Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Huang Meiling Meninggal dengan Tragis; Sejumlah Bekas Luka akibat Setrum Listrik pada Tubuhnya

27 Des. 2011 |   Oleh: koresponden Clearwisdom dari Provinsi Hubei, China


Nama: Huang Meiling (黄美玲)
Jenis Kelamin: Wanita
Usia: 63 tahun
Alamat: Hunian Rumah Percetakan Wuhan, Jalan Liujiaoting, Distrik Qiakou, Wuhan
Pekerjaan: Pensiunan Rumah Percetakan Wuhan
Tanggal Kematian: 10 Desember 2011
Tanggal Penahanan Terakhir: 30 November 2011
Tempat Penahanan Terakhir: Tidak diketahui
Kota: Wuhan
Provinsi: Hubei
Penganiayaan yang Diderita: Tidak diketahui

(Minghui.org) Pada 10 Desember 2011, pukul 4 sore, Huang Meiling meninggal dunia pada usia 63 tahun meski ada upaya untuk menyelamatkannya di Rumah Sakit Wuhan No. 1. Ada banyak bekas luka di kepala, ketiak, paha, pantat, tangan dan kakinya. Bekas luka ini seperti setrum listrik dan menunjukan bahwa Huang dibunuh dengan disetrum listrik.

Huang Meiling di rumah sakit

Suami Huang meninggal dunia beberapa tahun yang lalu dan dia tinggal seorang diri. Tetangganya melihat dia pada 29 November 2011, kemudian menghilang pada keesokan harinya. Pada malam hari, 4 Desember 2011, putranya mengunjungi Huang dan menemukan dia tak sadarkan diri di kamar mandi. Dia menelepon ambulan dan membawa Huang ke Rumah Sakit Wuhan No. 1 Bagian Bedah Otak. Huang tetap tak sadarkan diri sepanjang waktu.

Tubuh Huang dibakar pada beberapa tempat dan tercium bau terbakar. Staf rumah sakit berkata, “Bau apa itu! Benar-benar bau!”

Selama perawatan darurat, dokter mendiagnosa Huang mengalami pendarahan otak. Anaknya lalu meminta dokter menganalisis lukanya. Dokter menjawab, “Mustahil untuk menganalisis luka-luka itu setelah waktu yang lama.” Lalu anaknya meminta seseorang yang lebih tahu dan orang itu menjawab dengan tegas, “Luka itu disebabkan oleh setrum listrik.”




Bekas luka dan memar di tubuh Huang Meiling

Anaknya melaporkan bekas luka ini kepada polisi dan meminta pemeriksaan forensik. Seorang petugas forensik pergi dengan seorang polisi dari Kantor Polisi Liujiaoting, melakukan pemeriksaan dan pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Selama proses penyelamatan, disamping pemberian oksigen, dokter memberikan resep pada 6 Desember setelah dilakukan konsultasi untuk mendiagnosis, obat untuk luka – RASL Oleum. Sangat mungkin terjadi, petugas forensik, polisi dan dokter sudah mengetahui luka ini disebabkan oleh setrum listrik, tapi mereka tidak berani berbicara.

Tanggal 7 Desember, hasil CT scan menunjukan adanya pemampatan darah dalam otak Huang. Pada pagi hari, 9 Desember, tekanan darahnya menurun drastis secara tiba-tiba dan mengeluarkan darah. Sejak di rumah sakit, Huang tidak pernah membuka matanya atau mengucapkan sesuatu. Dokter mengatakan ada cairan di dalam otaknya sedangkan ginjal dan perutnya mengalami pendarahan.

Beberapa Kali Mengalami Penganiayaan oleh Petugas 610

Huang berlatih Falun Gong sejak 1995. Dia memperoleh manfaat secara fisik dan mental. Dia mengikuti Sejati-Baik-Sabar dan menjadi pribadi yang baik. Dia menyingkirkan sampah dan kotoran yang terkumpul selama beberapa tahun di lorong gedung tempat tinggalnya karena tidak seorang pun mau melakukannya. Tetangganya memujinya, “Orang yang berlatih Falun Gong sangat baik!” Namun, Huang berulang kali ditangkap, ditahan dan dicuci otak oleh polisi selama 12 tahun, hanya karena berlatih Falun Gong

Pada 14 April 2003, siang hari, Huang ditangkap di rumahnya oleh petugas Kantor 610 Distrik Qiaokou dan dibawa ke Pusat Pencucian Otak Etouwan selama dua bulan. Dia meninggalkan ibunya yang buta berusia 80 tahun dan putranya di rumah.

Pada 14 Febuari 2011, Huang dilaporkan ke polisi saat mengklarifikasi fakta Falun Gong kepada orang-orang di Lapangan Perdagangan Dunia Wuhan. Dia lalu ditahan oleh polisi dari Kantor Polisi Wansongyuan di Distrik Jianghan dan dibawa ke Pusat Pencucian Otak Etouwan selama dua bulan.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2011/12/18/武汉黄美玲惨死-遗体多处电击伤痕-250718.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/12/21/130257.html