Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pengalaman Seorang Penduduk Desa Memperoleh Fa

10 Juli 2010 |   Oleh: praktisi dari Provinsi Hebei


(Minghui.org) Saya pergi bekerja untuk seseorang yang disebut master qigong di kota saya pada Januari 1998. Suatu hari, dua orang yang tampak seperti Taoisme datang ke rumah master qigong itu. Saya kemudian mengetahui bahwa mereka benar-benar praktisi Falun Gong. Setelah makan malam, saya mengurus penginapan mereka.

Di penginapan, saya melihat seorang murid dari master qigong itu memegang sebuah buku yang saya belum pernah lihat sebelumnya. Buku itu diberikan oleh praktisi Falun Gong kepadanya. Saya melihat-lihat dan itu adalah buku Zhuan Falun yang ditulis oleh Mr. Li Hongzhi. Saya pernah mendengar Falun Gong sebelumnya, tapi ini pertama kalinya saya tahu Zhuan Falun. Saya memegang buku itu, bertanya kepada praktisi, "Apakah ini Falun Gong yang Anda sebutkan sebelumnya?" Dia berkata, "Ya." Saya kemudian membolak-balik beberapa halaman buku dan mengembalikan kepadanya.

Setelah kami duduk sambil berbincang-bincang tentang hal-hal kehidupan kami keseharian untuk sementara waktu, murid master qigong itu pergi. Ketika saya akan pergi, praktisi muda itu menghentikan saya dan berkata, "Silakan tunggu. Saya ingin memberitahumu sesuatu." Saya duduk kembali. Dia bertanya, "Apakah Anda ingin berlatih kultivasi?" Saya segera menjawab, "Tentu saja!" Dia berkata sambil tersenyum, "Sungguh?" Saya menjawab, "Saya benar-benar ingin berlatih kultivasi!"

Dia kemudian berkata, "Saya memiliki satu set buku kultivasi. Saya akan memberikan kepada Anda. Anda akan tahu bagaimana benar-benar berlatih kultivasi setelah Anda membacanya." Saya berpikir bahwa setiap orang yang mempromosikan qigong selalu menginginkan uang. Dia tampaknya tahu apa yang saya pikirkan dan berkata, "Buku-buku ini bagi mereka yang punyak takdir pertemuan. Kami tidak minta uang. Ini adalah gratis untuk dipelajari." Saya kemudian berpikir, "Bagaimana hal beruntung ini bisa terjadi?"

Kemudian dia memperlihatkan buku-buku Falun Gong kepada saya. Ketika saya akan pergi, dia memberikan satu set buku Dafa (semuanya ada 7 buku) dan menolak untuk menerima sepeserpun.

Melalui cara ini, saya memperoleh Fa. Kami tidak pernah bertemu lagi setelah keesokan harinya.

Malam berikutnya saya mulai membaca buku-buku itu di bawah cahaya lilin karena tidak ada listrik di desa kami pada waktu itu. Setelah selesai membaca "Lunyu" (kata ulasan pada buku Zhuan Falun) untuk pertama kalinya, saya sangat tersentuh oleh kata-kata Guru. Setiap malam setelah pulang dari kerja, saya terus belajar Fa sampai tengah malam. Pemikiran saya diperluas dan banyak kebingungan saya dihapus oleh Fa Guru. Saya benar-benar merasa bahwa Zhuan Falun adalah sebuah buku yang luar biasa dan berharga dari langit yang menuntun kita untuk benar-benar berkultivasi. Saya juga benar-benar merasa bahwa kehidupan saya kali ini hanya untuk Dafa.

Karena tinggal di desa, saya tahu sedikit tentang kejadian di luar desa kami dan diam-diam berlatih sendiri di rumah. Kemudian pada Maret 1999, ketika praktisi dari Kota Wuhan datang ke desa saya untuk menyebarkan Fa, tempat latihan dan kelompok belajar Fa didirikan. Kami bekerja siang hari dan belajar Fa serta melakukan latihan di malam hari. Ada banyak nyamuk di musim panas. Nyamuk-nyamuk itu menggigit kulit kami ketika kami melakukan latihan di luar, tapi saya tidak pernah menepuknya. Setelah beberapa saat, nyamuk-nyamuk itu tidak menggigit lagi.

Saya pergi ke Beijing untuk membuktikan kebenaran Dafa pada pertengahan Januari 2001. Di Lapangan Tiananmen, seorang polisi mendatangiku dan bertanya, "Apa pendapat Anda tentang Falun Dafa?" Saya jawab, "Falun Dafa adalah Fa lurus!" Lalu saya mulai berkata dengan keras, "Falun Dafa Hao (baik)! Sejati-Baik-Sabar selamanya eksis! Falun Dafa adalah Fa lurus!" Saya mengulangi kata-kata ini beberapa kali. Polisi itu melotot padaku dan memerintahkan, "Berhenti berteriak. Saya akan memukul sampai mati jika Anda terus berteriak." Dia mengangkat lengannya siap-siap untuk memukul saya. Saya tidak memperhatikan dia sama sekali dan terus berteriak. Dia mengangkat tangannya di udara tetapi tidak bisa menyerang saya. Meskipun saya ditangkap dan dikirim ke Kamp Kerja Paksa Hewan sampai Januari 2005, ketika saya dibebaskan, saya sepenuhnya dapat melanjutkan kultivasi.

Melalui beberapa tahun ini, saya tahu bahwa Guru yang belas kasih telah menjaga saya dan keluarga saya setiap saat. Saya ingin mengucapkan, “Guru, terima kasih!”

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2010/6/14/225377.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2010/6/27/118194.html