Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Peringatan dalam Mimpi

15 Agu 2013 |   Oleh praktisi Daratan China

(Minghui.org) Karena di kendalikan oleh keterikatan keuntungan, sebagai seorang praktisi Dafa, Saya memilih usaha yang tidak sepatutnya (Membuka hotel, melayani pejabat; penjualan langsung, dan lain=lain). Membuat usaha sepanjang tahun mengalami benturan-benturan, puluhan ribu yuan dari tabungan bertahun-tahun juga ludes masih banyak terlilit hutang, sekarang demi membayar hutang harus menjual rumah, secara tidak sadar menambah banyak kesulitan dalam xiulian. Membuat belajar Fa tidak masuk ke hati, latihan gong tidak bisa tenang, Fa Zhennian telapak tangan jatuh ke bawah dan lain-lain, mengklarifikasi fakta juga tidak bertahan lama, hasilnya juga tidak bagus. Sehingga membuat kondisi diri sendiri terpuruk, tidak berdaya.

Namun demikian, masih untung kepercayaan terhadap Dafa tidak pernah goyah. Juga sering belajar bersama dengan rekan praktisi, mencari ke dalam, juga tahu bahwa diri sendiri berbuat sangat tidak sesuai dengan tuntutan Dafa, sama sekali tidak mendengar kata-kata Guru, baru bisa menyebabkan situasi sekarang, dalam hati yang terdalam juga berniat mengubah diri. Namun sekali kembali ke dalam kenyataan, berhadapan dengan tekanan hidup, keinginan mengubah diri sendiri semua terlupakan, selalu merasa tidak berdaya. Hati manusia biasa semakin berat.

Kemarin malam saya bermimpi, bermimpi Guru membawa rekan praktisi yang mencapai kesempurnaan kembali ke surga, saya dengan panik memanggil Guru sambil berlari mengejar: “Guru, Saya mau mengikuti Guru pergi.” Guru dengan ke dua mata yang berkaca-kaca melihat saya, saya bisa melihat Guru sangat ingin membawa saya pergi. Ketika itu ke dua dewa pengawal dengan senjata di tangan, menghalangi di depan saya, berkata pada saya; Kamu tidak bisa mengikuti Guru pergi, kamu tidak mencapai standar. Ketika itu, saya putus asa, melihat Guru pergi jauh dengan rekan praktisi, saya menanngis dengan sangat keras, dengan hati hancur menangis keras.

Hari ini saya menulis keluar, untuk mencambuk diri sendiri, juga memberi sebuah peringatan kepada rekan praktisi yang seperti saya. Tidak peduli kita dulu berbuat berapa banyak kesalahan, berbuat berapa banyak yang tidak sesuai dengan Dafa, saya pikir mulai sekarang kita tidak seharusnya memikirkannya, melepaskan semua keterikatan manusia, mengikuti pengaturan Guru, berjalan dengan baik setiap langkah yang akan datang, Waktu yang Guru berikan untuk berkultivasi sudah tidak banyak lagi, sudah tidak menoleransi kita berleha-leha, bolak-balik tidak maju. Bangkitlah, gigih majulah! Jangan sampai memberi penyesalan pada diri sendiri.

Terima kasih Guru atas perlindungan sepanjang jalan kultivasi, terima kasih Guru!


Chinese version click here