Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

San Fransisco: Komunitas Seni Memuji Bakat yang Sempurna dari Shen Yun

10 Jan. 2011

(Minghui.org) Perusahaan Shen Yun Performing Arts yang berbasis di New York menyelesaikan empat pertunjukannya di War Memorial Opera House, San Fransisco, California, pada 28 Desember 2010.

Penyanyi Opera: Shen Yun sedang “mengangkat kita semua ke tingkat lebih tinggi”


Claudia Siefer telah bernyanyi bersama San Fransisco Opera selama lebih dari 35 tahun. Ia menilai bahwa semua yang ditampilkan para penyanyi di pertunjukan Shen Yun memiliki teknik tingkat tinggi.

Claudia Siefer, penyanyi veteran berusia 35 tahun di San Fransisco Opera, sangat terkesan dengan suara contralto Jiansheng Yang.

“Saya tidak dapat mengungkapkan kekagumanku untuk contralto itu. Sangat spesial, suaranya sangat spesial,” tutur Siefer. “Benar-benar berbakat luar biasa.”

Ia juga mengatakan bahwa penyanyi utama lainnya juga memiliki teknik tinggi. “Saya mengangumi mereka bertiga,” tambahnya.

Siefer berbicara sedikit tentang perpaduan unik instrumen orkestra China dan Barat dan semuanya berlangsung dengan baik.

“Saya menyukainya, saya suka perpaduan ini, mendengar obo, celo, violin, dengan instrumen China, benar-benar bagus,” tuturnya.

Membicarakan tentang soprano Haolan Geng, Siefer berkata, ”Saya tidak dapat bernyanyi seperti itu, tidak mungkin… Fantastis. Seperti suaranya terbang ke surga. Kamu dapat melihat ketika ia bernyanyi, di akhir lagu, tubuhnya melepaskan semua energi indah ini.”

Siefer menilai bahwa Shen Yun sangat menghibur tetapi juga merasa ada arti mendalam dari pertunjukan ini.

“Saya merasa bahwa para pemain dan pertunjukan ini telah mengangkat kita semua ke tingkat lebih tinggi, mengangkat keberadaan kita dari hal-hal umum ke pemahaman yang lebih tinggi.”

Pemain Violin profesional: “Angka dari satu sampai lima, ini adalah angka enam!”


Leon Igudesman, pemain violin di Orkestra San Fransisco Opera

Leon Igudesman, pemain violin untuk Orkestra Opera San Fransisco dan seorang penonton teater veteran, sangat terkesan dengan pertunjukan tersebut.

“Dari angka satu sampai lima, ini adalan angka enam, angka enam!” ujar Igudesman.

“Sangat indah. Memperkaya saya karena memberikan sudut pandang lain tentang budaya, musik, tarian dan sejarah China,” pungkas Igudesman.

Sebagai pemusik orkestra, ia pikir suara instrumen Barat dan tradisional China di pertunjukan itu mempesona.

“Saya pikir sangat menyatu. Saya tidak merasakan seperti dua kelompok terpisah;  rasanya seperti satu orkestra. Sangat merdu,” ungkap Igudesman.

Ia juga terkesan dengan melodi-melodi China: “Saya rasa bahwa tarian dan juga musiknya, menggunakan melodi-melodi tradisional China,… Saya menyukai semuanya.”

Igudesman merasa memperoleh apresiasi baru atas instrumen tradisional China.

“Bagi saya pribadi, bagian China (orkestra) lebih menarik karena saya selalu memainkan musik orkestra Barat selama ini. Contohnya, violin China dan alat tiupnya sangat menarik dan merdu,” katanya.

“Kadang-kadang saya pergi ke daerah Pecinan bersama teman-teman China saya. Kami makan siang di daerah Pecinan. Saya melihat musisi jalanan di sana sangat tidak bagus, tetapi sekarang, di sini, saya mendengar para profesional China - violin China (erhu) berbunyi seperti seharusnya, sangat bagus,” kata Igudesman.

Ia juga berkomentar tentang animasi latar belakang, ”Secara visual, sangat indah.”

“Ini adalah pertunjukan fantastis. Saya berharap ada lebih banyak anak-anak berada di sini karena tidak hanya baik untuk orang dewasa, secara visual sangat spektakuler,” katanya.

Igudesman menemukan bahwa interaksi antara panggung dan proyeksi sangat memperkaya spiritual.

“Juga memiliki arti lebih mendalam, berarti kita tidak punya lebih banyak lagi dalam kehidupan. Kita punya sms, iPhone dan musik pop, tetapi kita kehilangan segi spiritualnya, tentu aja, dan sangat disayangkan menurut saya sebagai pemusik, sebagai seorang artis,” katanya.

Igudesman menambahkan, ”Kita seharusnya selalu kembali ke kehidupan spiritual kita setelah kehidupan material dan itu akan membuat kita bahagia.”

“Saya katakan bahwa ini adalah pertunjukan bagus yang mengejutkan dan saya akan merekomendasikan kepada semua rekan, pemusik klasik, untuk datang,” simpul Igudesman.

Penyanyi: “Salah satu pertunjukan terbaik yang pernah saya lihat!”


Penyanyi Edna Cheek (kiri)

Edna Cheek, seorang penyanyi gereja, juga hadir.

“Untuk mendengar, menonton dan menghargai kemegahan, kecantikan, keanggunan… ini adalah salah satu pertunjukan terbaik yang pernah saya lihat,” kata Cheek.

Ia juga sangat terkesan dengan semua aspek pertunjukan.

“Ini meliputi semuanya. Koreografi sungguh indah. Tetapi secara keseluruhan… dari menyanyi, koreografi, semuanya sangat bagus.”

Cheek menikmati tarian yang berdasarkan legenda kuno China dan cerita-cerita rakyat, juga cerita-cerita modern China.

“Ini bukan hanya seseorang menari, ini mengisahkan sebuah cerita dari awal hingga akhir, bagian per bagian,” ujarnya.

Ia menggambarkan penampilan soprano Haolan Geng sebagai “menakjubkan” dan berkata bahwa contralto Jiansheng Yang sebagai “terbaik yang mungkin saya pernah dengar.”

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/1/3/神韵旧金山演出-主流社会推崇(图)-234483.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/1/6/122347.html