Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Jerman: Praktisi Falun Gong Menampilkan Kebaikan Latihan di Festival Budaya Frankfurt

15 Juli 2010 |   Oleh: praktisi Falun Gong di Jerman


(Minghui.org) Praktisi Falun Gong Jerman diundang, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, untuk berpartisipasi pada Festival Budaya Ke-7 yang diadakan di Frankfurt pada tanggal 26 Juni 2010. Praktisi menampilkan budaya tradisional China, dengan menampilkan genderang pinggang, tarian kipas dan lotus, peragaan latihan Falun Gong di atas kendaraan hias serta reatrikal penyiksaan dan penganiayaan brutal yang dialami oleh praktisi Falun Gong di penjara-penjara dan kamp kerja paksa China.

Praktisi berpartisipasi pada pawai Festifal Budaya Ke-7 pada 26 Juni 2010

“Peri Lotus” dengan damai duduk di atas kendaraan hias

Genderang pinggang

Tarian kipas

Reatrikal penganiayaan di penjara dan kamp kerja paksa China

Pawai tersebut melalui pusat kota Frankfurt. Perhatian awal penonton tertarik pada rombongan genderang pinggang yang bernada gembira dan berikutnya mereka melihat beberapa "peri teratai" duduk di atas kendaraan hias nan indah, memperagakan latihan Falun Gong. Di belakang kendaraan hias terdapat tim tarian kipas dan teratai.

Penonton memberikan tepuk tangan, melambaikan tangan kepada praktisi, dan menerima brosur yang khusus dibuat oleh praktisi untuk festival budaya ini. Beberapa penonton secara sukarela bergabung dengan para praktisi di dalam pawai, dan ingin mengetahui lebih banyak tentang Falun Gong.

Bagian kedua dari rombongan Falun Gong adalah reatrikal penganiayaan di penjara dan kamp kerja paksa rezim Komunis China di mana praktisi Falun Gong mengalami penganiayaan dan penyiksaan brutal. Sepotong kain putih membentuk simbol kamp kerja paksa di mana praktisi membawa poster yang menggambarkan metode penyiksaan yang digunakan dalam menganiaya praktisi Falun Gong di China. Mereka juga membawa spanduk yang menyerukan agar diakhirinya penganiayaan.

Pada rombongan akhir adalah sekelompok praktisi wanita berpakaian putih. Mereka membawa karangan bunga dengan foto praktisi yang telah meninggal dunia sebagai akibat penganiayaan tersebut.

Banyak penonton mengatakan bahwa pawai tersebut membantu mereka mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kebaikan dan kebenaran praktisi Falun Gong dan tahu lebih banyak secara rinci tentang kebrutalan penganiayaan tersebut. Sementara itu, pawai ini juga menambahkan rasa hormat mereka terhadap Falun Gong dan kultivatornya.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2010/7/7/226591.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2010/7/8/118437.html