Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Song Guanghua Telah Menjalani Masa Tahanan Namun Penjara Daqing Berencana untuk Memenjarakannya Lebih Lama

14 Jan. 2015 |   Oleh: koresponden Minghui dari Provinsi Heilongjiang, Tiongkok

(Minghui.org) Masa tahanan Song Guanghua (宋广华), pria, berakhir pada 30 Desember 2014. Minghui.org telah menerima informasi bahwa pihak berwenang dari Penjara Daqing berencana untuk mengirimnya ke pusat pencucian otak pada hari dimana dia dibebaskan.

Agen-agen Kantor 610 Heilongjiang menangkap Song, seorang praktisi Falun Dafa, pada 31 Desember 2011, dan memvonis dia tiga tahun penjara karena terlatih Falun Dafa. Selama dalam tahanan, dia dipukuli dalam ruang isolasi.

 

Siksaan Sebelumnya

Sebelum penangkapannya yang terakhir, Song pernah ditahan di Kamp Kerja Paksa Changlinzi dari tahun 2003 sampai 2006. Dia sering disiksa pada masa itu.

Song dijemput oleh penjaga keamanan dari tempat kerjanya dan kemudian dibawa ke Kantor Polisi Xinyi di Harbin pada 26 Agustus 2003, karena membagikan informasi tentang Falun Dafa kepada rekan kerjanya di Pembangkit Listrik Longjiang.

Pada akhir bulan September, Song saat itu ditahan di kamp kerja paksa, Penjaga Zhao Shuang (赵爽) memukulinya saat dia tiba.

Pada suatu hari, Song sedang membaca buku Falun Dafa, dan tahanan Qi Kunlei (齐昆雷) melaporkannya kepada penjaga. Zhao menahan wajah Song ke lantai dan membuatnya mengangkang. Zhao menarik lengan Song ke atas dan mendorongnya ke arah punggungnya. Hal ini membuat bahu Song menjadi ekstrem tegang. Kemudian penjaga itu melakukan hal yang sama pada kaki Song. Setelah dipukuli, Song tidak dapat bergerak dan harus digotong untuk kembali ke dalam sel. Zhao menyebut teknik ini “mendayung sampan” dan sering menggunakannya pada para praktisi.

Peragaan penyiksaan: “Mendayung Sampan.” Seseorang wajahnya ditahan ke lantai. Penyiksa akan membentangkan lengan dan kaki korban dan menekan serta menarik lengan dan kaki korban dengan sekuatnya, membuat bahu dan paha korban menjadi sangat tegang

Diambil Darahnya

Pada musim semi 2005, Yang Yu (杨禹) serta staf di Changlinzi membawa beberapa orang untuk mengambil darah dari praktisi Falun Dafa. Ketika Song menolak untuk diambil darahnya, Zhao dan Yang menyiksa Song dengan metode penyiksaan “Mendayung Sampan.” Penjaga Wang Kai (王凯) menyetrum wajah Song dengan menggunakan tongkat listrik sekitar 10 menit. Penjaga lain, Dou Jianwen (窦建文), kemudian menyetrum dada Song.

Pada tahun 2006, setelah Song ditahan selama tiga tahun, petugas dari Kantor Polisi Xinyi dan anggota staf dari kantor komunitas setempat pergi ke Changlinzi untuk menjemputnya. Mereka berusaha untuk memaksanya menandatangani pernyataan melepaskan Falun Dafa. Song menolak.

Artikel terkait:

Song Guanghua Disiksa dengan Brutal

Chinese version click here

English version click here