Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Petani Zhou Gongqing, 60 Tahun, dari Kota Donggang, Provinsi Liaoning, Dijatuhi Hukuman Penjara Secara Ilegal

2 Nov. 2012 |   Oleh: koresponden dari Provinsi Liaoning, China


(Minghui.org) Para petugas dari Kantor 610 Kota Donggang, Provinsi Liaoning, bersama dengan departemen penegak hukum (polisi, kejaksaan, dan sistem pengadilan) secara ilegal mengadili seorang petani tua yang berumur 60 tahun, seorang praktisi Falun Gong, Zhou Gongqing (wanita) pada 30 Agustus 2012. Pengadilan sama sekali tidak menghiraukan pengacara dari Beijing yang mengajukan pembelaan tidak bersalah bagi wanita tua tersebut. Setelah penangguhan pengadilan selama seminggu, Zhou Gongqing secara ilegal dijatuhi hukuman 3 tahun dan 6 bulan penjara, sekarang ditahan secara ilegal di Pusat Penahanan Dandong.

Perincian mengenai kasus Zhou Gongqing:

Zhou Gongqing, wanita, berumur 60 tahun, lahir pada 26 Maret 1952 di Kota Donggang, Kecamatan Majiadian. Dia adalah seorang petani.

Zhou dan praktisi Falun Gong Sun Xiuhua serta Xiu Guixiang sedang menjelaskan fakta kebenaran Falun Gong kepada orang-orang pada 14 April 2012, ketika mereka ditangkap oleh petugas dari Kantor Polisi Majiadian. Ini terjadi karena perbuatan seorang penjahat, Jie Wei (sebelumnya dikenal sebagai Jie Guijun), warga desa dari Xingtaidong, Desa Shuang-shan-xi di Kecamatan Majiadian, yang melaporkan mereka kepada polisi. Malam itu mereka ditahan di Pusat Penahanan Dandong. Saat di dalam tahanan, petugas Sun Defang, Cheng Renpeng, Wang Quankang, Qi Ziyi, dan lainnya menggunakan cara-cara penyiksaan untuk menggali pengakuan dari tiga praktisi tersebut. Pada 13 Mei, Sun Xiuhua dan Xiu Guixiang secara ilegal dijatuhi hukuman kamp kerja paksa selama 1 tahun dan 3 bulan oleh Biro Keamanan Umum dan Komite Kerja Paksa di Kota Donggang.

Pada 9 Mei 2012, Wang Shangqing, kepala Biro Keamanan Umum, memerintahkan kantor kejaksaan di Kota Donggang untuk menangkap Zhou Gongqing dengan tuduhan “Diduga telah merusak penegakan hukum nasional.”

Keluarga Zhou menyewa seorang pengacara dari Beijing untuk membelanya. Pengacara tersebut pertama-tama menemui Zhou di pusat penahanan. Pengacara memperhatikan bahwa dia tidak dapat melihat atau mendengar dengan jelas, dan dia menderita tekanan darah tinggi. Jadi mereka tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Kedua kali pengacara pergi ke sana, anggota keluarga Zhou memberi kacamata, jadi dia dapat melihat dengan lebih baik, namun pendengarannya tetap buruk.

Anggota keluarga pergi ke Kantor Polisi Majiadian untuk mencari info tentang Zhou dan diberitahu bahwa, “Ibu kalian ada di dalam (pusat penahan). Dia tidak berkelakuan baik karena tidak berkata apa-apa.” Petugas polisi Sun Defang, Cheng Renpeng, Qi Ziyi, Wang Quankang dan lainnya menggunakan cara penyiksaan untuk menggali pengakuan dari ketiga praktisi Falun Gong. Namun, pada catatan yang disebut “Catatan Pengakuan”, tidak ada tanda-tangan dari salah satu diantara praktisi ini. Hal ini memberi kesan bahwa ketiga praktisi menolak untuk menandatanganinya.

Para petugas dari Biro Keamanan Umum di Kota Donggang menggunakan cara-cara ilegal dan interogasi untuk mendapatkan transkrip rekayasa ilegal agar mereka dapat mengirim Sun Xiuhua dan Xiu Guixiang ke kamp kerja paksa. Tanggal persidangan Zhou juga ditetapkan pada 23 Agustus.

Kerabat Zhou mengundang banyak penduduk setempat untuk menghadiri persidangan pada 23 Agustus 2012, melihat siapa yang melanggar hukum, namun Pengadilan Donggang sengaja menghindarinya dengan menunda sidang hingga 30 Agustus.

Ketua hakim dalam persidangan Zhou adalah Liu Wenguo, yang banyak terlibat dalam penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong. Ketika pengacara berusaha untuk membela Zhou, dia berulangkali dan dengan cara-cara yang tidak dapat dibenarkan menginterupsi pengacara. Akhirnya dia menyatakan persidangan “dihenti sementara.”

Di dalam ruang pengadilan, anggota keluarga Zhou bisa melihat bahwa dia dianiaya hingga tidak bisa melihat ataupun mendengar. Zhou sekarang secara ilegal ditahan di Pusat Penahanan Dandong. Keluarga tidak diperbolehkan untuk mengunjunginya.

Pada 23 Desember 2004, Zhou Gongqing ditangkap oleh petugas dari Kantor Polisi Majiadian. Dia dibawa ke Kamp Kerja Paksa Masanjia di Kota Shenyang, dimana dia dipenjara selama 2 tahun. Pada saat itu, mereka yang terlibat dalam penganiayaan dan penyiksaannya adalah Huang Baoheng, kepala kantor Ketertiban dan Perlindungan Umum di Desa Shuang-shan-xi, Kecamatan Majiadian dan sekertaris Partai Komunis China (PKC) cabang desa, Lin Qinggan.

Orang-orang yang terlibat dalam penganiayaan ini:

Kantor Keamanan Umum Majiadian di Kota Donggang :
Sui Hucheng, kepala: 7914999, 13942537286, 667544
Song Shanming, instruktur politik: 7925777, 13942586521, 731791
Tian Shulin, wakil kepala: 7922699, 15941509898, 657131
Xiaoronghua, petugas polisi: 7922266, 13941527127, 657055
Zhang Tianmin, petugas polisi: 7922266, 15941505088, 656873
Sun Defang, petugas polisi: 7922266, 15114181516
Cheng Renpeng, petugas polisi : 7922266, 15942527801, 731760
Wang Quankang, petugas polisi: 7922266, 13029216666
Qi Ziyi, petugas polisi: 7922266, 15842579997, 731762
Jie Wei, sebelumnya dikenal sebagai Jie Guijun, 15941511481

Chinese version click here
English version click here