Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Berjalan Menuju Kedewaan Di Tengah Belas Kasih Tak Terbatas Dari Guru Kita yang Terhormat (Bagian 2)

15 Feb. 2012 |   Oleh: praktisi dari China

Dari Konferensi Berbagi Pengalaman via Internet Kedelapan bagi Praktisi di China


(Minghui.org)

Sambungan dari: Bagian 1

Mempertahankan Pikiran Lurus Sepanjang Waktu, Membuktikan Kebenaran Fa Dimanapun

Saya pulang ke rumah pada pagi dini hari. Pada sore hari, saya hendak mandi, dan kakak saya mengikuti dari belakang. Saya kemudian mengetahui bahwa kerabat saya telah membuat daftar untuk mengawasi saya sepanjang waktu. Berdiri di luar pintu, kakak mencoba untuk membujuk saya. Dengan sabar saya klarifikasi fakta kebenaran kepadanya. Dia berkata dengan marah: “Jika kamu meneruskan, saya akan menempatkan kamu di kursi harimau dan menyetrummu hingga tewas dengan tongkat listrik.” Saya terkejut, “Apakah benar kata-kata itu diucapkan oleh kakak saya?” Melalui mata ketiga, saya melihat makhluk dengan kepala persegi dan badan setengah transparan bertengger di bahu kanan kakak saya. Saya berkata pada makhluk tersebut: “Guru saya yang memutuskan segalanya!” Makhluk tersebut tiba-tiba lenyap. Kemudian, kakak saya mulai berlatih Dafa dan ketika saya menceritakan kejadian ini, dia sangat terkejut!

Saya kembali bekerja sehari setelah pulang ke rumah. Saya menangani pekerjaan untuk tiga orang. Berkat Guru, saya menyelesaikan semua pekerjaan sekaligus. Pengawas pabrik melihat saya dengan terkejut. Dia berkata, “Begitu cepat?” Saya mengangguk. Dia meneruskan, “Apakah kamu sudah menyelesaikan semua pekerjaan?” Saya menjawab, “Ya, semua sudah selesai!” Ketika dia berjalan keluar, dia berkata pada dirinya sendiri, ”Ini adalah keajaiban! Sekarang Anda dapat membaca Zhuan Falun!”

Sikapku yang lurus dan rajin membuat mereka memutuskan untuk memantau saya. Suatu ketika, seseorang yang mengawasi saya berkata, “Saya tidak mengerti mengapa kamu begitu beruntung?” Saya menjawab, “Ini karena saya berkultivasi!” Dia berkata, ”Ini tidak sesederhana itu.” Dia memberitahu saya, “Kantor polisi tempat menahanmu menelepon kami pada pukul 8 pagi, memberitahu bahwa mereka akan mengawal kamu pulang.” Pihak lain berkata, “Keluarganya telah datang untuk menjemputnya pada tengah malam!” Polisi itu tampak bingung, “Mengapa kamu melepaskan tahanan lebih awal?” Kepala biro berkata, ”Ini sudah lewat tengah malam, jadi sudah hari berikutnya. Lagipula kami melihat surat perintah yang memerintahkan kami untuk membebaskan tahanan.” Bagaimana suamimu mendapatkan surat perintah tersebut? Saya menjawab, “Suami saya mengatakan bahwa dia menerima telepon dari kantor polisi, yang memintanya untuk membawa saya pulang dari kantor polisi keesokan harinya. Seorang anggota keluarga datang dengan membawa uang untuk membayar uang bensin. Ketika sampai di kantor polisi, suami saya mengetahui bahwa dia harus membayar uang bensin dalam jumlah yang besar dan dia berkata pada petugas, “Tampaknya Anda agak sibuk. Biar saya saja yang menjemput istri saya.” Bersama itu, dia mengambil surat perintah pembebasan saya. Dia pulang ke rumah dan dengan segera membawa mobil untuk menjemput saya. Polisi pengawas berkata, “Saya seorang veteran polisi yang berada di posisi ini selama bertahun-tahun. Tapi baru kali pertama mengalami kejadian seperti ini. Belum pernah terjadi!”

Pergi ke Beijing Keempat Kalinya untuk Membuktikan Kebenaran Fa

Kejahatan paling merajalela pada tahun 2002. Dalam rangka membantu lebih banyak orang mengetahui fakta kebenaran Dafa, setelah belajar Fa secara mendalam, saya memancarkan pikiran lurus yang kuat dari lubuk hati saya: “Saya ingin membuktikan kebenaran Fa dengan segenap jiwaku!” Saya merasakan pikiran ini menembus bertingkat-tingkat ruang dimensi saya!

Pada tanggal 16 bulan pertama, sekitar pukul 10 pagi,  saya dan praktisi lain berhasil tiba di Lapangan Tiananmen. Saya pergi ke suatu tempat yang berjarak 30 meter dari depan monumen PKC dimana merupakan tempat yang paling ramai dan melihat seorang polisi berada di menara pengawas yang berjarak 40 meter jauhnya. Di sana ada mobil bertingkat yang besar milik polisi terparkir sekitar 50 meter jauhnya dan beberapa polisi di tingkat atas mobil dengan cermat mengawasi keadaan sekitarnya. Beberapa dari mereka melihat melalui teropong. Di sekitar mobil, ada banyak polisi yang berpatroli. Tanpa banyak berpikir, saya dengan khidmat mengeluarkan spanduk yang bertuliskan “Sejati-Baik-Sabar adalah baik” dan mengangkat tinggi-tinggi dengan kedua lengan, lalu berseru dengan sekuat tenaga: “Falun Dafa Hao (baik)! Zhen-Shan-Ren Hao (Sejati-Baik-Sabar adalah baik)! Pulihkan nama baik Guru saya!” Saya mendengar suara tepuk tangan dari beberapa tempat dan dari kejauhan, seorang wanita kulit putih menjawab: “Oke!” Setelah itu, saya dengan aman berlari menuju stasiun kereta api.

Malam itu, saya pulang ke rumah tanpa cedera dan melihat suami berjalan bolak balik dengan gelisah di dalam ruangan. Dari pandangan matanya, saya menyadari bahwa sejak penganiayaan dimulai, dia seringkali mengkhawatirkan saya. Saya segera merasakan belas kasih di dalam hati dan berkata, ”Lihat, saya kembali dengan selamat! Lain kali saya akan mencoba lebih baik lagi, jangan terlalu khawatir!” Dia kemudian menjadi tenang namun nampak air mata di matanya.

Membagikan Brosur dan Menyelamatkan Manusia

Tepat sebelum dimulainya Kongres Rakyat Nasional ke-16, agen PKC mencari saya dimana-mana.

Abang saya yang tinggal di daerah lain ingin saya tinggal di tempatnya untuk sementara waktu. Saya tahu dia mencoba melindungi saya. Saya teringat kata-kata Guru:

“Pikiran lurus yang teguh dari praktisi Xiulian melampaui semua pemahaman manusia, melampaui segala hati manusia, dan selamanya tidak bisa dimengerti oleh manusia biasa, bersamaan itu juga tidak bisa dirubah oleh manusia biasa, karena manusia tidak bisa merubah Sang Sadar.” (“Paksaan Tidak Bisa Merubah Hati Manusia,” Petunjuk Penting untuk Gigih Maju 2)

Saya memasukkan 150 DVD ke dalam kantong jaket saudara saya dan kurang lebih 100 DVD ke dalam tas saya. Di tas ransel, saya memasukkan sekitar 2000 brosur klarifikasi fakta.

Pada saat itu, sangat sedikit brosur klarifikasi fakta kebenaran yang ada di kota besar ini. Bila  memungkinkan, saya pergi ke pemukiman kelas atas untuk membagikan brosur. Pintu-pintu keamanan terkunci rapat, namun saya tidak mempunyai konsep di dalam pikiran dan dengan sebuah tarikan, saya membuka pintu-pintu tersebut. Kadang-kadang, saya memancarkan pikiran lurus menghadapi pintu keamanan di sebuah daerah kecil: "Pintu keamanan, kamu berguna untuk menghalau pencuri, namun saya ke sini untuk menyelamatkan manusia termasuk kamu!"  Hal  ini sangat efektif. Kadang-kadang saya menghadapi pintu yang terkunci rapat dan meminta restu dari Guru. Dengan sebuah pikiran di benak: "Buka", pintu tersebut terbuka.

Di waktu lain, saya sedang menempel informasi mengenai fakta kebenaran di pintu masuk sebuah bangunan apartemen. Seseorang membungkuk, dengan diam-diam membaca informasi. Setelah selesai menempel informasi dan berjalan menjauh lalu saya berpaling untuk melihat. Dia masih di sana dengan  posisi yang sama! Saya berkata, "Anda terkunci dalam posisi ini? Maka saya melepaskan Anda." Dengan pikiran ini,  dia berjalan pergi.

Kadang-kadang saya mengklarifikasi fakta kebenaran kepada kakak saya. Dia memahami bahwa Dafa adalah baik. Saya tahu bahwa dia hanya mengkhawatirkan saya. Suatu malam, setelah memancarkan pikiran lurus, saya ingin pergi keluar. Dia menghentikan saya sambil berkata: "Berapa banyak brosur lagi yang kamu punya untuk dibagikan?" Saya menjawab: "Tidak banyak." Dia berkata: "Kalau begitu bagikan semuanya." Saya menatapnya dengan bingung. Dia berkata lagi: "Saya tidak tidur selama setengah bulan. Ketika kamu selesai membagikan semua brosur malam ini dan pulang ke rumah, maka saya baru bisa pergi tidur. Berhati-hatilah!" Saya menjawab: “Terima kasih, kak." Berdiri di depan papan pengumuman sebuah universitas, saya melihat banyak siswa tidak jauh dari sana. Dengan penuh keperdulian, saya menempelkan brosur terakhir di papan pengumuman tersebut.

Menjalani Jalur Pelurusan Fa Secara Terbuka dan Bermartabat, Menyingkirkan Keterikatan Membuktikan Diri Sendiri

Pada suatu kejadian, setelah mengklarifikasi fakta kebenaran tentang penganiayaan dan berhasil meyakinkan tiga orang untuk mundur dari Partai Komunis China (PKC), saya menghadapi orang keempat, seorang polisi yang berusia 50 tahunan. Saya menyapanya dengan sopan dan mulai mengklarifikasi fakta kepadanya. Dia tidak dapat menerimanya. Saya katakan padanya untuk mengetahui lebih banyak tentang Dafa dan tidak menganiaya pengikut Dafa. Sesaat kemudian, rekannya datang dan bertanya sesuatu kepadanya. Saya tidak memperhatikan pada apa yang mereka katakan dan berjalan pergi tanpa memancarkan pikiran lurus. Saya berjalan melewati seorang anak muda yang duduk di atas sepeda motornya, sedang mendengarkan musik. Musik tiba-tiba berhenti dan saya mendengarnya dia berkata: "Orang yang anda sebutkan baru saja berjalan melewati saya!" Saya menjadi waspada bahwa saya sedang dibuntuti. Saya melihat polisi yang berada di depan dan segera masuk ke dalam tiga mobil polisi. Guru berkata,:

”Jika pikiran lurus kalian betul-betul kuat, dapat mengesampingkan hidup dan mati, bagaikan intan tak tergoyahkan, maka kejahatan niscaya tidak berani mengusik kalian.” (“Ceramah Fa Keliling Amerika Utara”)

Saya memancarkan sebuah pikiran lurus yang kuat: "Saya melakukan hal yang paling lurus di alam semesta. Tidak ada yang bisa membahayakan saya. Fa meluruskan alam semesta, kejahatan lenyap sepenuhnya." Polisi hanya berdiri di sana dan menyaksikan saya berjalan melewati mereka.

Setelah pulang ke rumah, saya mencari ke dalam dan melihat keterikatan fanatik, mentalitas pamer dan bahkan pikiran untuk membuktikan diri sendiri. Guru mengajarkan kita,

“Apa pun keadaan yang terjadi, harus tetap menguasai Xinxing, hanya dengan taat mengikuti Dafa baru sungguh-sungguh benar. Baik kemampuan Gong anda maupun terbuka Gong anda, semua anda peroleh dalam Xiulian Dafa.” (Zhuan Falun)

Sangat berbahaya membiarkan pikiran-pikiran seperti itu berkembang lebih lanjut. Saya terus memancarkan pikiran lurus: “Semua pikiran-pikiran ini bukan diri saya yang sesungguhnya, lenyapkan mereka!” Melalui kultivasi yang kokoh, saya secara menyeluruh menyingkirkan keterikatan-keterikatan ini.

Memperlakukan Keluarga dengan Ramah dan Menyadarkan Rekan-rekan Praktisi

Sebelum penindasan dimulai, selama periode kultivasi pribadi, seluruh keluarga saya dan dua kerabat yang tinggal bersama kami selama beberapa tahun juga mulai berlatih Dafa setelah melihat perubahan bersar yang terjadi pada saya setelah berlatih. Namun ketika terjadi penganiayaan, semuanya berbalik sepenuhnya. Suami ingin bercerai; kerabat menimbulkan masalah; kakak dan adik mencoba memaksa saya untuk berhenti berlatih. Karena keterikatan pada perasaan, saya menjadi terluka. Guru dengan belas kasih membantu saya mengatasi penderitaan ini. Dia mengatakan di dalam "Teguh” dari Hongyin II:

“Di tengah maha penderitaan haruslah teguh biat untuk gigih maju tidak boleh berubah.”

Saya mengendalikan diri dan memperlakukan mereka yang telah menyulitkan saya dengan ramah karena saya menyadari bahwa saya memiliki keterikatan yang harus dilepaskan. Saya juga harus menyeimbangkan hubungan takdir dari kehidupan masa lampau. Selama periode ini, tangan suami saya terluka. Untuk melindungi tangannya dari dingin, saya membuat sepasang sarung tangan katun untuknya. Beberapa hari kemudian, kakinya bengkak. Saya menghabiskan setengah malam untuk membuat sepasang sepatu kapas untuknya. Ia terharu atas apa yang saya lakukan dan lima tahun lalu, dia mulai berkultivasi Dafa lagi.

Beberapa tahun lalu, seorang praktisi ditangkap secara ilegal karena mengklarifikasi fakta kebenaran. Dia kemudian berhasil melarikan diri dan disesatkan oleh artikel palsu. Saya berusaha mencari dia dan pergi menjumpainya di tempat kerabatnya. Dia sedang  sakit parah. Saya berbagi pemahaman dengannya tentang prinsip-prinsip Fa dan menganalisa ketidakkonsisten dari rtikel palsu tersebut. Saya mempunyai satu pikiran: "Saya harus menyelamatkannya. Guru, tolong bantu saya!” Saya membaca artikel palsu dan menggunakan ajaran Guru untuk membantunya melihat beberapa sudut pandang yang salah dalam artikel tersebut. Dia mendengarkan apa yang saya katakan dan menangis dalam penyesalan. Saya membawanya pulang dan kami belajar Fa serta melakukan latihan bersama selama beberapa hari. Dia menemukan keterikatannya pada rasa takut dan kenyamanan. Saya membantunya mencari sebuah kelompok belajar Fa dan dia tetap gigih sampai hari ini, rajin melakukan tiga hal.

Mengklarifikasi Fakta dengan Bijak dan Menyelamatkan Makhluk Hidup dengan Belas Kasih

Guru berkata:

“Pengikut Dafa jangan menyia-nyiakan kewajiban mulia yang dianugerahkan kepada kalian didalam Pelurusan Fa, lebih-lebih jangan membuat makhluk hidup dari bagian tersebut menjadi kecewa, kalian telah menjadi harapan satu-satunya bagi mereka dalam hal apakah mereka dapat memasuki masa mendatang, oleh sebab itu segenap pengikut Dafa, praktisi baru dan lama, semua harus bertindak, secara menyeluruh mulai mengklarifikasi fakta. Terutama pengikut Dafa di daratan Tiongkok, setiap orang juga harus keluar berbicara, seperti bunga bermekaran dimana-mana, tempat dimana terdapat manusia tidak ada yang tak terjangkau.” (“Lepaskan Hati Manusia, Selamatkan Manusia di Dunia”)

Semua orang yang pernah saya temui dari segala lapisan masyarakat adalah orang-orang yang harus saya klarifikasi fakta.

Suatu ketika, saya berbincang dengan seorang pria yang sedang memancing. Dia berusia sekitar 50 tahun. Ketika saya mencoba mengklarifikasi fakta kepadanya, dia menyuruh saya pergi dan menolak mendengarkan apa yang saya katakan. Dia mengambil telepon selularnya dan berkata akan melaporkan saya ke polisi. Saya tersenyum dan hati saya tidak tergerak. Saya mengubah topik dan membicarakan tentang memancing. Sangat alami, saya mampu berbicara tentang tragedi nasi beracun dan susu bubuk beracun. Dia tetap mendengarkan saya dengan kepala tertunduk. Saya menjelaskan padanya bahwa selama bertahun-tahun PKC mendoktrin rakyat China dengan budaya partai yang membuat mereka tidak lagi percaya pada pembalasan karma dan keberadaan Buddha dan Dewa. Dia tiba-tiba mendongak dan bertanya: “Apakah semua pengikut Dafa seramah Anda?” Saya menjawab: “Ada sepuluh ribu pengikut Dafa dan mereka sedang menyelamatkan makhluk hidup. Saya juga sedang menyelamatkan beberapa orang.” Dia sangat terharu dan memberitahu namanya adalah Li dan dia bekerja di sebuah departemen pemerintah. Dia meminta saya membantunya untuk mundur dari organisasi Partai Komunis China dan berterima kasih kepada saya karena telah menjelaskan fakta sebenarnya tentang Falun Gong dan penganiayaan.

Pada kesempatan lain, saya bertemu seorang mahasiswa. Saya mengklarifikasi fakta kepadanya dengan beberapa kalimat dan dia mundur dari PKC. Dia baru bergabung dengan PKC dua bulan yang lalu. Saya juga bertemu seorang polisi muda yang berjanji untuk tidak menganiaya pengikut Dafa dan mengingat bahwa Falun Dafa adalah baik. Saya berpaling dan melihat seorang wanita sedang duduk di pinggir jalan. Saya menghampirinya dan mengklarifikasi fakta kebenaran. Dia mundur dari PKC dan mengatakan bahwa dia pernah berlatih Falun Gong. Saya bertanya mengapa dia berhenti. Dia mengatakan bahwa dia memiliki masalah di tulang belakang dan setiap kali berlatih, tulang belakangnya terasa sakit. Saya menjelaskan kepadanya bahwa Guru sedang memurnikan tubuhnya dan menyuruhnya untuk belajar Fa secara menyeluruh. Dia mengangguk dan tersenyum. Saya berjumpa dengan seorang petani yang menanyakan arah ke stasiun bus terdekat. Saya membawanya ke sebuah stasiun bus dan mengklarifikasi fakta kepadanya sepanjang jalan. Petani ini mendengarkan saya dan seluruh anggota keluarganya mundur dari organisasi PKC.

Suatu ketika, saya mendengar dua orang yang sedang menjual buah-buahan di sisi jalan sedang mengkritik Falun Gong. Saya menghampiri mereka dan dengan alasan ingin membeli buah-buahan, memulai pembicaraan. Ternyata mereka menemukan  selembar uang kertas dengan pesan Falun Dafa tertulis di atasnya, namun tidak mau menerimanya. Saya mengklarifikasi fakta pada mereka dan bertanya apakah mereka mau mengundurkan diri dari organisasi PKC. Mereka mengatakan bahwa anggota keluarga mereka yang berlatih Falun Gong telah membantu mereka mundur dari keanggotaan PKC.

Pemahaman saya yang terbesar adalah sewaktu belajar Fa dengan baik, seluruh tubuh saya berasimilasi dengan Fa. Dari dalam sampai luar, setiap pikiran datang dari tingkat tinggi dan bersinar dengan cahaya kebenaran, membasmi semua kejahatan. Saya bertindak menurut keinginan Guru sebagai pengikut Dafa selama periode Pelurusan Fa dan terus mencari ke dalam, berkultivasi dengan baik untuk menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup.

Jangan membuat Guru kecewa dan kita harus rajin seperti saat kita pertama kali mulai berkultivasi Dafa. Melangkah keluar dari manusia biasa menjadi Dewa ditengah maha belas kasih Guru.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2011/11/9/明慧法会—在师恩浩荡中走向神(2)-248918.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2011/11/15/129486.html