Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Jangan Biarkan Kemalasan dan Perasaan Tak Berdaya Memanfaatkan Anda

28 Nov. 2011 |   Oleh: Qing Xi, seorang praktisi Dafa di China


(Minghui.org) Partai Komunis China (PKC) baru-baru ini menggelar babak baru penangkapan yang putus asa terhadap para praktisi Falun Gong. Sebagai akibatnya, pikiran manusia beberapa praktisi bermunculan. Beberapa mulai membaca koran dan menonton film, beberapa mulai bermain Mahjong, dan lainnya berada dalam kondisi tidak dapat belajar Fa secara fokus. Tampaknya mereka tidak dapat melanjutkan kultivasi jika lingkungan kultivasi tidak ada. Apakah sebabnya?

Saya ingin berbagi pemahaman saya dengan rekan-rekan praktisi. Saya berpikir bahwa alasan utama untuk situasi di atas adalah para praktisi tidak belajar Fa dengan pikiran fokus, dan tidak sungguh-sungguh berkultivasi mengikuti kriteria Fa. Hasilnya ialah mereka tidak dapat memahami Fa di atas basis Fa dan mereka tidak dapat mengikuti ajaran Guru. Mereka gagal untuk menempatkan penyelamatan makhluk sebagai prioritas utama mereka. Karena penganiayaan telah berlangsung sangat lama, mereka telah menjadi apatis, dan mengembangkan sikap malas. Mereka tidak lagi mematut diri sendiri untuk mengikuti Fa dalam seluruh pikiran mereka. Dengan demikian, mereka telah menekan sisi dewa mereka dan memperbesar sisi manusia mereka.

Ambil saya sendiri sebagai contoh, saya belakangan ini mempunyai keinginan untuk menonton film sehingga saya pergi ke bioskop, tetapi setelah itu saya merasa itu membosankan. Kemudian saya keluar untuk mengklarifikasi fakta. Saya berbicara dengan dua orang, tetapi orang-orang ini berkata bahwa mereka tidak punya waktu ataupun tidak mau membaca brosur pengenalan. Saya merasa kecewa, dan merasa bahwa partai jahat sangat buruk karena telah menciptakan suasana teror dan hampir menghancurkan orang China. Karena pikiran saya tidak tenang, saya berjalan menuju kedai mahjong tanpa banyak pikir. Sekarang ini, kedai mahjong berada di mana-mana di China. Sebelum saya mulai berkultivasi saya sangat suka bermain mahjong. Setelah berkultivasi saya baru menyingkirkan keterikatan ini dengan upaya keras setelah dua tahun. Selama periode waktu ini, saya sering berada dalam kondisi malas, dan dari waktu ke waktu pikiran manusia saya datang, mengakibatkan keinginan saya untuk bermain mahjong muncul ke permukaan. Itu adalah hal yang sangat berbahaya bagi saya. Saya bersyukur ceramah Guru yang terbaru “Apa Yang Disebut Sebagai Pengikut Dafa” diterbitkan. Saya membacanya beberapa kali dengan penuh semangat.

Guru berkata,

“Pengikut Dafa hidup bersama dengan manusia biasa di tengah masyarakat yang menyesatkan, sehingga paling mudah terbawa arus dalam aspek pikiran, setidaknya dalam suatu aspek. Jika anda tidak dapat menilai diri sendiri dengan Dafa di dalam melakukan pekerjaan, jika anda tidak dapat menggunakan pikiran lurus memikirkan masalah di dalam melakukan pekerjaan, saat menjumpai masalah tidak berpijak di atas Fa, maka anda adalah seorang manusia biasa, tidak ada perbedaan apapun. Wujud luar anda adalah manusia biasa, lingkungan hidup anda adalah manusia biasa, pekerjaan anda adalah pekerjaan manusia biasa, sekalipun anda mengerjakan proyek pengikut Dafa. Di atas langit tidak ada siaran televisi, Dewa juga tidak punya surat kabar, semua ini adalah bentuk masyarakat manusia biasa. Jika anda tidak dapat menggunakan pikiran lurus membimbing diri anda, anda tidak dapat menggunakan kriteria orang Xiulian untuk menilai diri sendiri, menilai dunia, menilai orang lain layaknya seorang pengikut Dafa, maka anda sama dengan manusia biasa.” (“Apa yang Disebut Sebagai Pengikut Dafa”)

Setelah membaca ceramah Fa Guru, saya merasa tidak layak atas penyelamatan belas kasih Guru. Saya terus bertanya pada diri mengapa saya mempunyai pikiran manusia yang begitu kuat dan mengapa saya tidak melakukan dengan lebih baik. Artikel-artikel dalam situs web Minghui menunjukkan seberapa baik rekan-rekan telah mengultivasi diri mereka, dan saya bertanya pada diri sendiri mengapa saya tidak dapat melakukan hal yang sama. Emas bersinar di manapun dan lingkungan yang ada adalah untuk menguji praktisi! Bagaimana saya dapat terbawa dalam arus seperti seorang manusia biasa? Dengan sebuah Fa yang begitu besar, mengapa saya tidak bisa berkultivasi dengan sungguh-sungguh? Saya merasa sangat malu. Dalam pikiran saya terus bertanya pada diri sendiri, “Apa itu pengikut Dafa? Apa itu pengikut Dafa di masa pelurusan Fa?” Selama masa ini, setiap kali pikiran manusia saya muncul, saya akan meluruskannya dengan pikiran “Bangkitkan pikiran lurusmu, jangan terlena dengan permainan, pikiran sekilas dapat membedakan dewa atau manusia biasa. Kamu harus ingat agar tidak terlena dalam permainan dan kamu harus ingat keselamatan semua makhluk. Kamu harus menyelamatkan lebih banyak kehidupan. Guru telah membersihkan tubuhmu. Dalam kondisi sekarang yang tanpa penyakit, kamu malah memikirkan permainan dan lupa akan misimu. Betapa egois, menyedihkan, dan memalukan dirimu!” Pada beberapa kejadian ketika saya ingin bermain mahjong, saya mempertahankan pikiran lurus saya dan batal melakukannya.

Ketika saya menulis ini, saya merasa sangat malu. Selama beberapa tahun pertama - saya melakukan tiga hal dengan baik. Mengapa saya menjadi malas akhir-akhir ini? Saya menemukan banyak keterikatan hati, seperti keterikatan terhadap waktu, kebencian terhadap partai jahat, dan saya tidak mematut diri untuk mengikuti Fa. Saya menekan sisi dewa saya dan memperbesar sisi manusia saya, dan saya mebiarkan kemalasan memanfaatkan diri saya. Jika kita dapat sungguh-sungguh berkultivasi, secara ketat mematut diri sendiri untuk mengikuti Fa, dan membimbing diri sendiri sesuai dengan Fa, bagaimana bisa pikiran manusia mengganggu kita? Saya ingin berterima kasih pada rekan-rekan praktisi karena telah berbagi pengalaman mereka di Internet. Dari berbagai sharing tersebut saya telah belajar bagaimana untuk mencari ke dalam dan berkultivasi dengan sungguh-sungguh. Saya juga telah menemukan banyak kekurangan diri. Sebagai praktisi sejati, kita tidak seharusnya membiarkan kemalasan dan perasaan tak berdaya memanfaatkan kita. Kita harus menghargai waktu untuk menyelamatkan lebih banyak kehidupan, menunaikan misi kita, dan kembali pulang mengikuti Guru kita.

Pemahaman saya terbatas, mohon tunjukkan yang kurang tepat.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/10/22/不要让无奈和惰性钻空子-248151.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/11/22/129632.html