Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Lagi Dua Praktisi Qingdao Diadili karena Melakukan Reka Ulang Metode Penyiksaan untuk Mengekspos Penganiayaan

21 Agu 2014 |   Oleh koresponden Minghui dari Provinsi Shandong, Tiongkok


(Minghui.org) Kurang dari dua minggu setelah hukuman ilegal dari lima praktisi Qingao yang melakukan reka ulang metode penyiksaan, dua praktisi lainnya didakwa dengan "kejahatan" yang sama, dihukum selama sandiwara sidang lainnya pada tanggal 17 Juli 2014.

Pengadilan Distrik Shibei, Kota Qingdao menggelar sidang terhadap praktisi Falun Gong Lu Xueqin [wanita] dan Yuan Shaohua [pria] pada tanggal 17 Juli 2014. Hanya satu dari tiga pengacara, yang mewakili Lu, diberitahukan mengenai persidangan, menyebabkan Yuan disidang tanpa kehadiran pengacara pembela.

Pengadilan telah dijadwalkan dua kali sidang percobaan sebelum yang satu ini, tapi dibatalkan setelah kedua pengacara Wang Yu dan Chen Jian'gang menolak untuk mematuhi "penggeledahan untuk keamanan." Taktik intimidasi ini dilakukan oleh petugas pengadilan, bahkan setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa pengacara dibebaskan dari penggeledahan keamanan tersebut. Para petugas pengadilan juga mencoba untuk menyita laptop dua pengacara itu, yang berisi dokumen-dokumen hukum untuk persidangan.

Kali ini pengadilan memutuskan untuk tidak memberitahu Chen dan Wang jadwal tanggal pengadilan. Hanya pengacara Li Subin yang menerima pemberitahuan jadwal tanggal pengadilan dan hadir pada tanggal 17 Juli. Ini menyebabkan Yuan diadili tanpa pengacara, dan Lu dengan hanya satu dari dua pengacaranya.

Suami Lu menelepon Guo Honghui di Pengadilan Distrik Shibei dan menuntut penjelasan. Guo mengatakan bahwa kedua pengacara telah gagal untuk hadir di persidangan sebelumnya dan dianggap "tidak bertanggung jawab." Guo kemudian menutup telepon. Selama persidangan pada tanggal 17, Hakim Tian Huai'an mengatakan kepada keluarga, "pengacara Anda tidak bertanggung jawab dan tidak hadir di pengadilan. Anda harus menyewa pengacara yang berbeda, seperti saya katakan kepada Anda sebelumnya." Hakim kemudian melanjutkan persidangan, terdakwa tidak mendapatkan pengacara yang legal.

Pengadilan hanya memperbolehkan dua anggota keluarga dari masing-masing terdakwa untuk duduk, adik Lu dan anak, dan istri Yuan dan putri mertua. Para petugas pengadilan menempatkan keluarga Lu pada satu sisi pengadilan dan mencoba untuk menghalangi pandangan mereka ketika Lu datang ke ruang sidang, rupanya tidak ingin mereka melihat kondisinya.

Para petugas pengadilan menempatkan Lu di kursi kayu pada awalnya. Dia rupanya kehilangan banyak berat badan dan memiliki tanda-tanda kekerasan fisik. Dia tersentak kesakitan saat ia duduk di kursi kayu, dan kemudian ditaruh di kursi roda oleh petugas pengadilan. Dia menunjukkan tanda-tanda kesakitan yang jelas.

Melihat hal ini, adik Lu mengatakan kepada petugas pengadilan, "Apakah kamu tidak punya hati?" Hakim Tian Huai'an kemudian memerintahkan petugas pengadilan untuk mengusirnya dari ruang sidang.

Liu Xiuzhi, istri Yuan, mempertanyakan Hakim Tian, "Kenapa kau tidak memberitahu pengacara kami?" Tian tidak menjawab pertanyaan itu, dan segera memerintahkan petugas pengadilan untuk mengusirnya. Petugas menarik dengan kasar lengannya dan menendang sambil mengusirnya.

Ketika putri Lu protes, Tian mengusirnya juga. Pada saat itu, hanya satu anggota keluarga yang tersisa di ruang sidang.

Lu terus memprotes dan meminta pengacaranya Wang Yu untuk hadir. Dia juga menunjukkan bahwa dia merasakan rasa sakit yang parah akibat kebrutalan polisi.

Hakim kemudian menyatakan reses, dan Lu dibawa keluar. Ketika ia dibawa masuk kembali, ia tidak mengeluarkan suara, dan tampaknya diambang ketidaksadaran.

Latar Belakang

Lu dan Yuan ditangkap bersama dengan belasan praktisi lainnya pada 2 Mei 2013 karena mereka ulang metode penyiksaan yang digunakan terhadap praktisi Falun Gong. Mereka semua dituduh "menghasut subversi terhadap kekuasaan negara." Beberapa saat kemudian dibebaskan setelah diperas uangnya oleh polisi, sementara yang lain tetap dalam tahanan setelah dihukum atau menunggu persidangan.

Lu berulang kali diinterogasi dan disiksa di Pusat Penahanan Qingdao Ketiga. Pada 13 November 2013 dia mengalami mati rasa, nyeri dada dan mati rasa di sisi kiri tubuhnya.

Pada 30 Januari 2014 ia didiagnosis menderita penyakit jantung, radang ginjal, penyumbatan usus, dan thrombosis. Untuk rincian lebih lanjut tentang laporan penganiayaan Lu sebelumnya, silahkan baca Detained for Exposing Torture in Forced Labor Camps, Ms. Lu Xueqin Denied Medical Care dan Ms. Lu Xueqin's Life in Danger after Nine Months of Detention

Nomor-nomor lencana petugas pengadilan yang menganiaya anggota keluarga di ruang sidang adalah 370.237, 373.527 (orang yang menganiaya Liu Xiuzhi, istri Yuan), 370.235, 370.232

Artikel Terkait:
Qingdao Practitioners Sentenced in 20-Minute Show Trial for Re-enacting Torture Methods

Chinese version click here
English version click here