buru dan ingin menyelesaikan membaca satu paragraf dengan satu kali napas. Dengan hati yang tidak murni seperti itu, bagaimana saya bisa berasimilasi dengan Fa? Seiring dengan keterikatan hati ingin melakukan sesuatu, kenyamanan, mentalitas pamer, tergantung pada orang lain, cemas, takut, dan puas hati, saya selalu melihat masalah orang lain dan tidak mau melihat ke dalam ketika mempunyai konflik dengan orang lain. Bahkan meskipun saya mencari ke dalam, saya tidak benar-benar mencarinya lebih dalam, dan saya selalu menganggap diriku benar. Saya pikir sudah melakukan tiga hal setiap hari. Kepuasan diri membuatku tidak mencari ke dalam dan meningkatkan Xinxing (watak, kualitas moral) saya. Kekuatan lama telah menemukan celah kekosongan saya.

Saya pergi ke rumah seorang rekan praktisi dua minggu lalu. Setelah memancarkan pikiran lurus pada pukul 18.00, kedua lengan dan kaki saya terasa gatal. Saya sedang berdiri di samping ranjang dan mengulurkan tangan untuk menggaruk, namun kakiku tidak dapat menahan saya. Saya jatuh ke lantai, berdiri, dan kemudian terjatuh lagi. Kakiku selembek mie. Pikiranku sangat jelas pada waktu itu, tapi saya tidak bisa berdiri. Saya melihat pemandangan yang mengerikan pada saat itu. D, seorang rekan praktisi yang baru saja meninggal dunia, ditahan oleh empat setan kecil yang mengenakan pakaian merah. Mereka meregangkan lengan dan kakinya, menarik kepalanya, menekan tubuhnya, serta memanggang pantatnya dengan api. Dia terus menangis. Saya ketakutan. Salah satu setan kecil bertanya pada saya, "Mengapa kamu datang ke sini?" Saya menjawab, "Saya tidak berkultivasi dengan gigih." Saya bertanya pada D, "Mengapa kamu menderita seperti ini?" Dia berkata, "Saya sudah menandatangani kontrak dengan Guru. Adalah dosa yang sangat besar jika melanggar kontrak tersebut. Saya tidak bisa kembali berkultivasi karena tidak memiliki tubuh fisik lagi. Anda kembali dan gigih maju, jika tidak Anda akan senasib.” Saya berkata, "Saya ingin kembali. Saya akan berkutivasi dengan gigih. Saya tidak ingin tinggal di sini. Saya ingin kembali, ingin pulang ke rumah bersama Guru dan memenuhi harapan prasejarah saya." Setan berkata, "Biarkan dia pergi. Kami tidak akan menahannya di sini. Kembalikan dia sekarang."

D mulai berkultivasi Dafa ketika ia dalam kondisi sekarat empat atau lima tahun yang lalu, namun ia tidak bisa melepaskan keterikatan terhadap penyakit. Dia minum obat, disuntik, dan oksigen serta pergi ke rumah sakit ketika merasa tidak sehat. Dia menghabiskan banyak uang selama bertahun-tahun, dan jarang melakukan tiga hal. Jadi, ia meninggal dunia karena penyakit karma.

Pemandangan tersebut merupakan sesuatu yang dapat saya lihat pada kondisi saat ini. Saya merasa bukan hanya sebagai pengingat untuk saya, tetapi untuk semua praktisi yang telah jatuh di belakang. Saya berharap semua praktisi yang tidak gigih cepat-cepat berkultivasi dengan gigih, mengejar ketinggalan, pulang ke rumah bersama dengan Guru,  dan menyelesaikan harapan prasejarah kita.

Ditulis pada 2 Februari 2010

Chinese: http://minghui.org/mh/articles/2010/2/3/217454.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2010/2/10/114548.html