Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Bentuk Penganiayaan: Sidang Ilegal Terhadap Yu Guimin dan Yang Xiuhua di Kota Qiqihar

5 Des. 2015 |   Oleh koresponden Minghui dari Provinsi Heilongjiang, Tiongkok


(Minghui.org) Pengadilan Distrik Fulaerji menggelar sidang ilegal terhadap praktisi Falun Gong, Yu Guimin dan Yang Xiuhua pada 26 Oktober 2015. Praktisi menyewa dua pengacara yang berhasil memperpanjang sidang hingga 3 November.

Sidang pertama dimulai pada pukul 10.00. Sekitar 100 orang menghadiri persidangan, termasuk praktisi Falun Gong, anggota keluarga tertuduh dan petugas polisi. Pengadilan tidak memeriksa identitas mereka yang hadir dan pemeriksaan keamanan hanyalah formalitas.

Selama sidang, Yu berkata, ”Saya bertemu seorang pemuda di Supermarket Dajiating dan memberinya piranti lunak untuk menembus blokade Internet pemerintah Tiongkok. Saya berharap ia bisa membaca kebenaran tentang Falun Gong.”

Liu Lianhe, salah satu pengacara meminta hakim untuk melepaskan borgol Yu. Pengacara lainnya, Wang Lei, kemudian menanyakan Yu kapan ia diberitahu tanggal dan waktu persidangan. Yu mengatakan baru saja diberitahu pagi tadi.

Wang berkata kepada hakim bahwa di bawah prosedur pengadilan dan hukum Tiongkok yang berlaku, kliennya harus diberitahu tiga hari sebelum sidang.

Hakim tidak bisa berkata apa-apa dan kemudian memanggil para pengacara untuk berdiskusi. Akhirnya, hakim memutuskan untuk menghentikan sidang dan melanjutkannya pada 3 November.

Yu dan Yang dilaporkan kepada polisi karena berbicara kepada orang-orang tentang Falun Gong di supermarket pada sore hari, 1 Mei 2015. Li Ruixin, direktur Kantor Polisi Hong’an, menangkap mereka. Polisi memindahkan mereka ke Pusat Tahanan Qiqihar keesokan sore. Mereka dipukuli di pusat tahanan.

Pihak-pihak yang terlibat dalam penganiayaan Yu dan Yang:
Wang Longhuai, (王龙怀), hakim
Li Jianjun (李建军), dan Zhang Weiwei(张维维), jaksa
Wang Ping (王萍), kepala pengadilan: +86-13304823999 (seluler), +86-452-6911995 (kantor)

Chinese version click here
English version click here