Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pemahaman Saya Mengenai Emosi Dan Nafsu Birahi

24 Okt. 2013 |   Oleh: praktisi Falun Dafa di China


(Minghui.org) Emosi timbul dari keegoisan dan menjadi jelas segera setelah seseorang jatuh karena sesuatu hal. Rasa sentimen yang kuat adalah halangan utama bagi makhluk hidup dalam Triloka dan dapat juga berbahaya bagi kultivator.

Sungguh-sungguh Melenyapkan Emosi

Bermanja-manja dalam sentimen dan nafsu birahi dapat mengumpulkan karma dan memperkuat nafus seseorang, sedangkan menahan penderitaan dapat melenyapkan karma.

Bagi seseorang yang mengkultivasikan dirinya, nafsu perlu dilenyapkan. Menolak untuk melihat gadis cantik atau pria tampan mungkin kedengarannya seperti melenyapkan keterikatan seperti itu, tetapi pemahaman itu sangat dangkal. Seorang kultivator harus sepenuhnya mencabut keterikatan pada emosi sampai ke akar-akarnya dan memahami sepenuhnya bahaya dari nafsu birahi dalam berkultivasi. Bagaimana nafsu birahi dapat menyebabkan bahaya? Karena itu melepaskan energi vital seseorang dan memperpendek umur seseorang.

Begitu memahami bahaya itu, seseorang dapat kehilangan ketertarikan pada nafsu dan melepaskannya. Untuk sepenuhnya menyingkirakan keterikatan ini, seseorang harus melihat jelas sifat jahatnya. Rayuan dan kebusukan dari sentimen adalah akar dari penderitaan dan siklus reinkarnasi.

Menceraiberaikan Nafsu Birahi, Keluar dari Triloka

Makhluk hidup dalam Triloka terendam dalam emosi. Keinginan dan nafsu birahi tercampur dalam tubuh manusia. Kultivasi adalah satu-satunya cara untuk mengidentifikasi dengan jelas dan melenyapkannya dan melangkah keluar dari alam dunia yang mereka kuasai. Nafsu birahi adalah keterikatan paling merugikan. Itu mengarahkan pada keinginan atas kenikmatan sementara itu sebenarnya menghancurkan kehidupan makhluk hidup untuk selamanya, menceburkan mereka ke dalam penderitaan dari satu kehidupan ke kehidupan lain. Mereka yang mengkultivasikan diri mereka harus mempertahankan pikiran jernih dan melepaskan keterikatan ini.

Seorang kultivator sejati harus mencabut banyak keterikatan lain dari akarnya, melihat sifat ilusi mereka dan melenyapkan setiap keterikatan itu.

Dengan satu persatu ujian terlewati dan satu demi satu kesengsaraan diterobos, prinsip makin tinggi dapat dimengerti. Satu aspek dari kultivasi sejati adalah melenyapkan semua keinginan dan memperoleh Tao memerlukan kultivasi gigih tak tergoyahkan yang sesuai dengan prinsip tertinggi alam semesta. Dengan cara ini, kultivator sejati perlu mengalami perubahan sesungguhnya sambil memperoleh pemahaman yang lebih luas.

Menyingkirkan Keterikatan Diri Sendiri, Menyelamatkan Makhluk Tak Terhitung Jumlahnya

Masyarakat sekarang dipenuhi oleh begitu banyak godaan yang memperkuat keterikatan seseorang. Tapi, kultivator yang tercerahkan akan watak sesungguhnya mereka dan bahaya dari godaan yang mengelilingi mereka dapat melenyapkan semua penampakan palsu dan menyingkap substansi membahayakan yang ada di belakangnya.

Semua hal di dunia ini punya kehidupan – ada yang baik, ada yang jahat. Setiap keterikatan yang kita miliki sebagai kultivator mempengaruhi tubuh langit yang berpadanan, dan ketika kita melenyapkan semua keterikatan, makhluk hidup yang tinggal di tubuh langit itu dapat diselamatkan. Oleh karena itu, melenyapkan keterikatan kita dapat menyelamatkan makhluk hidup tak terhitung jumlahnya.

Chinese version click here
English version click here