Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Wanita Berusia 60-an Tetap dalam Keadaan Koma setelah dipukuli oleh Polisi

16 Feb. 2015 |   Oleh koresponden Minghui dari Baoding, Provinsi Hebei, Tiongkok

(Minghui.org) Dua orang praktisi Falun Gong yang berusia 60-an ditangkap dua hari sebelum triathlon nasional baru-baru ini yang terjadi di Wu'an, Hebei. Kedua wanita itu secara brutal dipukuli selama lebih dari satu jam. Salah seorang dari mereka menderita pendarahan otak parah dan tetap dalam keadaan koma di rumah sakit setempat.

Dua praktisi diberhentikan dan diinterogasi dalam perjalanan pulang pada malam tanggal 9 Oktober 2014 oleh petugas polisi dan staf pemerintah desa Huoshui. Percaya bahwa mereka membagikan materi Falun Gong, polisi secara ilegal menahan mereka dan membawa mereka ke Kantor Polisi Huoshui.

Polisi memukul dan menginterogasi para praktisi mulai sekitar pukul 23:00 selama lebih dari satu jam. Shi Yulan (石玉兰) kehilangan kesadaran pada sekitar tengah malam setelah menderita pendarahan otak akibat pemukulan.

Polisi tidak mengirim Shi ke rumah sakit sampai pukul 06:00 keesokan harinya, dimana ia berakhir di unit perawatan intensif. Menurut dokter, keterlambatan dalam pengobatan medisnya memperburuk situasinya. Dia menjalani operasi otak pada pukul 13:00 sore itu. Dia tetap koma dan dalam kondisi kritis di ICU.

Liu KaoFeng (刘 考 凤), praktisi lain yang ditangkap, masih di kantor polisi, polisi menolak semua kunjungan.

Informasi Kontak Pelaku:
Guo Hongjie (郭宏杰), Kepala Kantor Polisi Huoshui: +86-13803201001 (hp). Wang Yang (王洋), petugas polisi: +86-15203302276. Staf Pemerintah Desa Huoshui: +86-13930011131, +86-15832086528.

(Informasi lebih tentang kontak pelaku tersedia dalam artikel Tiongkok asli.)
http://www.minghui.org/mh/articles/2014/10/12/ 河北 武安市 六旬 妇女 被 毒打 命危 l

10_Accounts_of_Persecution

English version click here