Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Menemukan Masalah - Menempuh Jalur Kultivasi Dengan Baik dan Meluruskan Diri Sendiri Setiap Saat

6 Jan. 2012 |   Oleh: praktisi Dafa daratan China, Yi Hong

Dari Konferensi Berbagi Pengalaman via Internet Kedelapan Untuk Praktisi di China


(Minghui.org) Pada permukaan terlihat seakan keadaan yang digambarkan di sini diakibatkan oleh kenyataan bahwa seorang rekan praktisi tidak dapat menahan siksaan, dan mengungkapkan nama saya kepada petugas, tetapi saya tahu itu adalah sebuah  masalah dalam kultivasi saya sendiri. Sebelum peristiwa ini, saya menderita insomnia selama dua tahun, dan saya melawan kekuatan jahat pada dimensi lain dalam waktu yang lama. Setiap malam, kekuatan jahat menyerang tubuh saya ketika saya tidur, dan saya harus bangun beberapa kali untuk memancarkan pikiran lurus untuk menangkal serangan agar dapat tidur. Hal ini telah melelahkan saya.

-- oleh: penulis --

Salam kepada Guru! Salam kepada rekan-rekan praktisi!

Berikut adalah ringkasan pengalaman kultivasi saya dalam tiga tahun terakhir. Ini menjelaskan bagaimana saya meluruskan diri sendiri, terus belajar Fa, menciptakan sebuah lingkungan baru, dan menempuh jalur kultivasi dengan baik.

1. Setelah Jatuh, Saya Bangkit Kembali untuk Maju

Sebelum Olimpiade tahun 2008, seorang rekan praktisi dianiaya dan mengungkapkan nama saya, saya kemudian ditangkap dan ditahan, tetapi setelah usaha bersama dari keluarga dan rekan-rekan praktisi, saya dilepaskan. Tetapi penyiksaan telah sangat mencederai tubuh saya. Rambut saya berubah menjadi kelabu dan kondisi tubuh saya memburuk.

Pada permukaan terlihat seakan hal ini diakibatkan oleh kenyataan bahwa seorang rekan praktisi tidak dapat menahan siksaan, dan mengungkapkan nama saya kepada petugas, tetapi saya tahu itu adalah sebuah  masalah dalam kultivasi saya sendiri. Sebelum peristiwa ini, saya menderita insomnia selama dua tahun, dan saya melawan kekuatan jahat pada dimensi lain dalam waktu yang lama. Setiap malam, kekuatan jahat menyerang tubuh saya ketika saya tidur, dan saya harus bangun beberapa kali untuk memancarkan pikiran lurus untuk menangkal serangan agar dapat tidur. Hal ini telah melelahkan saya.

Saya lelah setiap saat dan tidak dapat memahami mengapa. Saya merundingkan hal ini dengan rekan-rekan praktisi dan mereka memberikan banyak saran, tetapi saya tidak dapat menemukan solusi dari masalah tersebut. Saya cukup rajin dalam belajar Fa dan sering memancarkan pikiran lurus. Darimana masalah datang? Saya bingung. Saya berharap ada praktisi lain yang dapat menyediakan materi klarifikasi fakta, bukan hanya saya, tetapi karena berbagai masalah seperi kekurangan ketrampilan teknis atau lingkungan keluarga yang tidak mendukung, saya adalah satu-satunya pembuat materi klarifikasi. Karena jumlah materi yang dapat saya buat tidak mencukupi kebutuhan kami, rekan-rekan praktisi mengeluh bahwa saya tidak mengikuti kecepatan pelurusan Fa dan saya menghambat penyelamatan makhluk hidup.

Saya tertekan oleh kesalahpahaman mereka dan masalah saya dalam kultivasi, dan saya mulai marah pada mereka. Sementara itu, polisi mengikuti dan menangkap beberapa rekan praktisi, dan lebih banyak yang dilibatkan dan dianiaya. Saya adalah salah satu di antara mereka. Beberapa dikirim ke kamp-kamp kerja paksa, dan beberapa dibawa ke pusat pencucian otak. Kejahatan tampak merajalela. Selama penganiayaan, saya melihat bahwa mereka yang belajar Fa dengan baik dan memiliki pikiran lurus yang kuat tidak ditangkap, atau dapat pergi pada hari yang sama, tetapi saya ditahan selama lebih dari 2 bulan. Saya menyadari bahwa celah saya dalam kultivasi merupakan alasan bagi akibat yang berbeda. Tidak ada hubungannya dengan berapa banyak kesulitan yang telah ditanggung, berapa banyak materi yang telah dibuat, atau berapa lama telah berkultivasi.

Tetapi darimana datangnya masalah saya? Menghadapi kondisi kesehatan saya sekarang dan lingkungan yang sulit, saya merasa tak berdaya. Saya memperoleh Fa pada 1998. Sejak penganiayaan dimulai pada 1999, ini adalah ketiga kalinya saya merasa saya tidak dapat terus melangkah. Setiap waktu di masa lalu adalah rekan-rekan praktisi yang dianiaya, dan saya dapat melalui kesulitan ini dengan menjadi rajin. Tetapi sekarang, kekuatan fisik saya terkuras, sehingga muastahil untuk memecahkan masalah dengan menjadi rajin. Saya sangat khawatir, saya tidak tahu apakah saya dapat terus lanjut seperti ini. Saya berkata pada Guru, “Guru, pengikut Anda sudah melakukan yang terbaik, tetapi saya benar-benar lelah. Mungkin saya telah sampai pada akhir.”

Dalam sebuah mimpi malam itu, saya melihat Guru mengangkat saya pada tumit dengan seluruh keperkasaan beliau. Saya terhambat hanya oleh sebuah jaring longgar, tetapi saya tidak dapat naik satu inci pun karena saya sangat lelah. Ketika saya bangun, saya tidak dapat melupakan kejadian Guru mengangkat saya. Selama bertahun-tahun, selalu Guru yang mengangkat saya. Saya merasa seharusnya Guru yang merasa lelah, bukannya saya.

Saya mulai belajar Fa dengan tenang. Setelah saya mengantar putri saya ke sekolah, saya merenungkan kembali beberapa tahun terakhir. Saya bekerja sampingan, mempertahankan tempat materi, dan menghadapi segala jenis masalah. Masalah keuangan adalah yang utama sekarang. Pada saat itu saya berkata pada diri sendiri, ”Saya tidak seharusnya hidup seperti ini lagi. Saya membutuhkan sebuah pekerjaan tetap!” Saya menyadari bahwa jika saya mempunyai sebuah pekerjaan tetap, saya akan memiliki jaminan keuangan, menjadi lebih efisien dalam kultivasi dan dalam menyelamatkan makhluk hidup, dan hal itu akan menjadi jaminan bagi saya untuk menempuh jalur pelurusan Fa dengan baik pada tahap terakhir.

Saya pernah bekerja di distrik keuangan ketika penganiayaan sedang pada puncaknya. Atasan saya bekerjasama dengan Kantor 610 dan Divisi Keamanan Domestik, dan melecehkan saya terus-menerus. Saya tidak tahu bagaimana melenyapkan gangguan dengan kekuatan Fa. Saya berkata pada atasan, “Anda menggunakan pekerjaan untuk mengancam saya agar melepaskan Dafa. Meskipun saya harus bekerja keras, saya masih akan berlatih Falun Dafa!” Kemudian saya kehilangan pekerjaan saya, dan pernikahan saya juga berakhir. Pada 2003, saya mendirikan tempat produksi materi dengan uang kerja sambilan saya. Itu merupakan saat-saat yang sulit, dan bahkan saya tidak mampu membayar makanan yang paling sederhana sekalipun. Rekan-rekan praktisi melihat kesulitan saya dan membantu keuangan saya. Saya sedikitpun tidak menggunakan uang tersebut untuk diri sendiri, tetapi untuk tempat materi. Saya tidak memberi tahu rekan praktisi mengenai masalah ini. Orangtua saya membantu saya dengan beras dan tepung, tetapi mereka juga dalam kesulitan. Saya merasa saya harus memecahkan masalah keuangan ini.

Saya duduk di halaman rumah orang tua saya, mengumpulkan kekuatan saya. Saya merundingkan dengan ayah bagaimana untuk menemukan sebuah pekerjaan tetap. Setelah beberapa waktu, kakak laki-laki saya menemukan sebuah pekerjaan bagi saya, namun terletak ribuan kilometer jauhnya. Ayah menanyakan apakah saya mau pergi. Saya menjawab,”Ya.” Saya tidak mempunyai pilihan. Saya mengucapkan selamat tinggal secara online kepada rekan-rekan praktisi. Sebagian besar dari mereka menentang kepergian saya. Mereka berharap bahwa saya akan tinggal dan terus menjalankan tempat materi. Mereka berkata mereka akan membantu biaya hidup saya. Saya tidak menjawab, maupun memberi tahu mereka bahwa kondisi fisik saya tidak baik.

Saya menggunakan sebuah kereta pergi ke kota yang jauh, meninggalkan orang tua dan putri saya yang masih kecil. Saya merasa seperti seorang praktisi Tao yang membawa kitab suci dan berkelana di dunia. Saya telah menempuh perjalanan jauh, sekarang saya kembali berkelana.

Ketika saya tiba di tempat baru, segalanya tanpa diduga sangatlah mudah. Saya ditetapkan tinggal di pondokan dengan 3 kamar dan 1 ruang tamu. Akses internet disediakan. Rekan kerja bergurau bahwa tempat tinggal saya merupakan tempat tinggal staf kelas atas. Setelah saya duduk, saya menemukan pada dimensi lain makhluk hidup mengenakan kostum etnis mereka, sedang bernyanyi dan menari, menyambut kedatangan saya... oh, makhluk hidup tahu bahwa seorang praktisi Dafa berada di sini!

2. Belajar Fa, Mengultivasi Hati Saya, dan Meluruskan Diri Sendiri

Saya tinggal di tempat baru. Hidup saya damai dan pekerjaan bebas dari stress. Saya menggunakan banyak waktu dengan penuh perhatian belajar Fa, memancarkan pikiran lurus, dan membaca situs web Minghui (versi Mandarin dari kebijakanjernih.net) setiap hari. Saya mencari ke dalam. Saya menemukan bahwa saya telah menyimpang dari Fa selama beberapa waktu. Saya sibuk membuat materi dan hampir tidak punya waktu berkonsentrasi untuk mengasimilasi diri sendiri dengan Fa, jadi pemahaman saya terhadap Fa masih terhenti pada tingkatan kultivasi pribadi, yang tidak memenuhi permintaan Pelurusan Fa. Saya membuat banyak materi klarifikasi fakta untuk memberitakan kejahatan Partai Komunis China (PKC), tetapi hati bertempur, rasa jijik, dan benci bercampur di dalamnya.
Saya berangsur-angsur menyadari bahwa unsur jahat di dimensi lain mulai menghilang. Insomnia saya hilang, akhirnya saya dapat tidur nyenyak, dan energi serta kesehatan saya pulih. Saya berpikir mungkin itu berkat saya belajar Fa dengan baik.

Suatu hari, rekan kerja saya berkumpul dan meminta saya untuk datang. Kami makan dan menonton TV. Saya tidak dapat meninggalkannya, jadi saya menonton bersamanya sebentar. Tetapi saat itu telah larut malam, saya diserang oleh kejahatan di dimensi lain lagi dalam mimpi saya, dan keadaan seperti dulu kembali lagi. Saya tiba-tiba menyadari bahwa insomnia jangka panjang dan serangan tanpa ampun pada tubuh saya semua datang dari unsur jahat media manusia biasa!

Saya bangun dan menegakkan telapak tangan, membasmi semua setan busuk dan substansi hitam yang datang dari TV manusia biasa. Saya segera merasa udara tengah disedot keluar dari tubuh saya melalui hidung. Itu memerlukan beberapa waktu hingga keluar seluruhnya. Saya bahkan mendengar teriakan mereka pada saat keluar. Saya menyadari Guru telah mengatakan mengenai hal ini sejak dahulu, dan saya baru mengerti! Guru berkata dalam Zhuan Falun,

“Oleh karena itu lingkungan objektif yang ada sekarang ini, juga dengan serius mengganggu kita selaku praktisi Gong guna Xiulian menuju tingkat tinggi. Gambar bugil dipampangkan di situ, tergantung di tengah jalan besar, sekali mengangkat kepala juga sudah terlihat.”

Saya sulit memercayai bahwa insomnia jangka panjang saya berasal dari media manusia biasa! Saya mulai mencari masalah dari dalam, secara sistematis dan mendalam. Saya telah mulai suka membaca sejak kecil. Meskipun itu terlihat bermanfaat bagi manusia biasa, hal tersebut menjadi kesenjangan utama yang telah dimanfaatkan oleh kejahatan.

Secara bertahap saya mampu untuk melihat jelas bahwa tingkat manusia adalah berbalikan dengan Fa alam semesta. Kakak laki-laki saya mendaftarkan saya untuk ujian gelar profesional saya. Ketika saya mempersiapkan diri, saya melihat bahwa buku keuangan tidak bersih. Dulu saya berpikir bahwa dalam karir seperti ini Anda hanya perlu berurusan dengan angka-angka, maka ia seharusnya bersih, tetapi ketika saya belajar, substansi hitam dituangkan ke dalam tubuh saya. Saya berhenti belajar dan mengikuti ujian. Kakak laki-laki saya adalah seorang dosen, dan ia mulai menceramahi saya, “Saya tidak mengerti mengapa kamu berhenti belajar. Saya percaya bahwa sebuah gelar profesional hanyalah bermanfaat, itu adalah lambang kredibilitas kamu. Jika kamu tidak mempunyai gelar, siapa yang akan mengakuimu? Apakah kamu harus melepas segalanya untuk berkultivasi Kebuddhaan?” Saya menjawab, “Kultivasi memerlukan pemurnian, dan tujuan pemurnian adalah untuk bertanggungjawab kepada makhluk hidup. Buku tersebut kotor, tanpa kecuali. Saya mulai mengerti mengapa Sakyamuni meminta pengikutnya untuk berkultivasi dalam biara dan membaca mantra setiap hari. Itu adalah karena ia tidak dapat memecahkan masalah pengikutnya terkontaminasi dalam masyarakat manusia biasa dalam skala besar. Tetapi Dafa bisa. Bukan saya tidak boleh mengambil ujian gelar profesional. Hanyalah ia menghabiskan terlalu banyak tenaga dan upaya saya, dan saya harus membersihkan benda kotor yang saya pelajari dari ilmu pengetahuan setiap hari. Hal itu akan menyebabkan kesulitan yang lebih besar bagi Guru.” Kakak laki-laki saya bergumam,”Itulah penyebab mengapa Guru tidak pernah mengikuti perguruan tinggi...” Wah, kakak laki-laki saya memanggil-Nya Guru!

Saya benar-benar menyadari bahwa jauh lebih sulit untuk berkultivasi di tengah masyarakat manusia biasa. Seperti apa yang Guru katakan dalam ceramah baru-baru ini,

“Namun jalur ini sangatlah sempit, sebegitu sempitnya hingga anda harus berjalan dengan sangat lurus baru akan berhasil, baru dapat menyelamatkan manusia. Anda berjalan dengan sangat lurus, anda barulah tidak akan timbul masalah.” (“Apa yang Disebut Sebagai Pengikut Dafa”)

Sejak itu, saya tidak lagi menonton film manusia biasa atau membaca buku mereka. Ketika saya tidak sengaja mendengar atau melihat sesuatu, saya segera memancarkan pikiran lurus memberantas unsur jahat di belakangnya. Dan ketika saya pulang ke rumah, saya berkonsentrasi memberantas unsur-unsur menyimpang yang telah saya lihat atau dengar selama hari itu.

Selain kultivasi dan menyelamatkan makhluk hidup, tidak ada hal yang membuat saya terikat di masyarakat manusia biasa. Saya terkadang merasa kesepian, seperti ketika saya melihat orang lain berkumpul untuk berlibur. Saya akan membaca Fa dan membuat serta mengirimkan materi klarifikasi. Saya baru berumur 30-an dan saya telah berkultivasi selama 12 tahun. Kultivasi adalah sulit dan sepi, tetapi kebahagiaan memperoleh Fa melampaui kata-kata.

Suatu hari ketika saya sedang membaca Zhuan Falun, saya membaca apa yang Guru katakan,

“Karena dia tidak tahu dingin, maka pada musim dingin dia dapat bertelanjang kaki berjalan di lantai bersalju, berpakaian tipis, sehingga kakinya beku membentuk luka yang menganga lebar mengeluarkan darah. Karena dia tidak tahu kotor, tinja juga dimakan, air kencing juga diminum. Dahulu saya pernah tahu ada orang semacam ini, gumpalan kotoran kuda yang telah keras membeku, digerogoti dengan sangat nikmat, dia dapat mengalami penderitaan yang tidak sanggup ditanggung orang biasa saat dalam keadaan sadar. Anda bayangkan dengan menjadi gila ini, betapa besar kesengsaraan yang dia alami, tentu saja acap kali dia memiliki kemampuan Gong.”

Saya tertawa terbahak-bahak. Saya merasa Guru sedang duduk di depan saya, mengajarkan saya persyaratan alam tingkatan tersebut menggunakan deskripsi yang paling jelas dan akurat, disamping sangat mendalam. Substansi di belakang kesepian saya hilang.

3. Menggunakan Uang Untuk Menyelamatkan Makhluk Hidup

Setelah pekerjaan saya stabil, saya mendengar mengenai proyek yang menggunakan ponsel untuk mengklarifikasi fakta penganiayaan. Pada saat itu, seorang atasan menanyakan saya ingin dibayar berapa. Saya benar-benar belum memikirkan hal tersebut. Tetapi saya lalu mempertimbangkan, “Selama bertahun-tahun melakukan pekerjaan sambilan, saya hanya mendapatkan beberapa ratus tiap bulan. Saya akan puas dengan 2000 yuan setiap bulan.”

Ternyata, suatu hari atasan berkata, “Gaji akhir Anda belum ditentukan. Kami akan memberikan Anda 2ooo untuk sementara.” Saya sangat terkejut. Bagaimana saya mendapatkan 2000 dengan begitu mudah? Guru pasti telah membantu saya.

Sekarang setelah saya mempunyai uang, saya membeli kartu ponsel dan mulai mengklarifikasi fakta dengan ponsel. Akhirnya saya menyadari bahwa 2000 yuan setiap bulan sesungguhnya tidak cukup. Setelah membeli kartu ponsel saya tidak mempunyai sisa uang banyak. Saya berkata pada diri sendiri, ”Sangat baik bila saya bisa mendapatkan 500 lagi.”

Beberapa waktu kemudian, atasan mencari saya dan berkata akan menambahkan 500 lagi untuk gaji saya.

Setelah mendengar hal ini, saya tertawa dan berpikir,”Mengapa saya mendapatkan seberapapun yang saya pikir? Apakah benar-benar saya dapat memutuskan hal tersebut? Bagaimana mungkin? Saya tidak memiliki pendidikan tinggi atau sebuah gelar profesional.” Lalu saya berpikir, ”Apakah pikiran ini benar? Apakah sesuai dengan Fa?” Pada bagian “Sifat Iri Hati” dalam Zhuan Falun, Guru berkata,

“Ditinjau dari perspektif kehidupan yang lebih tinggi, perkembangan masyarakat umat manusia tidak lebih hanya berkembang mengikuti hukum perkembangan yang ditentukan khusus, oleh karena itu apa yang dikerjakan seseorang sepanjang hidupnya, bukanlah diatur mengikuti kemampuan yang anda miliki. Dalam agama Buddha menyinggung tentang pembalasan karma yang bergilir, dia mengatur berdasarkan karma anda, betapapun besar kemampuan anda, jika anda tidak memiliki De, mungkin dalam seluruh kehidupan anda tidak akan punya apa pun. Anda melihat dia apa pun tidak mampu, namun dia memiliki De yang besar, dia akan jadi pejabat tinggi, jadi kaya raya.”

Saya berpikir bahwa mungkin pekerjaan ini adalah untuk membantu saya menyelamatkan makhluk hidup dan menyelamatkan kehidupan dalam sistem kosmik yang berhubungan dengan saya. Lalu berapa gaji yang harus saya tetapkan? Pada akhirnya saya menetapkannya pada 3000.

Tidak beberapa lama kemudian, sebuah keputusan akhir ditetapkan dan itu adalah 3000. Atasan berkata, “Jumlah ini ditentukan setelah beberapa rapat atasan.” Saya tertawa pada diri sendiri. Saya tahu bahwa hal itu diakibatkan oleh fakta bahwa Xinxing dan pemahaman saya atas pelurusan Fa tidak segera mencapai tingkat itu. Guru berbicara tentang ‘rupa terwujud dari hati’ dan itu direfleksikan kepada saya seperti itu!

Sekarang, karena kapasitas xinxing saya sudah meningkat, gaji bulanan saya telah melebihi 6000. Cara saya dalam menggunakan ponsel untuk mengklarifikasi fakta juga telah matang, dengan sebuah ponsel canggih dan dua ponsel MTK, segalanya berjalan dengan baik. Saya juga dapat menjangkau area yang lebih luas. Saya menjangkau baik kota-kota di perbatasan dan kota-kota yang lebih di tengah negeri, dan saya menjangkau orang-orang di sekitar saya maupun orang-orang dengan nomor acak. Saya mengirimkan SMS, MMS, rekaman audio, dan lain-lain. Isinya juga semakin beragam seiring pelurusan Fa berlanjut. Saya kembali dengan semangat berjalan di jalur penyelamatan makhluk hidup dalam masa pelurusan Fa. Namun, saya juga melihat bahwa peningkatan di sisi ekonomi saya dan menjadi lebih kaya adalah sebuah ujian baru bagi saya.

Suatu kali, saya membelikan putri saya sebuah syal seharga 100 yuan ketika saya pulang ke rumah setelah pergi lama. Putri saya sangat senang dan memakainya ke rumah orang tua saya. Ayah saya melihatnya dan bertanya pada saya, ”Sangat mahal?” Saya dengan tanpa pikir menjawab, ”Benar, lebih dari 100.” Ayah saya terdiam dan lalu berkata pada saya dengan nada serius, ”Ketika kamu mempunyai uang, kamu harus belajar untuk mengaturnya dan menggunakan setiap sen dengan bijak!” Ucapan ayah mengena keras pada diri saya. Saya mengetahui arti sesungguhnya di belakang kalimat tersebut. Semua benda yang saya peroleh sesungguhnya bukanlah milik saya. Seluruh makhluk hidup sedang melihat bagaimana saya menggunakan uang ini dan menanti agar dipergunakan dengan baik.

Saya ingat selama saat terburuk ketika rejim komunis China menganiaya Falun Gong, untuk sesaat saya bekerja di sebuah tempat pembuatan materi klarifikasi. Musim panas itu, seorang praktisi mengeluarkan 8 yuan dan membelikan saya sebuah baju yang terbuat dari kapas sintetik. Saya menggunakannya sepanjang musim panas. Karena semua orang melakukan hal yang sama, saya tidak merasa buruk. Lalu, saya kembali ke rumah dan mendapatkan sebuah pekerjaan. Sekali sebelum wawancara, saya membeli baju seharga 200 yuan, karena saya tidak ingin terlihat miskin. Ketika saya membawa baju baru saya keluar dari toko, tiba-tiba saya melihat sebuah baju yang persis sama dengan baju seharga 8 yuan yang dibelikan oleh rekan praktisi di bawah pohon di depan saya. Saya merasa sesuatu menusuk hati saya. Saya tahu alasan Guru ingin saya melihatnya. Saya ingat kondisi baik saya ketika saya berada di tempat materi dan kemudian pikiran manusia yang muncul setelah saya kembali ke dunia manusia biasa. Saya sedang menjauh dari keadaan yang sakral.

Saya menangis. Momen itu tercetak dalam di ingatan saya. Dalam beberapa tahun selanjutnya, saya kembali menjalankan tempat pembuatan materi. Saya tidak pernah mengambil 1 sen darinya, dan bahkan uang yang diberikan oleh rekan-rekan praktisi, saya tidak menyentuhnya. Orang tua saya memberikan saya sejumlah uang untuk mendukung saya, dan saya mencoba untuk menabungnya sebanyak mungkin dan menggunakannya untuk membuat materi. Suatu hari ketika ibu saya memberikan saya uang, ia berkata,”Nak, meskipun dalam beberapa tahun ini, saya telah menderita dan ketakutan karenamu, dan saya sering kali marah padamu, untuk beberapa alasan saya masih ingin memberikan kamu uang. Ayahmu berkata bahwa hidup ibu cukup menyedihkan, karena ibu mengendarai sepeda roda tiga ke pasar untuk menjual sayur mayur hanya untuk memberikanmu uang. Tetapi tidak ada dari kalian yang tahu, betapa bahagia diri ibu setelah memberikanmu uang setiap kali.”

Saya mengerti bahwa Guru sedang memberi tahu saya melalui ucapan ibu saya bahwa setiap sen di tempat materi adalah hasil tabungan semua praktisi dan adalah harapan bagi makhluk hidup! Saya harus menghargai setiap sen seperti saya menghargai bantuan ibu saya.

Saya dianiaya pada tahun 2008, sebelum olimpiade, oleh PKC jahat. Saya diselamatkan oleh rekan-rekan praktisi dan keluarga saya. Saat kami membuka pintu, ibu saya sangat takut. CD dan materi-materi ditumpuk di tengah ruangan. Hal ini sangat jelas bahwa polisi telah datang lagi secara diam-diam ke rumah kami, dan mereka menunjukkan saya bahwa mereka telah menemukan materi-materi dan buku-buku, tetapi mereka tidak menyentuhnya. Saya lebih terkejut ketika 1000 yuan yang semula diambil oleh polisi, dikembalikan ke tempat saya menyembunyikannya. Polisi telah menanyakan saya sebelumnya apakah saya mempunyai tabungan.  Saya memberi tahu mereka bahwa saya tidak mempunyai sesen pun yang merupakan milik saya. Tetapi polisi mengambil 60.000 yuan dari rumah praktisi lain yang ditahan  bersama saya. Mereka juga mengambil sertifikat deposito milik praktisi lain dan tidak akan mengembalikannya meskipun ia setiap hari memintanya. Saya tidak tahu alasan untuk semuanya, tetapi pengalaman saya telah mengajarkan bahwa dalam masa pelurusan Fa ini, adalah sangat krusial bahwa praktisi Dafa menggunakan uang dengan benar. Jika kita dapat dengan sungguh-sungguh melepaskan semua yang bukan milik kita, lalu saya pikir kejahatan tidak akan berani untuk menyentuh bahkan satu sen pun uang seorang pengikut Dafa.

Saat ini saya bekerja sebagai seorang akuntan. Beban kerja saya ringan dan saya dapat menyelesaikan pekerjaan sebulan dalam 1 minggu. Saya menggunakan sisa waktu untuk melakukan pekerjaan Dafa dan menyelamatkan makhluk hidup. Yang lebih baik ialah saya mempunyai 5 bulan liburan yang dibayar setiap tahun, dan dengan demikian saya mempunyai banyak waktu untuk kembali ke kampung halaman dan menyelamatkan makhluk hidup di sana bersama praktisi setempat. Saya tahu bahwa semua ini diberikan oleh Guru dan adalah untuk menyelamatkan makhluk hidup. Hal ini tidak dapat diterima apabila saya tidak melakukan dengan baik.

Setiap hari saya melangkah di atas jalur kultivasi saya, seperti saya sedang berlomba dengan waktu. Saya merasa bahwa waktu tidak cukup dan saya tidak menyelamatkan cukup banyak orang.

4.  Penutup

Akhir kata, saya hendak mengingatkan kembali apa yang baru-baru ini Guru katakan dalam “Apa yang Disebut Sebagai Pengikut Dafa,”

“Hal-hal yang menyangkut penyelamatan makhluk hidup dan klarifikasi fakta, banyak orang tidak melakukannya secara mendalam, berbicara dua patah kata dengan seseorang, terserah mau dengar atau tidak, jika tidak mau dengar biar saja, cari lagi orang lain. Melakukan hal apa pun harus ada permulaan ada kesudahan, lakukanlah dengan baik, menyelamatkan manusia harus berhasil menyelamatkannya. Yang terletak di hadapan anda, tidak ada pilihan, bila dalam menyelamatkan manusia anda bersikap memilih, itu adalah salah. Asalkan orang yang anda temui, semua harus anda selamatkan, tak peduli statusnya apa -- tingkatannya apa, tak peduli dia adalah presiden atau pengemis. Dalam pandangan mata Dewa, kehidupan adalah sederajat, tingkatan adalah pembagian yang digariskan oleh masyarakat manusia. Saya harap antarpengikut Dafa dapat seperti dulu, seperti pada awalnya kalian memperoleh Fa begitu gigih maju. Dahulu dalam agama Buddha ada sebuah ungkapan, artinya sejak awal hingga akhir selalu sama seperti pada awalnya, dengan demikian anda pasti mencapai kesempurnaan.”

Saya berterima kasih kepada Guru agung kita atas karunia Buddha yang tak terhingga dan penyelamatan belas kasih-Nya. Saya merasa sangat terhormat dapat mengikuti Guru dalam pelurusan Fa dan menyelamatkan makhluk hidup selama masa yang khusus ini. Dalam bagian terakhir dari jalan pelurusan Fa, saya akan terus berjalan di atasnya dan saya akan mengklarifikasi fakta penganiayaan dan menyelamatkan makhluk hidup dengan lebih menyeluruh.

Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan praktisi, makhluk hidup, dan keluarga saya atas dukungan terus-menerus selama masa-masa sulit ini. Saya berharap bahwa mereka semua akan terselamatkan oleh Dafa dan kembali ke rumah bersama Guru!

Terima kasih Guru! Terima kasih rekan-rekan praktisi! Heshi!

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/11/12/明慧法会--问题出在哪里--249113.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/11/29/129758.html