Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Otoritas Hukum Kota Yuyao Menjebak Xu Huini; Pengacara Membacakan Pembelaan yang Kuat

30 Juli 2013 |   Oleh Korespoden Minghui dari Provinsi Zhejiang, China


(Minghui.org) Pengadilan Kabupaten Yuyao Provinsi Zhejiang akan mengadakan sidang pada 24 Mei 2013 pukul 8.00 pagi, untuk mengadili seorang praktisi Falun Gong, Xu Huini (wanita), 59 tahun. Ketika itu keluarga Xu menyewa seorang pengacara, para pejabat resmi rezim menjadi sangat gugup, karena pembelaan secara hukum dalam sidang yang mengadili praktisi Falun Gong belum pernah terjadi sebelumnya di Yuyao.

Sangat banyak agen-agen pemerintah yang berkumpul di jalan masuk sebelum sidang dimulai, termasuk orang-orang dari Komite Urusan Politik dan Urusan Hukum Kantor 610 Yuyao, Divisi Keamanan Domestik, Kantor 610 Kabupaten Shangyu, polisi khusus, polisi pengadilan, dan lain-lainnya.

Keamanan yang ketat


Selain pengunjung yang sudah diseleksi sebelumnya tak boleh ada yang masuk ke dalam ruang pengadilan, kecuali keluarga Xu yang terdekat. Ada seorang anggota keluarga yang surat izinnya tidak tepat dengan waktu yang ditentukan, tidak diperbolehkan masuk ke ruang sidang. Digunakan detektor metal untuk memeriksa semua anggota keluarga, untuk memastikan mereka tidak membawa apa pun, termasuk telepon seluler, jam, dan dompet. Bahkan panitera sidang menyatakan keheranan mereka atas keamanan yang ketat itu.

Hakim menginterupsi

Selama sidang hakim mengharuskan Xu Huini menggunakan haknya untuk membela sendiri dan harus memberikan pernyataan final; tetapi dalam pembelaannya itu dia tidak diberi waktu yang cukup. Hakim menghentikan dia sebelum dia selesai membaca separuh dari pembelaan tertulisnya, dengan dalih hakim mengetahui apa yang akan dia baca.

Pengacara dengan cerdik menyangkal pernyataan palsu dari jaksa dan menyatakan bahwa otoritas telah mencoba menjebak tertuduh. Pembelaan pengacara diinterupsi berkali-kali. Apabila jaksa mengacungkan tangannya, hakim menghentikan pembelaan pengacara. Namun acungan tangan pengacara diabaikan oleh hakim.

Keberatan pengacara

Tepat sebelum pembelaan menyinggung pokok dari kasus itu, hakim mengakhiri pembacaan pembelaan. Pengacara menjadi marah dan memrotes keras dan menuntut agar semua panitera sidang mencatat segalanya. Pengacara mengatakan bahwa dia akan menuntut hakim. Akhirnya hakim menyetujui pengacara untuk meneruskan pembelaannya. Tingkah laku hakim itu nyata sekali tidak profesional. Ketika salah seorang dari anggota keluarga Xu berkeberatan terhadap sikap hakim, seorang petugas sidang mengancam akan mengeluarkan dia.

Ruang sidang penuh sesak. Kecuali enam orang anggota keluarga, semua pengunjung adalah pejabat pemerintah, termasuk dua deret petugas sidang. Sidang itu hanya berlangsung dua jam.

Rincian


Xu Huini ditangkap pada 13 April 2013 karena membagi-bagikan DVD Seni Pertunjukan Shen Yun di Kota Huangjiafu, Kabupaten Yuyao. Setelah polisi dari Huangjiafu membawanya ke Kantor 610 Yuyao, rumahnya digeledah. Kemudian pada 7 Mei dia ditahan di Pusat Penahanan Yuyao. Xu melakukan mogok makan dan fisiknya sangat lemah. Selama persidangan sebuah ambulan di parkir di luar.

Pengadilan tidak memutuskan apa pun, hanya mengatakan bahwa nanti akan ada pengumuman

Kelompok dan orang-orang yang bertanggung jawab:

Han Yongfeng, kepala Komite Urusan Hukum dan Politik Kabupaten Yuyao: +86-574-62709208 (kantor), +86-574-62818808 (rumah), +86-13905847411 (selular)
Xu Linkang, kepala Kantor 610 Kabupaten Yuyao: +86-574-62731720 (kantor), +86-574-62729348 (rumah), +86-13857818882 (selular)
Yu Rukang, kepala Polisi Keamanan Domestik: +86-574-62866201 (kantor), +86-574-62818363 (rumah), +86-13905845900 (selular)
Mao Jihua, Jaksa Kepala Kabupaten Yuyao: +86-574-62773298, +86-13905740296 (selular)
operator Pengadilan Yuyao: +86-574-62770008
Zou Liqun, Hakim Ketua: +86-574-62770088 (kantor), +86-574-62774906 (rumah), +86-13906625781 (selular)

(Untuk informasi lebih banyak mengenai kontak para pelaku, silahkan merujuk ke artikel asli berbahasa China)

Chinese version click here
English version click here