Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Benteng Provintia, Taiwan: Praktisi Falun Gong Memberitahu Turis Tiongkok Tentang Falun Gong dan Mengungkap Penganiayaan

10 Mei 2014 |   Oleh Su Rong dan Sun Bai, koresponden Minghui di Taiwan


(Minghui.org) Bagi wisatawan Tiongkok di Taiwan, selain jalan-jalan dan menikmati budaya Tiongkok yang berbeda, mengetahui lebih jauh tentang Falun Gong juga merupakan bagian dari kesempatan unik mereka. Praktisi Falun Gong telah mempertahankan kehadiran mereka secara berkelanjutan di banyak objek wisata. Mereka memberikan fakta-fakta tentang Falun Gong kepada wisatawan Tiongkok. Benteng Provintia, sebuah pos Belanda kuno yang dibangun pada tahun 1953 di Tainan, kota tertua di Taiwan, adalah salah satu lokasi tersebut.

Dalam 11 tahun terakhir, setiap hari, para praktisi ada di sana untuk berbicara dengan wisatawan Tiongkok tentang Falun Gong. Melalui pamflet dan papan informasi, mereka juga memberikan informasi rinci tentang bagaimana Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menghasut orang melalui cuci otak dan kebrutalan.

Papan informasi yang dipasang oleh praktisi Falun Gong


Praktisi telah mengklarifikasi fakta tentang Falun Gong di Benteng Provintia di Tainan selama 11 tahun terakhir


Praktisi Falun Gong melakukan latihan kelompok pada akhir pekan dan selama liburan

Turis Tiongkok: Tolong Bantu Saya Mundur dari PKT

Zheng adalah seorang praktisi wanita yang mulai berlatih Falun Gong 16 tahun silam di daratan Tiongkok. Ia pindah ke Tainan bersama suaminya sekitar 10 tahun yang lalu. Dia melakukan berbagai upaya untuk menjelaskan fakta tentang Falun Gong kepada orang-orang Tiongkok, baik melalui panggilan telepon ataupun secara langsung di objek-objek wisata.

Zheng (wanita yang memakai kaos ungu) menghabiskan tiga atau empat jam sehari berbicara dengan wisatawan Tiongkok tentang Falun Gong

Zheng mengatakan, dia tidak merasa lelah datang ke objek wisata setiap hari: "Saya biasanya berbicara dengan mereka ketika mereka hendak memasuki bangunan bersejarah, atau ketika mereka kembali menuju bus."

"Satu pun tidak ingin saya lewatkan. Mereka telah melakukan perjalanan jarak jauh untuk datang ke sini. Ini mungkin satu-satunya kesempatan bagi mereka untuk mengetahui fakta," kata Zheng.

Dengan pengeras suara kecil di tangan, Zheng acap kali berjalan bersama kelompok wisatawan. Orang Tiongkok telah dicuci otak oleh propaganda PKT. Hal ini membuat beberapa wisatawan pada awalnya tidak berani untuk menerima materi atau bahkan melihat papan informasi. Namun kenyataan ini tidak membuat Zheng berkecil hati.  Dia percaya bahwa fakta-fakta dapat membersihkan pengaruh negatif dari propaganda PKT. Fakta penganiayaan juga memungkinkan wisatawan ini berkesempatan untuk berpikir secara mandiri.

Setelah menjelaskan fakta-fakta, dia biasanya menanyakan kepada para turis apakah mereka memahami apa yang ia sampaikan. Beberapa berkata, "Saya sekarang mengerti, tolong bantu saya mundur dari PKT." Beberapa orang dengan rasa penasaran, ingin tahu lebih banyak, "Bisakah Anda jelaskan hal ini kepada saya lebih lanjut?" Zheng sering kali memberi mereka salinan perangkat lunak untuk menghindari blokade internet di Tiongkok.

Setelah naik bus, beberapa wisatawan membuka materi klarifikasi dan mulai membaca, beberapa lainnya melanjutkan membaca berita utama pada papan informasi. Saat bus melaju, banyak wisatawan Tiongkok melambaikan tangan kepada Zheng.

Zheng sesekali tidur siang di bus, memanfaatkan waktu perjalanan ketika kembali ke rumah." Ini adalah sebuah kerja keras," katanya, "Tapi ini sepadan."

Zheng juga memberikan bantuan lain kepada turis saat diperlukan. Suatu kali, gedung Benteng Provintia ditutup karena topan. Para wisatawan tidak punya tempat lain yang dituju karena jadwal perjalanan mereka tidak bisa diubah. Zheng mengantar mereka berkeliling, menceritakan tentang situs bersejarah dan budaya, serta popularitas Falun Gong di Taiwan. "Para wisatawan sangat tertarik dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Pada akhirnya, mereka berterima kasih kepada saya beberapa kali. Hampir semua dari mereka mundur dari PKT, termasuk pemandu kelompok wisata."

Setelah kerja keras bertahun-tahun, Zheng bersyukur melihat begitu banyak orang Tiongkok mengetahui fakta-fakta kebenaran. Dengan bantuannya, hampir 10.000 orang telah melepas keanggotaan mereka dari organisasi PKT.

Wakil Kepala Polisi: Saya Mengagumi Kegigihan Anda

Caifen (kiri), seorang pensiunan guru, membeli spanduk dan poster dari uang sakunya sendiri dan telah berada di lokasi klarifikasi fakta Benteng Provintia selama 10 tahun terakhir

Caifen (wanita) adalah seorang guru yang pensiun pada tahun 2003. Ia telah mendukung tempat klarifikasi ini selama 10 tahun terakhir. Ia menyediakan spanduk dan papan poster dari uang sakunya sendiri.

Sebagai salah satu koordinator, Caifen harus bekerja sama dengan polisi setempat. Ketika muncul kebingungan atau kesalahpahaman, dia harus mengatasinya. "Kami mengikuti prinsip Sejati-Baik-Sabar. Itulah sebabnya kami bisa rukun dengan polisi dan petugas keamanan objek wisata."

Salah satu contohnya adalah wakil kepala dari kantor polisi setempat. Petugas tersebut menjadi sangat mendukung setelah ia mendengar fakta tentang Falun Gong. Tak lama kemudian ia dipromosikan dan dipindahkan ke kabupaten lain. Baru-baru ini untuk tugas dinas yang berbeda, ia kembali. Ketika datang, petugas itu sangat terkejut bertemu kembali dengan praktisi di tempat yang sama. Dia berkata, "Saya benar-benar mengagumi kegigihan Anda."

Komentar seperti ini acap kali dikemukakan oleh petugas setempat. Seorang polisi telah bekerja di daerah ini selama 10 tahun. Bahkan pada masa-masa awal, ia tahu bahwa praktisi datang ke sini untuk memberitahu wisatawan fakta tentang Falun Gong, serta betapa brutalnya penganiayaan di Tiongkok." Saat itu, tanpa dukungan keuangan dari pihak luar, melakukan kegiatan sukarela seperti ini, saya tidak yakin berapa lama Anda bisa malakukannya," kata perwira tersebut kepada seorang praktisi.

Melihat praktisi melakukan hal ini secara konsisten selama hampir 11 tahun, petugas itu terkesan. "Dalam jangka waktu yang lama, Anda telah melakukan hal ini secara konsisten, ini sangat menakjubkan. Ditambah lagi, setiap kali, semakin banyak [relawan] telah ikut bergabung. Anda hebat, " kata petugas itu.

Pemandu Wisata: Jika Anda Tersesat, Stan Relawan Falun Gong akan Memberitahu Anda Jalan yang Benar

Yu (wanita) adalah seorang pensiunan dari industri keuangan. Ia menemukan, ketika berbicara dengan wisatawan, pengalaman kerjanya dulu sangatlah membantu. "Dibutuhkan kesabaran dan keterampilan mendengar yang baik." Kata Yu. Beberapa orang Tiongkok bersedia menerima fakta-fakta, sementara beberapa lainnya memiliki beberapa hambatan karena terhasut oleh propaganda kebencian PKT. Dengan tetap tenang dan menyampaikan perkataan dari lubuk hati mereka, Yu dan relawan lainnya mampu mendapatkan kepercayaan dari wisatawan Tiongkok.

Komunikasi yang baik dengan warga setempat juga diperlukan. Melihat semakin banyak papan informasi yang dipajang, petugas keamanan Benteng Provintia meminta mereka memindahkannya keluar gedung. Mencari tempat penyimpanan papan informasi pada malam hari menjadi sebuah tantangan. "Kami meminta bantuan sebuah kuil di seberang jalan," kata Yu.

Kuil adalah tempat bagi penduduk setempat untuk memuja dewa kuno. Orang yakin hal ini membawa keberuntungan. Komite manajemen kuil mengatakan, mereka harus meminta petunjuk dewa melalui pemujaan. Ritual ini telah dilakukan dari generasi ke generasi.

"Tak lama kemudian kami mendapat jawaban dari komite," kata Yu. "Mengenai bantuan untuk menyimpan papan informasi di kuil, mereka mengatakan kepada kami bahwa dewa mereka telah mendukungnya."

Sama seperti penduduk lokal, pada awalnya, pemandu wisata yang bekerja untuk berbagai agen perjalanan di Taiwan juga memiliki kesalahpahaman. "Secara perlahan mereka bisa memahami bahwa kami di sini semata-mata untuk meningkatkan kesadaran atas kebrutalan di Tiongkok, dan menyerukan untuk mengakhiri penganiayaan terhadap orang yang tidak bersalah," kata Yu. Stan informasi kami sekarang dihormati oleh masyarakat setempat. "Banyak orang mengacungi jempol ketika berjalan melewati stan informasi kami. Mereka mengatakan kepada kami, 'Kerja yang bagus!'"

Pemandu wisata juga mendukung. Setelah diri sendiri paham tentang Falun Gong, pemandu wisata sering merekomendasikan materi klarifikasi fakta untuk wisatawan. Salah satu dari mereka mengatakan kepada berbagai rombongan tur, "Anda bisa mempercayai orang-orang ini [praktisi Falun Gong]. Bila anda tersesat, stan informasi Falun Gong akan menunjukkan jalan yang benar."

Satu rombongan wisatawan berasal dari Provinsi Yunnan. Semua anggota kelompok, yakni guru dan siswanya berasal dari kelompok etnis Miao. "Setelah kami berbicara dengan mereka, seluruh anggota rombongan mundur dari PKC dan organisasi afiliasinya," kata Yu. Setelah meninggalkan kami, mereka menawarkan tarian rakyat kepada kami untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka dan berkata, "Falun Gong sangat baik!"

"Tidak semua orang bersedia untuk mundur dari PKC," kata Yu, "bahkan setelah semua fakta kami beritahu. Saya khawatir akan masa depan mereka."

"Saya Hanya Berharap Anda Selamat"

Lily adalah praktisi lain yang ada di stan informasi. Setelah berlatih Falun Gong selama 8 tahun, dia berterima kasih atas manfaat yang telah diterimanya, baik dari segi jasmani maupun rohani. "Memberitahu wisatawan Tiongkok kisah nyata dari Falun Gong, saya merasa itu adalah tanggung jawab saya. Mereka perlu tahu perbuatan buruk yang telah PKT lakukan. Jika seseorang berjalan seiring dengan partai, ia ditakdirkan akan hancur."

Tidak setiap wisatawan bisa memahami Lily. Saat ia menjelaskan hal ini dengan suaranya yang lembut dan belas kasih, beberapa orang menerima kata-katanya, sementara yang lainnya bereaksi dengan kasar, "Berapa banyak uang yang Anda hasilkan dengan bekerja di sini dan mengatakan kepada saya tentang hal ini?"

Lily selalu tersenyum kembali dan menjawab dengan lembut, "Saya tidak menerima sepeser pun. Saya seorang sukarelawan dan hanya berharap Anda selamat."

Chinese version click here
English version click here