Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Bali: Marching Band Dunia Surga sebagai Tamu Kehormatan di LANGGAM Indonesia

6 Juli 2011

(Minghui.org) Marching Band Dunia Surga tampil sebagai tamu kehormatan dalam acara lomba marching band Langkah Gerak Generasi Muda (LANGGAM) Indonesia ke XXIV 2011 di GOR Lila Buana dan acara pawai di kawasan BTDC Nusa Dua pada 2 dan 3 Juli 2011.

Marching Band Dunia Surga dilepas oleh ketua panitia LANGGAM, AA. Ngrh. Ardhian Bayu Septa saat parade LANGGAM Indonesia ke XXIV 2011 di Nusa Dua pada 2 Juli 2011

LANGGAM Indonesia ke XXIV 2011 berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 1-3 Juli. Acara ini diikuti oleh 7 kontestan dari berbagai kota di Indonesia dan puluhan kontestan perorangan. Tujuan dari acara ini menurut ketua panitia LANGGAM, AA. Ngrh. Ardhian Bayu Septa adalah untuk memajukan marching band di Bali pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Penampilan Marching Band Dunia Surga - Bali, yang terdiri dari praktisi Falun Gong, memukau ratusan penonton dalam dua kesempatan yang berbeda. Pawai yang berlangsung meriah di kawasan BTDC digelar pada 2 Juli. Pawai ini mengambil start di depan Bali Collection dan berakhir di Paninsula. Kemudian, pada 3 Juli Marching Band Dunia Surga tampil di dalam gedung GOR Lila Buana.

Penampilan Marching Band Dunia Surga memukau penonton


Pawai menyusuri pantai Nusa Dua


Klarifikasi fakta


Penampilan Marching Band praktisi Falun Dafa di dalam gedung GOR Lila Bhuana Denpasar


Para penonton menyaksikan penampilan praktisi Falun Dafa

Lagu-lagu yang dimainkan Marching Band Dunia Surga menyentuh hati para penonton. Salah seorang penonton berkomentar, "Saya merasa pasti marching band inilah yang akan menjadi juara satu, dari seragam, kerapian dan lagu yang dimainkan sangat bagus. Saya sangat senang mendengarnya." Tentunya bapak ini tidak tahu bahwa Marching Band Dunia Surga hanya tampil sebagai tamu kehormatan bukan untuk berlomba.

Melalui kegiatan publik tersebut, praktisi Falun Gong Bali berharap keindahan dan kebaikan Falun Dafa semakin dikenal oleh masyarakat Bali.