Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Insinyur Huang Jiazhen dari Biro Kehutanan Kota Hunchun di Provinsi Jilin Ditahan Secara Rahasia di Tempat Terpencil Setelah Divonis Empat Tahun

13 Feb. 2012 |   Oleh: koresponden Minghui dari Provinsi Jilin, China


Nama: Huang Jiazhen (黄家珍)
Jenis Kelamin: Perempuan
Umur: 40 tahun
Alamat: Yanbian, Provinsi Jilin
Pekerjaan: Insinyur pada Biro Kehutanan Hunchun Jilin
Tanggal Penangkapan Terakhir: 26 Juli 2011
Tempat Penahanan Terakhir: Bekas Pusat Penahanan Biro Kehutanan Kabupaten Wangqing (原汪清县林业局看守所)
Kota: Yanbian
Provinsi: Jilin
Penganiayaan yang dialami: Setruman listrik, kerja paksa, hukuman ilegal, digantung, penyiksaan, diberi makan secara paksa, pelecehan, pengekangan fisik, penahanan, penggeledahan rumah

(Minghui.org) Huang Jiazhen, seorang insinyur di Biro Kehutanan Hunchun, Kota Yanbian, Provinsi Jilin, belum lama ini telah dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Yang terakhir korban ditahan di bekas Pusat Penahanan Biro Kehutanan di Kecamatan Wangqing.

Pengadilan Sandiwara

Pada tanggal 10 Desember 2011, praktisi Huang disidang di PengadilanHunchun. Ia telah ditahan secara ilegal selama hampir setengah tahun. Pengadilan dengan sengaja memperlambat pengumuman waktu sidang, yang mengakibatkan keluarganya datang terlambat; hal ini sangat efektif mencegah keluarganya untuk melakukan pembelaan. Tidak ada putusan pada akhir persidangan, tetapi tanpa sidang lanjutan, pengadilan telah memvonis dia penjara selama empat tahun. Dilaporkan bahwa sidang bagi para praktisi Falun Gong keputusannya sudah ditentukan oleh Kantor 610.

Sering Dianiaya Karena Keyakinannya

Huang adalah seorang insinyur bidang konstruksi. Sebelum menjadi praktisi Falun Gong, dia sangat sulit melaksanakan tugas-tugas dalam pekerjaannya, karena mempunyai banyak penyakit. Setelah berlatih Falun Gong, dia menjadi sehat dan menjadi seorang yang baik. Setelah PKC melancarkan penganiayaan terhadap Falun Gong pada tahun 1999, Kantor 610 Biro Kehutanan Hunchun dan Kepolisian Kehutanan mulai mengawasi dia, dan menyadap teleponnya. Tidak hanya di rumah saja diganggu, juga anaknya di sekolah. Rejim dan agen-agen PKC sering menangkap dan menahannya pada “hari-hari sensitif”; dan telah mengirim korban ke kamp kerja paksa dua kali. Gangguan dan pengacauan yang terus-menerus itu telah membahayakan kehidupan Huang dan keluarganya.

Pihak berwewenang juga telah menganiayanya secara finansial. Biro Kehutanan menahan gajinya selama 11 bulan, dari bulan April 2002 sampai April 2003, kemudian selama 17 bulan, dari April 2004 sampai Oktober 2005; hal ini menyebabkan kesulitan di dalam keluarganya. Dikabarkan bahwa gajinya itu sekarang ditahan di Kantor 610 Biro Kehutanan. Untuk mendapatkan gaji yang menjadi haknya sebagai pegawai, dia sendiri harus mengambilnya di Kantor 610 (lembaga yang dibentuk rejim komunis China untuk menganiaya Falun Gong).

Disiksa, Diinterogasi, dan Keluarga Dirusak

Kira-kira tengah hari pada 29 Nopember 2001, dengan keterlibatan Kepala Biro Kehutanan Zhen Jianghe, Ketua Partai Pu Binglong, dan ketua Komite Hukum dan Politik Li Fu, polisi menangkap Huang dan membawanya ke Departemen Kepolisian Kehutanan. Seorang polisi wanita memukul dan menendang Huang secara bertubi-tubi, yang membuat kakinya memar dan berwarna ungu. Kemudian polisi menyiksa dengan memborgol kedua tangannya masing-masing dikaitkan pada daun pintu gerbang besi, dan menendang pintu itu lebar-lebar, sehingga badannya terangkat dari tanah membentuk seperti salib; hanya kedua ujung jempol kakinya yang menyentuh tanah. Kedua tangannya langsung beubah warna menjadi hitam. Mereka melakukan demikian itu selama seharian, dan pada malamnya korban kembali disiksa.


Peragaan penyiksaan: digantung

Dia dapat meloloskan diri setelah ditahan dua hari dua malam, dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menghindari penangkapan. Empat bulan kemudian, suaminya mengajukan permohonan kepada Pengadilan Kehutanan Hunchun untuk menceraikan isterinya dengan alasan karena Huang menghilang. Tiga bulan kemudian pengadilan menyetujuinya, yang sebenarnya melanggar undang-undang. Setelah satu tahun tiga bulan Huang kembali pulang, yaitu pada akhir Februari 2003, tetapi keluarganya sudah tidak ada lagi.

Ditahan pada Kamp Kerja Paksa Dua Kali

Kepala Biro Kehutanan Zhen Jianghe, ketua Komite Politik dan Hukum Zhang Yuhua, agen Kantor 610 Kehutanan Ma Qingshan, dan Departemen Kepolisian Kehutanan membuat kesepakatan dengan Kantor 610 Kota Hunchun, pada 12 April 2004 kepala Kantor 610 Kota Hunchun Peng Shumin dan lima atau enam orang polisi dari Divisi Keamanan Domestik termasuk Liu Hong menangkap Huang dari kantornya, dan memvonisnya satu tahun kerja paksa.

Pejabat berwewenang di Biro Kehutanan sekali lagi membuat kesepakatan dengan Departemen Kepolisian Kota Yanji. Pada tanggal 1 September 2009, tiga orang polisi dari Kantor Kepolisian Chaoyang dipimpin oleh Cheng Lijin dan seorang petugas dari Departemen Kepolisian Kehutanan, masuk paksa ke rumah orang tua Huang. Mereka menyeret Huang dengan menjambak rambutnya dan membawanya pergi. Sekali lagi  ia dikenakan hukuman penjara satu tahun kerja paksa.

Dua kali di kamp kerja paksa, dia disiksa seperti berikut: disetrum listrik pada kepala dan lehernya, diharuskan berdiri terus-menerus, dipaksa melakukan pekerjaan berat, diberi makan secara paksa, dan disiksa ranjang maut selama tujuh hari tujuh malam. Dia sangat lemah setelah disiksa.


Peragaan penyiksaan: ‘ranjang maut’

Ditangkap Lagi Saat Mengambil Gaji

Huang tinggal di Kota Yanji setelah keluar dari penjara untuk kedua kalinya. Pada 26 Juli 2011, Komite Politik dan Hukum Biro Kehutanan membuat kesepakatan dengan Departemen Kepolisian Yanji untuk menangkapnya ketika dia hendak mengambil gajinya. Mereka membawanya ke Yanji dan menginterogasi serta menahannya pada hari itu juga. Pada hari berikutnya, 27 Juli mereka masuk paksa ke rumahnya dan menggeledahnya.

Bagian terkait di Yanbian merekayasa cerita bohong tentang Huang. Untuk merahasiakan penyiksaan, mereka membawa pergi praktisi Huang, dan menahannya di bekas Pusat Penahanan Kehutanan di Kabupaten Wangqing.

Bekas Pusat Penahanan Kehutanan di Kabupaten Wangqing itu adalah sebuah bangunan tua di suatu tempat yang terpencil. Untuk merahasiakan penganiayaan, tempat ini secara khusus digunakan oleh para pelaku untuk menahan para praktisi Falun Gong. Huang telah ditahan di sana selama setengah tahun. Sampai sejauh ini tidak pernah diketahui penyiksaan apa saja yang diterapkan kepadanya.

Para pelaku penganiayaan pada praktisi Huang:
Wang Wanshun, kepala Divisi Keamanan Domestik: +86-13904470033, +86-433-7556333
Liu Hong kepala regu Divisi Keamanan Domestik: +86-13904470038, +86-433-7512839 (Rumah)
Li Chengzhe kepala Komite Politik dan Hukum Kota Hunchun: +86-433-7524956
Li Shuangqiang, kepala Kantor 610: +86-13944358877, +86-433-7568877 (Rumah)
Zhang Huihua, kepala Kepolisian Kota Hunchun +86-433-7513762 (Kantor) , +86-13904439986 (HP)
Su Qingliang, kepala Biro Kehutanan: +86-433-7507301 (Kantor)
Zhang Tili, kepala Komite Politik dan Hukum Biro Kehutanan: +86-13904463179 (HP) , +86-433-7507203 (Kantor)
Ma Qingshan, kepala Kantor 610 Biro Kehutanan: +86-13844794668 (HP) , +86-433-7507207 (Kantor)

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2012/1/24/吉林珲春林业局女工程师被非法判四年-252295.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2012/2/5/131175.html