Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Membantu Mantan Praktisi Menemukan Jalannya Kembali

21 Feb. 2014 |   Oleh: praktisi dari China


(Minghui.org) Saya sangat terharu setelah membaca kata-kata Guru,

"Jalan yang ditempuh oleh pengikut Dafa selama sekian tahun ini, Shifu benar-benar sangat puas. Tentu saja mereka yang belum melangkah dengan baik, belum melangkah keluar, maka sekarang ini masih tidak dapat dikatakan dia adalah pengikut Dafa."

"Satu periode waktu yang lalu karena ada sebagian pengikut Dafa masih belum melangkah ke luar, perlu tunggu waktu, agar mereka sedapat mungkin melangkah ke luar. Waktu tersebut juga kian hari kian sedikit. Ketika saya melihat sejumlah praktisi yang keluar dari daratan Tiongkok, maka saya berpesan kepada mereka, suruh praktisi yang belum melangkah ke luar cepatlah melangkah ke luar, terhadap praktisi yang tersesat, cepatlah cari mereka untuk klarifikasi fakta, jika tidak mereka akan menghadapi kesudahan yang paling tragis. Perihal Xiulian bukanlah permainan; khususnya pengikut Dafa, menanggung misi sejarah yang begitu besar, dalam misi tersebut berkaitan dengan eksis atau musnahnya kehidupan yang tak terhitung tak terhingga, coba anda katakan bukankah masalah ini besar?" ("20 tahun Berceramah Fa")

Guru menyebutkan praktisi yang tersesat. Saya berpikir, "Ini mungkin kesempatan terakhir mereka. Mereka menderita begitu banyak tak terhitung di seluruh siklus reinkarnasi untuk memperoleh Fa ini." Saya menyadari bahwa membantu mereka kembali berkultivasi juga merupakan salah satu tanggung jawab kita.

Praktisi Yang Tersesat Menunggu Pertolongan

Saya bermimpi suatu malam banyak praktisi veteran terjebak di lumpur. Beberapa dari mereka terkubur sampai leher dan situasinya sangat berbahaya, tetapi mereka tidak menyadarinya. Beberapa telah menghadiri ceramah Guru dan beberapa bahkan mantan koordinator tempat latihan.

Guru sangat khawatir dan mengatakan kepada saya untuk menarik mereka. Saya berkata, "Mereka terjebak terlalu dalam dan saya takut tidak dapat menarik mereka kembali." Guru berkata, "Cari lebih banyak orang untuk membantu menarik mereka keluar."

Keesokan harinya saya berpikir tentang mimpi itu. Saya menyadari bahwa Guru meminta saya untuk menyelamatkan praktisi yang tersesat yang terperosok dalam kehidupan manusia biasa.

Guru mengajarkan,

"Wahai manusia, sebuah kehidupan bisa memperoleh Fa hari ini dalam sejarah, itu bukanlah hal biasa, adalah sangat beruntung! Akan tetapi ketika dia begitu telah kehilangan Fa, apakah kalian tahu apa yang akan dihadapinya? Sangatlah mengerikan, karena misi yang mahabesar dan tanggung jawab yang begitu besar telah diberikan kepadanya, ketika dia tidak dapat menyelesaikannya, maka secara relatif akan membentuk perbandingan terbalik dengan kesempurnaan sebuah kehidupan; kehidupan tersebut benar-benar akan masuk ke dalam pintu gerbang yang tanpa jalan hidup. Anda sekalian juga tidak dapat sembarangan mencampakkan seseorang dari saya, tak peduli orang tersebut mempunyai kesalahan apa pun, dia adalah seorang yang bagaimanapun, saya selalu ingin memberi mereka kesempatan."("Ceramah Fa pada konferensi Fa di Chicago tahun 2004")

Beberapa hari kemudian, pasangan yang mengundang saya untuk menghadiri kelas ceramah Guru tahun sebelumnya datang mengunjungi saya. Mereka terlihat tidak sehat dan tampak jauh lebih tua dari saya, meskipun usianya sama.

Pasangan itu telah berhenti berlatih Falun Gong setelah penganiayaan dimulai. Istrinya menderita tumor otak diangkat beberapa tahun sebelumnya dan memerlukan banyak obat-obatan. Sang suami menderita banyak penyakit. Beberapa tahun yang lalu, ia mengalami stroke dan sekarang tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya dengan normal.

Saya berkata kepada mereka, "Cepat dan mulai berlatih lagi, jika tidak, anda akan berada dalam situasi yang sangat berbahaya. Lihatlah saya. Meskipun saya dianiaya selama bertahun-tahun, karena saya sungguh-sungguh berkultivasi, bukankah saya masih terlihat sehat?"

Mereka mengatakan tidak bisa mengatakan usia saya yang sebenarnya. Saya tampak sangat muda, memiliki kulit kemerahan dan wajah tampak sehat. Mereka dengan senang hati sepakat untuk mulai berkultivasi lagi. Saya memberi mereka beberapa buku Dafa, Mingguan Minghui, DVD Shen Yun, dan materi lainnya.

Beberapa hari kemudian, saya bermimpi lagi. Seorang bhiksu yang tampak akrab mengikuti saya. Dia mengatakan dia adalah alam bawah sadar istrinya. Dia mengatakan kesadaran utamanya sudah tersesat dan masih belum bisa bangkit kembali dan berkultivasi. Dia meminta saya untuk segera membantunya karena dunianya sudah runtuh. Dia berada dalam jurang bahaya.

Saya mengatakan bahwa mereka telah sepakat untuk berkultivasi dan mengambil buku-buku dan materi dari saya. Bagaimana mungkin situasi mereka seburuk ini? Apakah mungkin mereka setuju tapi tidak memenuhi janji mereka? Dia mengatakan gangguan yang menghalangi mereka untuk berkultivasi terlalu kuat, dan saya perlu memeriksa rumah mereka.

Ketika saya pergi ke rumahnya, mereka memelihara dua anjing, dan suaminya merokok. Di rak buku ada patung anggota PKC. Ada juga beberapa buku PKC dan buku-buku religi. Hiasan rumahnya sangat mewah tapi saya merasa sangat tidak nyaman.

Saya bertanya kepada mereka apakah mereka belajar Fa dan melakukan latihan. Mereka mengatakan terlalu sibuk dan tidak punya waktu. Saya tanya istrinya, "Bukankah Anda sudah pensiun? Apakah anda tidak punya waktu luang setiap hari?" Suaminya mengatakan kepada saya bahwa istrinya menghadiri pertunjukan dan berlatih Tai Chi setiap hari. Karena dia menari, dia terkilir di pergelangan kakinya.

Saya mulai menjelaskan pentingnya kembali berkultivasi. Saya mengatakan kepada mereka bahwa menyanyi dan menari yang diatur oleh pusat komunitas menampilkan hal-hal Partai, dan membawa karma buruk bagi mereka sendiri. Saya berkata, "Inilah sebabnya mengapa Anda menderita sakit terus menerus. Anda harus menyingkirkan benda-benda Partai yang Anda miliki di rumah karena barang tersebut  sangat merugikan orang."

Mereka mengerti dan segera menghancurkan patung-patung pemimpin Partai. Saya juga menunjukkan ke mereka bagaimana melakukan lima perangkat latihan.

Saya berencana untuk kembali dan melihat situasinya, tetapi mereka terus mengatakan bahwa mereka terlalu sibuk dan tidak punya waktu bertemu saya. Saya menduga bahwa mereka tidak benar-benar kembali berkultivasi.

Guru mengatur apa yang terjadi selanjutnya. Saya bertemu pasangan yang saya tidak lihat selama sepuluh tahun, juga menemukan praktisi veteran lain tersesat yang baru saja mulai berkultivasi lagi. Saya mengundang mereka untuk mengunjungi rumah pasangan pertama, dan mereka setuju.

Jadi kami pergi ke rumah pasangan pertama beberapa kali. Kami dengan sabar mengatakan kepada mereka bahwa Guru mengatakan dalam banyak ceramah bahwa ia tidak ingin meninggalkan pengikutnya.

Guru berkata,

"Seluruh pengikut Dafa tidak akan saya campakkan, setiap orang adalah saudara saya, bagaimana kalian dapat memperlakukan saudara saya dengan pandangan yang berlainan?" ("Penguraian Fa pada Konferensi Praktisi Wilayah Asia Pasifik 2004")

Bersama-sama kami imengngat kembali bagaimana kami merasa gembira, ketika pertama kali mulai berlatih, dan betapa hebatnya Guru. Kami berbicara tentang pengalaman kultivasi kami. Mereka tersentuh sampai menangis. Kami membantu mereka melakukan tiga pemunduran dan meminta mereka untuk menulis sebuah pemberitahuan resmi, karena mereka pernah menulis beberapa pernyataan menentang Dafa. Kami juga membentuk kelompok belajar Fa. Seminggu sekali kami pergi ke rumah mereka untuk belajar Fa.

Mereka melihat keinginan tulus kami untuk membantu mereka. Mereka menyadari Guru tidak akan melepaskan siapapun yang memiliki takdir pertemuan, dan mereka sangat tersentuh. Sejak saat itu mereka benar-benar kembali berkultivasi, dan sangat aktif memberitahukan kepada kerabat dan teman-teman mereka tentang fakta kebenaran. Semakin banyak orang datang ke rumah mereka untuk bergabung dengan kelompok belajar Fa-nya.

Kami Mencoba Yang Terbaik Untuk Membantu Mantan Praktisi Tanpa Pengejaran

Di masa lalu kami mencoba untuk menyadarkan praktisi yang tersesat dengan menghubungi mereka dan memberi beberapa materi. Apakah mereka datang kembali atau tidak, kami tidak tahu. Melalui belajar Fa, saya menyadari bahwa menyadarkan praktisi yang tersesat juga menyelamatkan orang. Oleh karena itu, saya merasa kita harus memikul tanggung jawab ini dan mencoba untuk melakukan yang terbaik.

Setiap kali kami menemukan praktisi yang tersesat, kami diskusikan dan merencanakan bagaimana melakukan yang terbaik. Sebagai contoh, kami menghubungi mereka terlebih dahulu, kemudian meminta mereka untuk melakukan tiga pemunduran dan menulis pernyataan penolakan resmi. Kami kemudian pergi ke rumah mereka memancarkan pikiran lurus untuk membersihkan lingkungannya. Jika kondisi memungkinkan, kami membentuk kelompok belajar Fa di rumahnya. Jika tidak, kami mengajak mereka untuk bergabung dengan kelompok belajar Fa di dekatnya. Kami memberi mereka materi apa pun yang mereka butuhkan, dan memberitahu mereka bagaimana untuk membantu anggota keluarga mereka mundur dari PKC. Saya menyadari bahwa kita tidak hanya harus menemukan para praktisi yang tersesat, tetapi juga membantu mereka setelah itu.

Berkenaan dengan pengikut yang belum gigih dalam berkultivasi atau yang telah mundur berkultivasi, Guru mengatakan berikut ini,

"Anda klarifikasi fakta kepada dia layaknya menghadapi seseorang yang tidak pernah belajar Fa, karena sekali dia jatuh, bahkan Lunyu (kata ulasan) juga sudah tidak dapat dihafal, perkataan-perkataan dalam buku Dafa juga sudah tidak dia ingat lagi. Sekiranya dia benar-benar ingin melangkah kembali, harus belajar dari awal, mulai dari awal." ("Ceramah Fa pada Konferensi Fa New York 2013 (Bagian Tanya Jawab)")

Ketika membantu mantan praktisi, gangguan kekuatan lama jauh lebih besar daripada ketika mengklarifikasi fakta kepada orang-orang biasa. Orang biasa dapat memahami fakta kebenaran setelah mendengarkan dan kemudian melakukan tiga pemunduran. Tapi membantu para praktisi yang tersesat jauh lebih sulit dan membutuhkan lebih banyak usaha, kesabaran, dan belas kasih. Kita seharusnya tidak terburu-buru atau memandang rendah mereka. Kita harus memperlakukan mereka seperti praktisi baru, menemukan keterikatannya, dan mengklarifikasi fakta untuk membantu mereka.

Setiap kali kami pergi ke rumahnya untuk membersihkan lingkungan, setelah itu rekan-rekan praktisi "merasa sakit." Mereka batuk, kaki mereka sakit, dan kepala mereka terasa berat dan nyeri.

Ketika para praktisi yang tersesat mencoba melanjutkan ke kelompok  belajar Fa, mereka menemukan banyak gangguan dari keluarga dan tempat kerja, dan tidak bisa berkultivasi dengan gigih. Mereka juga mengalami kesulitan menjadwal belajar Fa sekali seminggu. Mereka sangat ketakutan dan sering mengalihkan tujuannya.

Salah satu praktisi wanita pensiunan yang menghadiri ceramah Guru diminta oleh kerabatnya, seorang rekan praktisi, untuk kembali ke berkultivasi. Namun, pensiunan praktisi memandang rendah kerabatnya karena dia pikir dia adalah seorang praktisi veteran dan pemahamannya jauh lebih tinggi daripada kerabatnya.

Kerabatnya meminta saya untuk berbicara dengannya. Saya mengatur dia datang ke sebuah kelompok belajar Fa dengan banyak praktisi veteran. Suaminya adalah anggota Partai yang pikirannya telah sangat teracuni. Setiap kali ia harus mempunyai beberapa alasan untuk pergi ke kelompok belajar Fa.

Kami membantunya memancarkan pikiran lurus. Ketika suaminya pergi dari rumah, kami pergi ke rumahnya memancarkan pikiran lurus untuk membersihkan lingkungannya. Kami juga menyingkirkan buku-buku Partai. Dia menjadi gigih, belajar Fa, dan berlatih setiap hari. Kesehatannya membaik secara ajaib. Suaminya menyaksikan perubahan yang menakjubkan dan tidak lagi melarang pergi keluar untuk belajar Fa.

Salah satu praktisi ditangkap oleh polisi ketika ia sedang membagikan materi klarifikasi fakta, dan ia dipaksa untuk mengungkapkan bahwa dia bekerja di perusahaan seorang praktisi. Akibatnya, polisi mengacau perusahaan, dan pemilik harus pergi untuk menghindari dianiaya.

Sebenarnya praktisi itu adalah praktisi veteran yang tersesat yang mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1997. Ia kembali berkultivasi lagi dalam beberapa tahun dan bekerja untuk menyelamatkan makhluk hidup selama lebih dari tiga tahun, dan melakukannya cukup baik. Namun, baru-baru ini ia gagal melewati ujian nafsu dan dimanfaatkan oleh kekuatan lama.

Setelah saya mendengar itu, saya datang berbicara denganya dan praktisi lainnya yang tersesat. Saya membantu mereka memperkuat pikiran lurusnya, dan meminta mereka mengembalikan jadwal belajar Fa sesegera mungkin. Saya mengatakan kepada mereka bahwa menyelamatkan orang-orang adalah salah satu dari tiga hal yang Guru minta kita lakukan.

Guru berkata,

"Pengikut Dafa secara keseluruhan telah melewati tahap Xiulian pribadi, dewasa ini berhubung arus dahsyat pelurusan Fa bergulir maju dengan pesat, sehingga tahap pembuktian kebenaran Fa dari pengikut Dafa juga mendekati penyelesaian, sejarah akan dengan cepat memasuki tahap baru. Mulai saat sekarang, terutama pengikut Dafa, praktisi baru dan lama di daratan Tiongkok, lepaskanlah hati manusia yang sejak lama menjadi keterikatan, secara menyeluruh mulai dengan ketat memanfaatkan kesempatan untuk menyelamatkan manusia di dunia."

"Terutama pengikut Dafa di daratan Tiongkok, setiap orang juga harus keluar berbicara, seperti bunga bermekaran di mana-mana, tempat di mana terdapat manusia tidak ada yang tak terjangkau." (“Lepaskan Hati Manusia, Selamatkan Manusia di Dunia”)

Praktisi tidak melakukan sesuatu yang salah dengan mencoba untuk menyelamatkan orang. Yang salah adalah gangguan kekuatan lama. Kita tidak harus mundur setelah kita bertemu dengan kesulitan.

Gigih Berkultivasi Sambil Menyelamatkan Orang

Saat melakukan ini, saya menemukan saya memiliki keterikatan ingin menyelesaikan sesuatu dengan cepat. Saya ingin menemukan praktisi yang tersesat dan segera meminta mereka untuk kembali  berkultivasi. Setelah saya mengidentifikasi keterikatan ini, saya mengingatkan diri sendiri bahwa kita harus membantu mereka dan berharap mereka akan kembali, tetapi tanpa pengejaran, itu akan menjadi keterikatan.

Menurut pendapat saya, Dafa telah menetapkan standar bagi orang-orang di dunia. Ingin atau tidak ingin orang-orang tersebut diselamatkan, harus datang dari pilihan mereka sendiri dan bebas menentukan. Tidak ada yang bisa membuat pilihan bagi mereka. Sambil membantu praktisi yang tersesat, kita harus selalu mencari ke dalam kekurangan kita sendiri. Kita perlu memastikan bahwa kita memiliki cukup belas kasih dan kebaikan. Kita juga perlu memastikan bahwa kita tidak menunjukkan mentalitas pamer atau fanatisme. Kita perlu terus menyesuaikan pikiran kita, dan tidak membiarkan keterikatan kita sendiri menghambat praktisi yang tersesat untuk kembali. Hanya ketika kita berkultivasi dengan baik, maka  kita dapat efektif dalam membantu mereka.

Saya dan rekan-rekan praktisi sering menemukan praktisi yang tersesat. Semua prestasi kami adalah karena Guru dan Dafa. Tanpa kekuatan Guru dan bimbingan prinsip-prinsip Fa, kita tidak bisa memperoleh apapun. Menemukan praktisi yang tersesat juga merupakan bagian dari mengultivasi diri dengan gigih dan meningkat sebagai satu tubuh.

Chinese version click here
English version click here