Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Komite Urusan Hukum dan Politik Mengancam untuk Menangkap Pengacara Yang Membela Praktisi Falun Gong

15 Juni 2012 |   Oleh: koresponden Minghui dari Provinsi Heilongjiang, China


(Minghui.org) Liu Fucai (pria) dari Desa Minxiang, Kota Kecil Zhangwei, Kota Suihua, Provinsi Heilongjiang, menceritakan kepada orang-orang mengenai pengalamannya berlatih Falun Gong. Ia ditangkap pada tanggal 5 Maret 2012. Pada 20 April, pengacaranya pergi ke gedung pengadilan dan bertanya kapan pemeriksaan Liu akan diadakan. Hakim Cui Hongyuan berkata, “Pemeriksaan telah selesai.” Pengacara tersebut bertanya, ”Mengapa Anda tidak memberitahukan pengacara dan keluarganya? Mengapa Anda menghilangkan haknya akan seorang pengacara? Pemeriksaan rahasia seperti ini benar-benar menentang hukum!”

Pengacara bersikeras untuk pemeriksaan ulang. Hakim tersebut berkata, “Kami akan menjawab permintaan Anda dalam 7 hari.” Kemudian, ketika pengacara tersebut bertanya kembali mengenai pemeriksaan, hakim memberitahunya, “Komite Urusan Politik dan Hukum tidak mengizinkan pemeriksaan, dan siapapun yang membela seorang praktisi Falun Gong akan ditangkap! Petugas Komite Urusan Hukum dan  Politik menyampaikan perintah dari pemerintah tingkat atas untuk secepatnya menangkap, menahan, dan menghukum para praktisi Falun Gong dengan hukuman berat.

Membela kliennya dalam pengadilan merupakan tanggung jawab seorang pengacara. Hak pengacara dilindungi oleh hukum. Mengapa Komite Urusan Hukum dan Politik ingin menangkap pengacara-pengacara ini? Mereka tahu bahwa ketika pengacara-pengacara ini membela klien mereka, mereka membawa persoalan mendasar bahwa penganiayaan PKC terhadap praktisi Falun Gong adalah pelanggaran. Pada saat yang sama, mereka mengekspos kekejaman yang digunakan untuk menganiaya praktisi Falun Gong. Komite Urusan Hukum dan Politik tidak mengenal konstitusi dan hukum. Organisasi ini berada di atas hukum dan mengontrol polisi, kejaksaan, pengadilan, sistem peradilan, dan Biro Keamanan Domestik untuk menganiaya rakyat China.

Liu Fucai berumur 50 tahun-an. Dulunya ia mempunyai banyak masalah kesehatan. Ia menggunakan pengobatan hormon dalam waktu yang sangat panjang, menyebabkan kebekuan pada kedua paha. Ia mendengar bahwa Falun Dafa sangat membantu dalam memulihkan kesehatan fisik, sehingga ia pergi ke sebuah tempat latihan dengan sebuah kruk (tongkat penyanggah di ketiak untuk membantu berjalan). Setelah lebih dari 1 bulan, ia membuang kruknya dan seluruh penyakitnya hilang. Ia berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik, mengikuti Sejati-Baik-Sabar, dan dengan ramah membantu tetangganya. Ketika ia mengendarai mobilnya, ia lebih suka mengambil jalan memutar dibandingkan berkendara melintasi tanaman muda warga desa, semua orang mengingatnya.

Pada 5 Maret 2012, Liu Fucai bercerita mengenai pengalamannya sendiri berlatih Falun Gong ke seorang penumpang. Ia ditangkap oleh petugas Kantor Polisi Sifangtai dan ditahan di Kantor Penahanan Suihua.

Untuk membela Liu, keluarga Liu Facai menyewa seorang pengacara. Pengacara tesebut terlibat sejak kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pada saat yang sama, pengacara tersebut menyerahkan “Opini Hukum” ke Kantor 610 di distrik Beilin dan bertemu kliennya, Liu Fucai.

Untuk menutupi kejahatannya, PKC tidak memperbolehkan pengacara-pengacara untuk menangani kasus yang berhubungan dengan Falun Gong. Bagaimanapun, banyak pengacara dengan hati nurani menolak tekanan tersebut dan membela para praktisi Falun Gong. Setiap kali pengacara melakukan hal ini, mereka menyingkap kebenaran penganiayaan PKC terhadap Falun Gong. Baru-baru ini Komite Urusan Hukum dan Politik Suihua menangkap dan menghukum banyak praktisi, menyebabkan meninggalnya Zhou Guilan yang berumur 64 tahun.

Kesehatan Liu cukup buruk karena penganiayaan dan ia sering kali batuk.

Chinese version click here
English version click here