Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Semarang: Stan Falun Dafa Pada Peringatan 605 Tahun Laksamana Cheng Ho

14 Agu 2010 |   Oleh: Anien Hwang

(Minghui.org) Para praktisi Falun Dafa (Falun Gong) Kota Semarang, menggelar stan informasi dalam acara peringatan 605 tahun kedatangan Sam Poo Tay Djien ke Pulau Jawa atau yang lebih dikenal sebagai Laksamana Cheng Ho. Acara peringatan digelar di Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok Semarang, pada 7 dan 8 Agustus 2010.

Di dalam stan, para praktisi memamerkan foto-foto kegiatan Falun Dafa di Indonesia dan di negara-negara lain di seluruh dunia. Selain itu para praktisi membagi-bagikan brosur pengenalan Falun Dafa kepada para pengunjung pameran Cheng Ho.

Para pengunjung di depan stan praktisi Falun Dafa

Setelah mengetahui fakta tentang Falun Gong, banyak pengunjung pameran yang berminat untuk mencoba berlatih Falun Dafa. Para praktisi dengan sabar mengajarkan lima perangkat latihan Falun Gong kepada para pengunjung yang berminat. Walau baru sekedar coba-coba, latihan Falun Gong sepertinya membuat terkejut sejumlah pengunjung pameran yang mencobanya.

Pengunjung sedang mempelajari latihan Falun Gong

“Saya heran, setelah mencoba gerakan ke-empat tadi, badan sepertinya jadi ringan sekali ya?” ujar seorang pengunjung pameran yang berusia limapuluhan tahun.

Efek nyata lima perangkat latihan tersebut membuat para pengunjung pameran penasaran untuk mengetahui lebih jauh tentang Falun Gong atau Falun Dafa.

Mereka pun membeli buku Zhuan Falun yang dipamerkan di stan, buku yang menjadi pedoman utama dalam berkultivasi watak bagi para praktisi. Stok puluhan buku yang ada di stan segera terjual habis.

Para praktisi yang menjaga stan menjelaskan bahwa Falun Gong tidak hanya mengultivasi raga, tetapi juga mengultivasi watak. Belajar menjadi orang baik, di tengah merosotnya moralitas umat manusia.

Pameran kali ini tidak hanya membuat masyarakat setempat memahami Falun Dafa dari sisi kultivasi, tetapi juga membantu sejumlah turis asal China yang sedang berkunjung di Semarang, untuk memahami fakta-fakta penindasan yang dilakukan oleh rezim komunis China terhadap rekan-rekan praktisi di daratan China.

Gusar dengan ulah partai jahat yang menindas orang-orang baik, menindas praktisi Falun Dafa yang ingin menjadi orang baik sesuai prinsip universal Sejati-Baik-Sabar, dua orang turis asal China menyatakan pemunduran mereka dari Partai Komunis China di stan praktisi.