Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Memakai Orang yang Latihan Falun Gong Hati Bisa Merasa Tenang

9 Okt. 2012 |   Oleh praktisi Falun Gong daratan China

(Minghui.org) Satu hari pada tahun 1996 kelihatan seperti hari biasa, saya mempunyai jodoh mendapatkan Falun Dafa, sejak itu kehidupan saya terjadi perubahan drastis.

1. Perubahan pada tubuh

Saya sejak anak-anak sering sakit kepala, kepala mati rasa, sakit ini waktu kecil dibiarkan saja, juga tidak memberitahukan orang tua, setelah dewasa kepala sering sakit, kulit kepala mati rasa, mudah pingsan, juga tidak tahu penyebabnya, pernah saya naik sepeda ke pantai, di perjalanan pulang rumah ditabrak sepeda motor, badan saya jatuh, kepala terbentuk jalan, seorang supir membawa saya ke rumah sakit, kemudian dirontgen, baru tahu di dalam otak terdapat tumor, tumor ini yang selalu menekan syaraf otak dan membuat sakit kepala serta mati rasa di kepala. Setelah pemeriksaan tidak bermasalah, kata dokter tumor ini tidak besar dan tidak kecil, juga tidak bisa dioperasi, kemudian saya pergi lagi ke rumah sakit yang mempunyai teknologi pisau Gamma yang terkenal. Kesimpulan dokter: Tidak bisa disembuhkan, hanya bisa menunggu tumor tersebut tumbuh besar, menjadi lebih parah, dengan kata lain ke kegagalan lebih tinggi dari pada keberhasilan, susah disembuhkan. Setelah ini kondisi keluarga menjadi luar biasa kacau balau, ibu hanya mempunyai saya seorang anak perempuan, sekeluarga mengungkapkan rasa sakit seperti hati dan daging mereka terpotong, takut kehilangan anak yang telah dibesarkan susah payah, kegembiraan keluarga pada waktu lampau telah menghilang, air mata dan rasa ketakutan, rasa tidak tenang menyiksa kami sekeluarga, saya malah telah menulis surat wasiat kepada suami.

Tidak lama kemudian ada orang yang merekomendasikan saya Falun Dafa, minggu kedua setelah memperoleh Fa, suatu hari sewaktu mendengar ceramah Guru, kepala sakit sampai tidak bisa mendengar ceramah, berguling guling di lantai, dengan susah payah baru merangkak ke atas ranjang, kemudian pada suatu malam saya bermimpi, bermimpi seekor ular kecil mengejar saya, begitu ular tersebut mau menggigit saya, tiba-tiba dihalangi oleh sebuah Falun, dan pada pukulan pertama, ular kecil tersebut mati, mimpi ini begitu jelas dan nyata, hingga sekarang pun masih teringat  jelas mimpi ini.

Kemudian penyakit sakit kepala dan rasa mati rasa di kepala saya sembuh, Guru lah yang membantu saya mengangkat Futi, memurnikan tubuh saya, sejak itu bukan hanya sakit kepala telah sembuh,  jalan kaki seperti ada yang mendorong, tubuh terasa sangat ringan.

2. Perubahan dalam hubungan sesama teman kerja

Sebelum memperoleh Fa, saya seorang yang semata-mata berusaha demi keuntungan, orang yang suka bersaing dan suka bertengkar, tidak pernah takut berkelahi, iri hati, selalu ingin menang, selalu ingin mencari keuntungan yang lebih besar, tidak mau menurut, tidak sabaran, tidak mau mengalah, temparamen yang relatif kuat, sehingga hubungan dengan teman kerja tidak baik, khususnya dengan teman kerja perempuan, kemanapun banyak musuh, hanya punya sedikit teman. Setelah memperoleh Fa, saya bertindak menurut 3 kata Guru “Sejati, Baik, Sabar,” ketika menghadapi masalah mencari penyebabnya dari diri sendiri, terlebih dahulu mencari kesalahan sendiri, bertoleransi terhadap orang lain, memahami orang lain dengan memandang masalah dari sisi lawan, sejak itu tidak lagi bertengkar, tidak lagi berebut dengan orang lain, pelan-pelan teman sekerja yang dulu tidak bicara dengan saya sekarang menjadi teman baik, dalam kehidupan sewaktu mereka menghadapi kesulitan, kebingungan, mereka ingin menceritakan kepada saya, saya menjadi teman akrab dengan seluruh teman kerja perempuan.

3. Perubahan dari segi pekerjaan

Sebelum memperoleh Fa, untuk mendapat pekerjaan yang baik, orang tua saya minta bantuan orang melalui jalan belakang, mengatur saya masuk ke bagian yang baik, untuk bisa masuk ke bagian kantor, saya menggunakan segala cara dengan tidak ragu-ragu menyogok demi mencapai tujuan, tetapi mendapat kerja yang baik, tidak mendapat kebahagiaan seperti yang saya bayangkan, tanpa sadar saya selalu berjuang menuju kehidupan bahagia dengan tidak pernah merasa kecukupan, membuat tubuh dan pikiran sendiri menjadi lelah. Setelah memperoleh Fa, saya mengerti dari Fa, harus menjadi seorang baik dimana pun berada, pimpinan mengatur saya kerja dimana pun, saya harus menyelesaikan pekerjaan dengan hati-hati dan sungguh-sungguh, semua hal harus mengikuti keadaan secara wajar, tidak menggunakan cara yang tidak benar untuk bersaing dan berebut. Saya juga telah mengerti ketidakbahagiaan orang disebabkan karma dari hutang diri sendiri, jangan menyalahkan langit dan orang lain, sudah mengerti prinsip Fa ini, hati saya menjadi ringan, sejak itu saya tidak lagi merebut pekerjaan di bagian yang baik, pimpinan menugaskan pekerjaan apapun saya tidak keberatan, sewaktu kerja di kantor, saya sendiri memegang 4 pekerjaan yaitu hubungan industri dengan pekerja, rekening kas, manajemen komputer, manajemen dokumen, selama bekerja tidak mengeluh susah, tidak mengeluh lelah, tidak menguntungkan diri sendiri, secara terbuka dan penuh martabat, secara bersih dan jelas, pembayaran gaji setiap bulan tidak pernah selisih satu sen pun, melihat keseriusan saya dalam pekerjaan, teman kerja memuji saya sebagai seorang pengurus kantor yang baik.

Gaji bonus yang diturunkan dari atas, kadang-kadang karena pimpinan tidak ada atau tidak langsung dibayarkan ke karyawan, disimpan di bank dan berhubung angkanya relatif besar, biasanya beberapa hari saja bunganya bisa mencapai ratusan yuan, di pandangan orang lain, uang dari bunga ini ditarik keluar untuk membeli makanan dan minuman atau dipakai untuk diri sendiri adalah hal yang normal, tapi saya tidak pernah menyentuh satu sen pun uang dari bunga ini, semua dikembalikan kepada pimpinan, sewaktu saya bekerja, uang kas tidak pernah saya ambil satu sen pun dan catatan keuangan tidak pernah ada selisih satu sen pun, pimpinan sering mengatakan dengan puas hati: Memakai orang yang latihan Falun Gong hati bisa merasa tenang.

4. Perubahan dalam keluarga

Watak saya tidak sabar, cepat marah, mendidik anak tidak sampai 3 kata sudah naik darah, langsung memukul, memarahi anak saya tidak maju-maju, anak laki saya sewaktu kecil pernah saya pukul dengan batang besi, pernah sekali saya marah dan memukul sampai sebatang bambu putus, membuat anak yang masih kecil mengalami luka dalam pada lubuk hatinya. Melalui berkali kali mempelajari bagian ceramah Guru ini: “Ada orang yang mengurus anak juga naik pitam, sampai ribut besar, anda mengurus anak juga tidak perlu seperti itu, anda sendiri jangan sampai benar-benar marah, anda perlu lebih rasional mendidik anak, baru benar-benar dapat mendidik anak dengan baik. Bila urusan kecil saja tidak dapat diatasi lalu marah-marah, bagaimana masih ingin tumbuh Gong?” (Zhuan Falun “Ceramah IX”)

Sejak itu saya tidak lagi memukul anak, sewaktu menghadapi masalah, membujuk dan mendidik, dengan sabar memandu anak saya, belajar Fa bersama anak, supaya sejak kecil anak saya bisa menjadi orang baik berdasarkan “Sejati, Baik, Sabar.” Sebelumnya anak saya egois, suka bermain,  kecanduan main internet, dengan semaunya sendiri, tidak sabar, setelah belajar Fa bersama anak, anak saya menuntut diri sendiri dengan ketat berdasarkan dengan Fa, di sekolah tidak berkelahi dengan teman sekolah, menghadapi masalah selalu sabar dan mengalah, di rumah hormat kepada yang lebih tua dan mempunyai sopan santun, dulu belajarnya tidak baik, setelah belajar Fa, di kelas mendengar pelajaran dengan sungguh-sungguh, pulang ke rumah mengerjakan PR dulu, tidak rakus bermain, tidak tergila-gila main game komputer, sekarag sudah SMA, di dalam ulangan 9 mata pelajaran mendapatkan nilai A, juara 1 di kelas. guru kelas dan teman sekelas menyukai dia. Melihat perubahan anak saya, sanak keluarga bertanya: Anda menggunakan cara apa mendidik anak, membuat perubahan begitu besar, menjadi sangat baik? Saya ketawa dan memberitahukan mereka: “Mengajak anak belajar Dafa, dia sendiri akan belajar dengan baik, mengendalikan diri sendiri, tidak usah orang lain mendidiknya, Ini adalah rahasia saya mendidik anak.”

Kakek dan nenek saya adalah orang desa, hidup susah dan tidak pernah hidup dengan baik, saya lihat sendiri dan merasa sakit dalam hati, selain memberikan mereka uang pensiun, setiap kali pulang rumah saya memberikan mereka uang, ke super market membeli makanan dan keperluan sehari hari, membeli beras dan mie untuk setengah tahun, setiap kali begitu masuk rumah selalau dimarahi, mengatakan saya beli begitu banyak, menghamburkan uang, tidak tahu cara hidup yang baik. Awalnya hati saya merasa sangat tidak nyaman, air mata hampir keluar, dalam hati berpikir saya membeli barang kepada kalian, tapi kenapa saya dimarahi, hati menjadi tidak seimbang, dan merasa tidak nyaman. Setelah terus menerus mempelajari Fa, pelan-pelan memahami mereka dengan memandang dari sisi mereka, mereka juga berbaik hati, mereka lebih baik tidak minum tidak makan, lebih baik menderita sendiri dari pada membuat kami mengeluarkan uang, takut kami tidak bisa hidup dengan baik, benar-benar kasihan pikiran orang tua. Sekarang nenek sudah meninggal, hanya tinggal kakek sendiri, kami melayani setiap hari, tidak membantah dia,  memahami dia, sebisa mungkin membuat kehidupannya lebih bahagia.

Ini adalah perubahan saya setelah belajar Falun Dafa, dari pengalaman sendiri ini, saya merasakan sedalam dalamnya keindahan dari kultivasi Falun Dafa, Dafa merubah saya sedikit demi sedikit, memberikan saya kesehatan tubuh dan kehidupan yang kokoh. Kata Guru: “Kami juga telah mengatakan, sekiranya kita setiap orang selalu berkultivasi ke dalam, setiap orang selalu mencari dari aspek Xinxing sendiri, mencari sendiri sebab dari suatu kekurangan, agar lain kali dapat melakukan dengan baik, sebelum berbuat sesuatu terlebih dahulu mempertimbangkan kepentingan orang lain. Dengan demikian masyarakat umat manusia tentu juga akan berubah baik, moraritas juga akan kembali meningkat, peradaban spiritual tentu juga berubah baik, kondisi keamanan tentu juga berubah baik, boleh jadi malah tanpa polisi lagi. Tidak perlu ada yang mengatur, setiap orang mengurus diri sendiri, mencari kedalam hati sendiri, menurut anda bukankah ini sangat baik? Anda tahu bahwa dewasa ini hukum sudah makin sehat dan makin sempurna, namum mengapa masih ada yang berbuat kejahatan? Ada hukum mengapa tidak dipatuhi? Semata-mata karena anda tidak dapat mengatur hatinya, ketika tidak terlihat, mereka masih akan berbuat kejahatan. Jika setiap orang selalu berkultivasi ke dalam lubuk hati, hasilnya akan sama sekali berlainan. Juga tidak perlu sampai anda membela seseorang dari perlakuan tidak adil”. (Zhuan Falun “Ceramah IX”)

Sungguh, jika semua orang mengurus diri sendiri menjadi orang baik, jika anda menghormati saya, saya mengalah, maka dunia ini menjadi amat indah. Saat ini Falun Gong di China dianiaya dengan illegal, praktisi Dafa juga sedang dianiaya, mereka ini adalah sekumpulan orang-orang yang baik, orang-orang yang berbuat baik, saya mengharap orang di seluruh dunia memperhatikan Falun Gong, mengetahui penganiayan ini, mengerti fakta kebenaran, membersihkan kembali nama baik Falun Dafa.

Saya membuktikan dengan pengalaman saya sendiri: Sejati, Baik, Sabar baik, Falun Dafa baik, Falun Dafa adalah Fa ortodoks.

Terima kasih Guru!

Terima kasih Falun Dafa!


Chinese version click here