Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pergi ke Kantor Polisi untuk Mendapatkan Kembali Foto Shifu dengan Pikiran Lurus

28 Nov. 2011 |   Oleh: praktisi Yiduolian dari Kota Yantai, Provinsi Shandong

Dari Konferensi Berbagi Pengalaman via Internet Kedelapan bagi Para Praktisi di China


(Minghui.org) Saya berusia 76 tahun. Saya mendapatkan Fa pada awal bulan Mei 1995. Dibawah perlindungan Shifu yang belas kasih, saya mendapatkan banyak manfaat, baik fisik maupun mental. Tidak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan rasa syukur saya kepada Shifu kita yang belas kasih. Selama 16 tahun ini, saya selalu bangun pada pukul 03.50 subuh untuk berlatih lima metode latihan. Pada pagi hari, saya bisa mengklarifikasi fakta secara langsung, meyakinkan orang-orang untuk mengundurkan diri dari Partai Komunis China dan organisasi-organisasi afiliasinya, atau melakukan kegiatan-kegiatan lain untuk membuktikan kebenaran Dafa. Pada sore hari, saya selalu belajar tiga ceramah Zhuan Falun. Pada malam hari, saya belajar ceramah-ceramah Shifu yang lain. Selam 16 tahun ini, saya telah melafalkan Zhuan Falun sebanyak empat kali, sekali menyalin seluruh buku Zhuan Falun, dan melafalkan Hong Yin  sekali dalam dua minggu, Saya sadari bahwa pada tingkatan ini Dafa telah memurnikan hati, memperluas kebijakan, menguatkan pikiran lurus saya, dan memberi semangat untuk terus gigih maju.

Pada suatu hari di akhir Mei 2011, sekitar jam 10 pagi, tiga petugas polisi yang jahat datang ke rumah untuk mengganggu. Sebelum pergi, mereka mengatakan bahwa mereka akan membawa foto Shifu pergi. Saya dengan tegas memberitahu mereka, “Jangan, itu adalah kepunyaan saya.” Saya mengusir mereka pergi, tetapi ketika saya masuk ke dalam rumah, saya lihat foto Shifu telah hilang. Saya sadar bahwa mereka pasti telah mencurinya. Saya sangat cemas namun saya memutuskan harus mengambil foto itu kembali. Jadi saya pun pergi ke kantor polisi pada pukul 14.30 di hari yang sama.

Saya berkata kepada polisi, “Saya datang untuk melaporkan tindakan kriminal; barang kepunyaan saya telah dicuri.” Petugas polisi bertanya, “Berapakah harga barang tersebut?” Saya menjawab, “Saya adalah seorang praktisi Falun Gong. Pagi ini, tiga polisi dari kantor polisi sini datang ke rumah dan mencuri foto Shifu saya.” Petugas polisi bertanya, ”Apakah kamu yakin mereka telah mencurinya?” Saya menjawab, “Ya”. Lalu saya menceritakan apa yang terjadi kepadanya. Setelah agak lama, salah satu petugas polisi yang mencuri foto datang dan mengancam saya, dengan berkata, “Falun Gong adalah ilegal, saya tidak akan mengembalikan foto itu.” Lalu saya mengklarifikasi fakta Falun Gong kepadanya. Pada waktu itu, ada seseorang berdiri di dekat situ, orang awam, mulai berbicara mengenai betapa hebatnya berlatih Falun Gong, dan dia bertanya kepada saya mengenai insiden bakar diri. Saya memberitahukannya, “Semua itu adalah kebohongan yang diciptakan oleh Partai Komunis untuk menjebak Falun Gong.” Semua orang yang berada di kantor polisi mendengarkannya. Lalu seorang petugas polisi yang lain datang menghampiri dan mendorong saya keluar.

Saya pergi ke kantor direktur politik di lantai dua dan mengatakan padanya apa tujuan saya ke situ. Dia berkata, “Pulanglah ke rumah. Saya akan mendiskusikan masalah ini dengan direktur besok.” Saya menjawab, “Tidak ada hal yang perlu didiskusikan. Kenapa Anda tidak bisa langsung kembalikan foto itu kepada saya?” Dia berkata, “Saya tidak bisa, saya akan mendapatkan masalah jika saya mengembalikannya. Kamu sangat berani, saya mencari praktisi kemana-mana, tetapi kamu datang ke sini sendiri.“ Saya tersenyum dan menatapnya langsung. Saya sadari bahwa Shifu berada di sisi saya melindungi. Saya memberitahunya mengenai manfaat latihan Falun Gong, bagaimana Dafa telah menyelamatkan hidup saya, dan bagaimana seseorang bisa mendapatkan balasan berkah jika bersikap baik terhadap praktisi. Dia berkata, “Mohon Anda pergi. Di sini adalah departemen politik dan kehakiman.” Saya memintanya sekali lagi untuk mengembalikan foto itu. Dia menolak dan memerintah saya untuk pergi.

Saya tidak punya pilihan dan terpaksa harus pergi. Ketika hampir sampai di pintu gerbang,  pikiran ini muncul di benak saya: “Bagaimana saya bisa pergi tanpa foto Shifu?” Lalu saya kembali ke sana dan mencoba untuk berbicara dengan direktur, tetapi petugas polisi yang sedang bertugas menghentikan saya. Ketika saya meminta mereka untuk mengembalikan foto, salah satu dari mereka berkata, “Falun Gong adalah ilegal, saya tidak bisa mengembalikan foto itu.” Kemudian saya berkata, “Perlihatkan undang-undangnya, kasih saya lihat pasal berapa yang menyatakan Falun Gong adalah ilegal.” Dia berkata, “Saya tidak bisa.” Saya memberitahunya, “Jika kamu tidak bisa, maka berarti Falun Gong tidak ilegal, ini adalah kultivasi yang lurus. Berlatih Falun Gong tidak ilegal di China, dan saya tidak akan pergi sampai kamu mengembalikan foto saya.“ Dia menyuruh saya menunggu di ruang tunggu. Lalu Fa Shifu pun muncul di dalam pikiran saya:

“Ini adalah Pelurusan Fa bagi alam semesta, hal-hal yang terjadi di dunia hanya merupakan manifestasi kehidupan tingkat rendah dibawah gempuran Pelurusan Fa dalam badan langit raksasa. Apa yang dapat dilakukan manusia bagi Dewa? Jika tidak ada faktor dari luar, apa yang berani dilakukan manusia terhadap Dewa? Manifestasi dari masyarakat manusia semata-mata disebabkan pengendalian dari kehidupan tingkat tinggi.” (“Di dalam Pelurusan Fa Menghendaki Pikiran Lurus, Bukan Hati Manusia”)

Saya mulai memancarkan pikiran lurus untuk melenyapkan seluruh kekuatan lama dan kejahatan di dimensi lain yang memanipulasi makhluk hidup yang bekerja di kantor polisi tersebut.

Setelah beberapa saat, seorang petugas polisi menyuruh saya pergi ke taman untuk mendapatkan foto Shifu. Ketika melangkah ke taman, saya melihat beberapa petugas polisi dan mobil polisi. Salah satu petugas menghampiri saya dengan foto tersebut. Ketika saya melihat foto Shifu, saya merasa bagaikan melihat anggota keluarga saya yang telah lama berpisah. Saya berkata dengan suara kencang, “Shifu!” Seakan-akan tidak ada siapapun di sana. Saya mengambil foto itu dengan kedua tangan dan mengangkatnya tinggi-tinggi. Saya mulai berjalan dan berkata dengan suara lantang. “Shifu Hao (baik). Falun Dafa Hao (baik).” Kemudian saya sadari bahwa tidak ada polisi maupun mobil polisi di taman lagi. Sekali lagi saya mengalami keagungan Shifu dan kekuatan Dafa. Saya merasa telah melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang praktisi. Melindungi Dafa dan foto Shifu.

Saya sadari bahwa Shifu bersama saya di setiap waktu untuk menjaga, memperkuat, dan membimbing saya ketika saya ikut dalam pertempuran antara kebaikan dan kejahatan.

Jika ada yang tidak tepat, mohon tunjukkan dengan belas kasih. Heshi.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/11/10/明慧法会--到派出所正念要回师父法像-248916.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/11/17/129528.html