Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Tidak Terikat dengan Akhir Pelurusan Fa

15 Okt. 2015 |   Oleh praktisi Falun Dafa di Tiongkok


(Minghui.org) Saya baru membaca sebuah artikel di Minghui, tentang seorang praktisi yang rajin terikat dengan akhir dari pelurusan Fa: Guru telah beberapa kali menyebutkan bahwa pelurusan Fa akan segera berakhir, jadi mengapa tidak juga selesai setelah bertahun-tahun? Akhirnya, ia tidak bisa menemukan jawabannya dan berhenti berlatih kultivasi.

Prinsip-prinsip Fa vs. Konsep Manusia

Saya merasa kasihan dengan praktisi ini. Sebagai pengikut Dafa, kita harus berpikir dengan dasar prinsip Fa, bukan konsep manusia. Umat manusia, juga masyarakat di mana kita berada, hanyalah sebuah partikel yang sangat-sangat kecil dibandingkan dengan alam semesta. Semua tingkatan di atas tingkatan dunia manusia, periode pelurusan Fa ini sangat singkat; tetapi di masyarakat manusia ini, bisa terasa sangat lama.

Demikianlah, seorang kultivator, atau sang sadar, mempunyai ukuran yang berbeda dengan manusia biasa saat melihat waktu.

Bahkan di tingkatan manusia, apa yang diajarkan oleh Guru adalah benar. Coba Pikir 5.000 tahun peradaban Tiongkok itu saja adalah bagian dalam persiapan pelurusan Fa. Apa yang kita alami, seperti penganiayaan di Tiongkok, adalah sangat singkat dibandingkan dengan sejarah yang panjang.

Masalah yang paling fundamental adalah praktisi ini mungkin tidak benar-benar memahami Fa atau percaya pada Guru.

Sebuah Referensi untuk Masa Depan

Kekuatan lama memiliki banyak pengaturan dan ramalan di masa yang lalu, seperti Ramalan Suku Maya. Banyak dari waktu-waktu yang diramalkan itu telah lewat, sedangkan masyarakat ini tetap berlanjut seperti biasanya. Ini karena Guru adalah penentu dari pelurusan Fa, dan pelurusan Fa tidak bisa mengikuti pengaturan kekuatan lama.

Pengikut Dafa harus terlibat dalam pelurusan Fa karena kita adalah partikel Dafa. Kita juga tidak bisa digantikan oleh makhluk hidup lain, karena kita adalah pengikut Dafa - masa depan alam semesta akan dibentuk oleh kita.

Apa yang kita lakukan baik atau buruk, akan menjadi referensi untuk masa depan. Juga termasuk konsep manusia, seperti keterikatan terhadap waktu, termasuk akibatnya.

Penting bagi kita untuk tetap jernih dan tetap berada di atas jalur kita. Walaupun jika kita pernah mengalami kemunduran, kita harus bisa kembali ke jalur kultivasi dan menjalani sisa perjalanan kita dengan baik.

Waktu Sedang Menunggu Kita

Dari ceramah Guru, kita tahu ada beberapa praktisi yang telah tersadarkan di tingkat yang sangat tinggi, dan mereka tidak terlibat langsung dalam usaha menentang penganiayaan.

Banyak dari kita telah melewati banyak ujian dan maju menuju kesempurnaan, tetapi ini berbeda dengan praktisi di atas. Saya pikir ada dua alasan. Satu adalah kita masih harus meningkat untuk mencapai kriteria yang sudah ditentukan untuk kita; kedua adalah kita harus mengklarifikasi fakta kepada orang-orang untuk menyelamatkan mereka.

Guru telah membuat pengaturan yang terbaik baik kita masing-masing. Banyak alasan di balik apa yang kita lakukan dan mengapa kita lakukan. Tetapi pada dasarnya adalah kita harus menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kita.

Penutup

Apa pun yang kita kerjakan, kita harus mengerjakannya berdasarkan pada Fa.

Selama kultivasi kita telah banyak mengalami keajaiban. Contoh, manusia biasa tidak dapat menjamin kesehatannya sendiri – siapa pun yang sakit harus pergi ke dokter atau bergantung pada obat-obatan. Dafa telah membuat kita sehat tanpa penyakit, juga perubahan lainnya seperti peningkatan xinxing. Pantaskah bila kita menggunakan konsep manusia bukannya prinsip-prinsip Fa untuk mempertimbangkan sesuatu?

Di atas adalah apa yang telah saya sadari dari Fa.

Chinese version click here
English version click here