Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Haruskah Saya Beri Uang Pelicin kepada Pelanggan?

29 Agu 2013 |   Oleh: praktisi China


(Minghui.org) Saya adalah praktisi Dafa berumur 29 tahun. Saya bekerja di Beijing selama beberapa tahun, dan kebanyakan pekerjaan saya berhubungan dengan relasi bisinis, Sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan oleh-oleh, sebagai tenaga penjual. Para pelanggan kami kebanyakan adalah perusahaan besar, dan kami menyediakan oleh-oleh dan barang promosi bagi mereka.

Ketika dipekerjakan, perusahaan melatih saya untuk membangun basis pelanggan. Salah satu dari komponen pelatihan adalah bagaimana mendapatkan transaksi dengan memberi uang pelicin kepada pelanggan. Semua orang, kecuali saya, berpikir bahwa tidak ada yang salah dengan program pelatihan tersebut. Namun saya merasa terganggu dengan praktek curang tersebut, karena saya tahu Guru mengajarkan kita untuk bersikap jujur. Saya berpikir, “Bisakah saya berbisnis tanpa memberi suap? Jika saya tidak melakukannya, akankah atasan saya tidak senang? Dan jika saya tidak memberi suap, bisakah saya mendapatkan transaksi tersebut?  Haruskah saya mencari pekerjaan lain?”

Sesaat kemudian saya berpikir, “Kultivator seharusnya tidak menghindari kesulitan, kalau tidak, bagaimana kita bisa berhasil dalam kultivasi? Apakah akan menjadi kesalahan jika saya mengikuti arus masyarakat? Saya mencari di situs web Minghui namun tidak menemukan artikel mengenai suap. Kebanyakan artikel mengenai praktisi yang tidak menerima suap.

Saya memikirkan setiap kemungkinan namun tidak menemukan jawaban yang benar. Saya berpikir, “Guru ingin kita berpikir dan bertindak lurus, tidak menggunakan cara yang tidak patut untuk memperoleh hasil. Kita perlu berjalan di jalan yang lurus untuk menyelamatkan makhluk hidup. Saya memahami prinsip ini, namun jika saya tidak dapat mengerjakan pekerjaan saya dan mencapai permintaan perusahaan, maka saya bukan karyawan yang baik. Hampir setiap perusahaan besar mengharapkan suap dari para penjual ketika mereka melakukan pembelian. Jika saya tidak memberi manfaat finansial apapun kepada mereka, apakah mereka akan berbisnis dengan saya? Kebanyakan perusahaan yang menjalin hubungan dengan perusahaan kami, terjalin karena kami memberikan suap. Apa yang harus saya lakukan?”

Saya kadang mengatakan pada rekan kerja, bahwa saya pikir kita seharusnya tidak memberikan suap. Mereka menyindir dengan mengatakan bahwa saya terlalu naif, bahkan setelah berbisnis selama bertahun-tahun. Ini seperti yang Guru katakan mengenai “kondisi qigong” dalam Zhuan Falun,

“Dia menemukan hal yang dikerjakan umat manusia adalah salah, sedang yang berada di sana acap kali benar. Jika dikerjakan menurut sana, orang lalu mengatakan dia salah.”

Saya kemudian menyadari bahwa saya seharusnya tidak berbicara dengan rekan kerja mengenai hal itu. Saya bercerita kepada praktisi lain dan berharap mereka atau Guru dapat memberi petunjuk kepada saya, dan saya akan melakukan apa yang mereka katakan. Meskipun para praktisi berbagi pemahaman dengan saya berdasarkan Fa, karena mereka terdiri dari berbagai usia dan latar belakang yang berbeda, pekerjaan, serta status sosial berbeda, mereka tidak bisa membantu saya untuk menemukan jawaban yang tepat dan membimbing saya. Pada waktu yang sama, saya memahami apa yang dikatakan Guru,

“Lalu anda ingin mengikuti bagaimana cara dia melakukan, apa yang dia lakukan anda melakukannya persis sama, jika demikian anda telah berbuat salah. Setiap orang juga sedang menempuh jalan sendiri, setiap orang juga sedang mencapai pencerahan atas Fa yang ia sadari sendiri kelak melalui pemahamannya di dalam Dafa.” (“Ceramah Fa pada Konferensi Fa Internasional Tahun 2012 di Ibu Kota Amerika Serikat”)

Saya menyadari bahwa banyak masalah kultivasi yang kita hadapi dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari, harus dipecahkan oleh diri kita sendiri. Guru berkata,

“Ada orang mengajukan pertanyaan yang makin bertanya makin menjurus persoalan konkret, persoalan dalam kehidupan jika semua diserahkan pada saya untuk dijawab, lalu anda sendiri masih Xiulian apa lagi! Anda harus berkultivasi sendiri, berusaha menyadari sendiri, jika saya beritahukan semua, tidak akan ada yang dapat anda kultivasikan.” (Zhuan Falun)

Suatu hari, saya merasa lebih nyaman setelah selesai belajar Fa, dengan tenang saya berpikir mengenai masalah yang Guru katakan,

“Masih ada sebagian orang, dalam Xiulian tidak dapat menyingkirkan kebiasaan buruk yang terpelihara di tengah manusia biasa, misalnya menggunakan koneksi dan lewat pintu belakang.” (“Apa yang Disebut Membantu Shifu Meluruskan Fa?”)

Saya perhatikan bahwa saya masih menggunakan alasan manusia biasa untuk membenarkan prilaku buruk saya. Saya tidak mendengarkan Guru! Saya mencari ke dalam untuk melihat apa yang menghalangi saya untuk memahami kata-kata Guru. Apa ruginya jika saya dengan ketat mengikuti kata-kata Guru? Apa yang saya khawatirkan?

Begitu menenangkan diri dan mencari ke dalam, banyak keterikatan yang terungkap. Saya takut tidak mampu mencapai hasil yang diinginkan, saya takut tidak mendapat penghasilan, saya takut orang-orang akan menganggap saya tidak berkompeten, dan saya takut tidak melakukan pekerjaan dengan baik dan kemampuan saya untuk mengklarifikasi fakta akan terpengaruh.

Saya terkejut menemukan semua keterikatan ini. Saya pikir berkultivasi dengan baik dan bertanggung jawab pada Dafa. Namun sisi yang belum dikultivasikan terungkap keluar, dan menampakkan banyak konsep manusia yang tidak murni. Saya memahami harus mengikuti permintaan Guru, dan tidak berpikir terlalu banyak tentang hasil akhir. Apa yang menjadi skenario terburuk? Ketika waktu berlalu, segalanya akan lenyap. Saya adalah seorang praktisi Dafa, dan segala lainnya adalah konsep serta keterikatan manusia. Saya akhirnya mampu melepaskan batu di dalam hati saya.

Keesokan hari di tempat kerja, saya mengikuti ajaran Guru. Saya bekerja keras, tidak terlalu banyak memikirkan dan melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya membuat banyak janji untuk mengunjungi pelanggan potensial dan saya tidak mempertimbangkan hasil akhir. Tidak masalah apakah saya mendapat transaksi atau tidak. Lebih penting adalah saya mengikuti permintaan Guru. Beberapa hari kemudian, saya menerima order dari sebuah perusahaan pakaian dalam terkenal. Kami bahkan tidak membicarakan suap. Tidak lama kemudian, saya menerima order kecil dari perusahaan lain.

Ini adalah pertanda dorongan dari Guru. Saya menangis ketika menerima pembelian, namun itu karena saya memahami prinsip-prinsip Fa. Pembelian-pembelian tersebut membuktikan bahwa kita harus berjalan di jalur kita sendiri, dengan ketat sesuai dengan Fa Guru. Konsekwensinya, para manajer dan rekan kerja mulai mengagumi saya, dan ini memberi keyakinan yang lebih besar kepada saya untuk klarifikasi fakta pada mereka.

Saya menulis artikel ini untuk para praktisi yang berada dalam situasi yang serupa, sebagai referensi agar kita dapat meningkat bersama. Tentu saja, saya masih mempunyai banyak keterikatan. Namun saya akan meluruskan diri berdasarkan Fa, berpikir dan bertindak dengan lurus, mengkultivasikan diri dengan baik serta menyelamatkan makhluk hidup.

Akhir kata, saya ingin berbagai ajaran Guru,

“Pengikut Dafa ingin menyelamatkan makhluk hidup di tengah alam semesta, ingin menyelamatkan makhluk hidup di dalam lingkungan masyarakat yang kompleks pada masa terakhir ini, coba anda pikirkan betapa sulitnya? Seandainya kalian telah melihat, benar-benar telah melihat, itu adalah terlampau menakutkan. Akan tetapi, asalkan menuruti Dafa, menuruti apa yang Shifu beri tahu pada kalian, kalian ada jalur kalian untuk ditempuh, siapapun tidak dapat mengusiknya, namun jalur ini sangatlah sempit, sebegitu sempitnya hingga anda harus berjalan dengan sangat lurus baru akan berhasil, baru dapat menyelamatkan manusia. Anda berjalan dengan sangat lurus, anda barulah tidak akan timbul masalah.” (“Apa yang Disebut Sebagai Pengikut Dafa”)

Mohon tunjukkan jika ada yang tidak tepat.

Chinese version click here
English version click here