Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Menyarankan Orang Tionghoa Mundur dari PKT di Sao Paulo, Brasil

1 Feb. 2015 |   Oleh praktisi di Brasil


(Minghui.org) Seorang ibu muda Tionghoa berdiri di sebuah toko kecil di jalan utama dari distrik bisnis Tionghoa di Sao Paulo, Brasil, dengan anak merajuk di sisinya. Anak itu memarahi ibunya, "Saya marah. Saya tidak ingin berbicara dengan Ibu."

Seorang praktisi Falun Gong menyerahkan kepada wanita muda brosur tentang mundur dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Dia melirik brosur dan ekspresi menghina melintasi di wajahnya, "Apa yang salah dengan Partai Komunis?" Bentaknya, "Saya anggota Partai. Tanpa partai tidak ada Tiongkok."

Praktisi menjawab, "Kebijakan satu anak diimplementasikan di Tiongkok, dan lebih dari 300 juta bayi tak berdosa tewas karenanya. Apakah ini baik? Di Tiongkok, orang diklasifikasikan sebagai penduduk perkotaan atau pedesaan. Mayoritas penduduk pedesaan hampir tidak memiliki jaminan sosial, dan dijadikan warga kelas dua. Apakah ini kemajuan? Di Tiongkok ada masalah dengan susu bubuk beracun dan beras tercemar, dan minyak bekas digunakan untuk memasak. Apakah ini beradab?"

Nada ibu muda melunak, tapi dia masih menolak mundur dari PKT. Anaknya, masih merajuk, lagi memarahi ibunya: "Saya marah. Saya tidak ingin berbicara dengan Ibu."

Praktisi lain berbicara dengan wanita itu, "Siapa yang benar-benar percaya pada komunisme hari ini? Bahkan pejabat PKT tidak mempercayainya. PKT melakukan pengambilan organ hidup dari praktisi Falun Gong demi keuntungan besar. Negara-negara di seluruh dunia mengecam PKT karena kekejaman HAM yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tolong mundur dari organisasi PKT untuk menjamin masa depan yang aman."

Ibu muda itu mengangguk. "Baiklah. Saya akan mundur," katanya. Pada saat itu, anaknya penurut dan bahagia. Para praktisi menyaksikan perubahan yang ajaib dalam anak itu setelah ibunya setuju mundur dari PKT.

Kemarahan Pemilik Toko Berubah menjadi Menghargai

Seorang pria Tionghoa membuka toko di Sao Paulo. Dia bekerja keras di toko barunya, ketika seorang praktisi menyambutnya dengan senyum dan menyerahkan buku Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis. Pemilik membaca judul dan menjadi marah. Dia mengancam akan mengusir praktisi keluar. Praktisi pergi tanpa berdebat.

Praktisi lain bertanya kepada praktisi apa yang terjadi di toko. Praktisi kedua memiliki pemikiran bahwa mereka ingin orang memahami sifat jahat PKT. Praktisi kedua memasuki toko, sementara yang pertama tetap berada di luar memancarkan pikiran lurus.

Praktisi kedua berkata kepada pemilik toko, "Komunisme adalah iblis jahat yang datang ke Tiongkok dari Eropa. PKT telah membunuh lebih dari 80 juta orang Tionghoa selama gerakan politiknya. Dia menentang alam semesta dan manusia. Langit akan segera menghancurkannya. Kita harus jelas tentang sifat jahatnya dan mundur untuk memastikan masa depan yang aman."

Kata-kata baik menyentuh pemilik toko. Dia tersenyum dan berkata, "Terima kasih." Dia mundur dari PKT dan dua organisasi afiliasinya, Liga Pemuda Komunis dan Pionir Muda. Putrinya mundur dari Pionir Muda.

Pria muda Mencoba Merobek Bsosur Berubah dan Sepakat Mundur dari PKT

Seorang pria Tionghoa lokal mendengarkan seorang praktisi menjelaskan mengapa orang perlu mundur dari PKT. Pria itu setuju untuk mundur dari Pionir Muda, tapi penjaga toko muda yang mendengarkan percakapan itu marah. Dia berjalan mendekat dan berusaha untuk merobek brosur dari tangan pria itu.

Pria itu menghentikan penjaga toko, dan mengambil brosur itu. Pemilik toko muda kembali ke tempat duduknya di dalam toko. Seorang praktisi yang berjalan di dekatnya menyaksikan pertengkaran. Ia menatap pemilik toko itu sambil memancarkan pikiran lurus, berkata, "Falun Gong mengajarkan menjadi orang baik hati. Merobek brosur adalah salah. Tolong mengakui kesalahan Anda dan mundur dari PKT untuk masa depan yang aman."

Penjaga toko muda menundukkan kepalanya karena malu. Dia akhirnya setuju untuk mundur dari Pionir Muda.

Chinese version click here
English version click here