Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Taiwan Katakan "Tidak" untuk Mengimpor Organ Transplantasi dari Tiongkok

15 Jan. 2015 |   Oleh koresponden Minghui, Su Rong dan Sun Bai


(Minghui.org) Mantan Wakil Menteri Kesehatan Tiongkok, Huang Jiefu (pria) mengusulkan untuk memfasilitasi penggunaan organ dari daratan Tiongkok bagi operasi transplantasi di Taiwan.

Dia mengusulkan demikian selama kunjungannya di Rumah sakit Memorial Chang Gung Kaohsiung pada hari Jumat pekan lalu.

Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan menanggapinya pada tanggal 23 bahwa ide Huang adalah "tidak layak" dan kementerian "tidak akan menerima organ dari daratan."

Selama kunjungan sepekan Huang, sekitar 80 dokter Taiwan menandatangani pernyataan bersama untuk meminta Partai Komunis Tiongkok segera menghentikan pengambilan organ dari para tahanan Falun Gong yang tak bersalah. Menurut Asosiasi Taiwan untuk Kepedulian International terhadap Transplantasi Organ, jumlah tanda tangan para dokter telah mencapai 5.000 lebih.

Dr. Yuan Lun-Hsiang, seorang ahli bedah spesialis di bidang urologi dari Rumah sakit Umum Veteran Kaohsiung, melakukan protes, "Semua dokter tahu tentang kekurangan organ di dunia. Bagaimana bisa daratan Tiongkok memiliki begitu banyak organ untuk diekspor? Taiwan tidak seharusnya menerima organ dari sumber tak jelas; lebih-lebih tidak boleh menjadi kaki tangan Partai Komunis Tiongkok dalam pengambilan organ dari tahanan tak bersalah."

Liu Yu-ching, administrator khusus Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan Divisi Medis menyatakan bahwa Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan tidak akan menerima organ dari daratan Tiongkok

Anggota dari Covenants and Conventions Watch, Huang Song-lih bertanya, "Menurut Huang Jiefu, Tiongkok mencatat rekor tinggi 1.500 donor organ tahun ini, tetapi ada lebih dari 300.000 warga Tiongkok di dalam daftar tunggu untuk mendapatkan organ. Mengingat keadaan tersebut, bagaimana mungkin Tiongkok bisa menyediakan organ kepada pasien Taiwan? Dari mana organ-organ ini berasal?"

Huang juga mengatakan bahwa "pernyataan Beijing menghentikan transplantasi organ yang diambil dari tahanan yang dieksekusi mati mulai tanggal 1 Januari sebagai tanggapan atas keprihatinan hak asasi manusia hanyalah kebohongan belaka."

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Mengatakan "Tidak" untuk Organ dari Daratan

Liu Yu-ching (wanita), administrator khusus Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan Divisi Medis menyatakan bahwa usulan Huang tidak layak dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan tidak akan menerima organ Tiongkok ke Taiwan.

Dia lebih lanjut menyatakan bahwa donasi organ adalah prosedur yang sangat kompleks yang melibatkan waktu, hukum negara yang berbeda, bagaimana donasi organ dilakukan. Ada juga isu-isu hak asasi manusia. Dia mengatakan Kementerian tidak pernah menyebutkan menerima organ dari daratan Tiongkok.

Liu menunjukkan bahwa para profesional medis Taiwan yang berperan sebagai perantara perdagangan organ akan dihukum sampai pencabutan permanen izin mereka.

Direktur Divisi Medis Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Wang Tsungsi juga menegaskan bahwa platform donasi organ lintas selat tidak akan berjalan karena sifat operasi yang  sensitif terhadap waktu. Itu sebabnya sebagian besar negara menyuplai pasokan organ mereka secara lokal.

Legislator: Masalah Martabat Hidup

Legislator Tien Chiu-Chin berbicara di Legislatif Yuan Taiwan pada tanggal 23 Desember

Legislator Tien Chiu- Chin berbicara di konferensi pers di Legislatif Yuan Taiwan pada tanggal 23 Desember, "Lebih dari 8000 orang sedang menunggu untuk donasi organ di Taiwan. Kami berharap bahwa amendemen Undang-undang Transplantasi Organ Manusia, yang membahas dokumentasi sumber organ dan larangan wisata organ, akan selesai segera. Waktu adalah esensi. Ini adalah menyelamatkan dan melindungi kehidupan. Ini mencegah orang Taiwan yang secara tidak sadar mendukung pengambilan organ dari tahanan tak bersalah."

Pengacara HAM: Taiwan Tidak Seharusnya Mendukung Kejahatan Pengambilan Organ di Tiongkok

Pengacara hak asasi manusia Theresa Chu, juru bicara Tim Legal Hak Asasi Manusia Falun Gong, mengatakan bahwa Taiwan tidak seharusnya jatuh ke dalam pasar organ yang diambil dengan tidak manusiawi di komunis Tiongkok.

Huang Jiefu harus terlebih dahulu menjelaskan sumber dari 500 transplantasi hati yang dia lakukan pada tahun 2012. Dia sendiri adalah tersangka dari investigasi yang sedang berlangsung atas kejahatan pengambilan organ paksa di Tiongkok. Dia tidak punya hak untuk mengusulkan platform kerjasama donasi organ 'legal' mana pun di Taiwan," kata Chu.

Ketua Dewan Organ Registry and Sharing Center Taiwan, Lee Po-Chang mengomentari usulan Huang Jiefu: "Saya khawatir terhadap potensi niat jahat."

Organ Registry and Sharing Center: Proposal Mungkin Memiliki Niat Jahat Tersembunyi

Ketua Dewan Organ Registry and Sharing Center Taiwan, Lee Po-Chang mengatakan bahwa sebagian besar negara di dunia sedang bekerja mengapai tujuan sistem donasi organ mandiri. Saat ini, sumber dan kualitas organ di daratan Tiongkok ada masalah. Hal ini tidak dapat diterima bila memaksa Taiwan dan Hong Kong menjadi platform Tiongkok untuk berbagi organ secara regional.

Wakil Menteri Kesehatan Tiongkok Huang berkunjung ke Taiwan disertai oleh protes terus menerus yang menentang pengambilan organ secara paksa Partai Komunis Tiongkok dari praktisi Falun Gong dan tahanan tak bersalah lainnya.

Menurut Organisasi Dunia untuk Penyelidikan Penganiayaan Falun Gong, Huang Jiefu terlibat dalam operasi transplantasi hati yang secara paksa diambil dari praktisi Falun Gong,  mempromosikan transplantasi organ dan menutupi sumber organ sejak tahun 1999, tahun di mana PKT memulai penganiayaan terhadap Falun Gong, berdasarkan makalah medisnya yang telah diterbitkan, operasi transplantasi dan pidato publiknya.

Chinese version click here
English version click here