Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Setelah Melakukan Kejahatan Sepanjang Hidup, Falun Gong Membantu Saya Menjadi Baik Hati dan Peduli

5 Feb. 2015 |   Oleh Yupeng, seorang praktisi Falun Gong


(Minghui.org) Sebelum saya mulai berlatih Falun Gong, saya mencari nafkah dengan menipu dan merugikan orang lain. Saya dijatuhi hukuman penjara empat kali karena mencuri, menipu orang, dan berkelahi. Semua itu berubah setelah saya mulai berlatih Falun Gong. Saya telah menjadi orang yang lebih peduli dan bahagia.

Saya menderita penyakit yang tidak biasa sesaat sebelum saya keluar dari penjara pada Bulan Juni 2000. Saya lemah dan tidak punya tenaga sama sekali. Saya tidak mampu untuk membela diri ketika narapidana lain mengumpat atau memukuli saya.

Ibu saya mengatakan kepada saya bahwa dia berlatih Falun Gong dan ia telah ditahan, disiksa dan dicuci otak karena menolak untuk menyerah. Saya berpikir bahwa Guru Li Hongzhi pasti benar-benar luar biasa karena pengikutnya sangat setia pada prinsip-prinsip Sejati-Baik-Sabar yang mampu menanggung derita apa pun.

Saya mencari pengobatan Tiongkok dan Barat untuk penyembuhan setelah saya keluar dari penjara, tapi tidak ada yang berhasil. Ibu saya menyarankan agar saya mencoba berlatih Falun Gong. Awalnya saya menolak dan kehilangan kesabaran saya, tapi akhirnya, karena saya tidak punya uang untuk ke dokter, saya memutuskan untuk mencobanya.

Keputusan Besar

Saya bertemu dengan banyak gangguan segera setelah saya memulainya. Misalnya, setiap kali saya mengambil buku Zhuan Falun dan mulai membaca, saya mengantuk.

Ibu saya kemudian menunjukkan bagaimana untuk melakukan latihan Falun Gong. Suatu hal yang menakjubkan terjadi pertama kali saya melakukannya. Nyeri punggung bawah saya lenyap dan saya penuh dengan energi!

Bibi saya dan saya pergi ke pasar dengan sepeda pada suatu hari. Bibi saya, yang berusia 60-an, naik di bagian belakang. Ada parit yang dalam di samping jalan, dan kami hampir jatuh. Tepat pada detik itu, saya berpikir untuk meminta bantuan Guru Li. Bukannya jatuh ke dalam parit, kami mendarat di sisi jalan. Bibi saya jatuh dari sepeda tapi tidak terluka. Ibu saya kemudian mengatakan kepada saya bahwa saya pasti memiliki pikiran lurus pada waktu itu.

Saya berhenti melakukan sesuatu yang melanggar hukum setelah saya mulai berlatih Falun Gong.

Sebelumnya, saya akan menjual darah saya jika saya perlu uang, bahkan jika saya gagal tes darah. Pada suatu kali Kepala desa kami bertanya, "Anda dulunya melakukan apa saja untuk mendapatkan uang. Sekarang anda tiba-tiba punya hati nurani?" Saya mengatakan kepadanya, "Saya salah sebelumnya. Sekarang saya berlatih Falun Gong. Saya ingin menjadi orang yang baik dan menyingkirkan kebiasaan buruk."

Ada enam atau tujuh orang di ruangan itu, dan mereka semua terkejut mendengar saya mengatakan hal tersebut. Salah seorang berkata, "Falun Gong telah dilarang sejak tahun 1999. Apakah kamu tidak tahu hal tersebut?" Ia bahkan menghubungi atasannya dan mengatakan kepadanya bahwa seseorang di desa sedang berlatih Falun Gong.

Peduli Terhadap Orang Lain

Saya berlatih dengan ibu saya setiap hari. Dia bisa duduk dan bermeditasi untuk waktu yang lama, tapi saya hanya bisa melakukannya beberapa saat. Saya ingat berharap bahwa Guru akan membantu saya duduk lebih lama, sehingga waktu berikutnya saya duduk selama satu setengah jam. Saya merasa sangat senang, tapi itu keterikatan kegembiraan hati, yang saya harus lenyapkan.

Dulu saya berpikir bahwa saya dilahirkan untuk menjadi bos, tapi sekarang saya senang melakukan pekerjaan apapun. Semakin banyak pekerjaan yang saya lakukan, semakin banyak energi yang saya miliki.

Seperti yang Guru katakan:

"Berbicara tentang Zhoutian besar, walaupun anda tidak diperkenankan mengambang ke atas, namun anda akan merasa ringan sekujur tubuh, berjalan seolah ada tiupan angin yang mendorong. Dahulu berjalan beberapa langkah sudah merasa lelah, sekarang berjalan betapa jauh pun terasa sangat ringan, mengendarai sepeda seperti ada yang mendorong, naik gedung bertingkat berapa tinggi juga tidak lelah, dijamin demikian." (Ceramah Delapan, Zhuan Falun)

Di tempat kerja, saya mengatakan kepada rekan kerja seperti apa saya sebelum berlatih Falun Gong, dan bagaimana saya telah berubah menjadi lebih peduli.

Seorang rekan praktisi kemudian memperkenalkan saya kepada calon istri saya. Kami menikah dan pindah dari pedesaan ke kota.

Suatu hari, sepeda motor kami menabrak sebuah taksi. Semua orang yang menyaksikan kecelakaan berpikir bahwa kami telah meninggal. Namun, istri saya tidak cedera sama sekali, dan saya hanya menderita luka ringan di paha dan kaki. Saya berdiri dan mengatakan kepada sopir, "Saya adalah seorang praktisi Falun Gong dan memiliki Guru yang mengurus saya. Saya akan baik-baik saja." Saya juga memastikan untuk mengatakan kepadanya bahwa Falun Gong tidak seperti apa yang digambarkan di televisi. Sopir bersikeras bahwa saya membayar dia 1.000 yuan untuk kerusakan taksi. Saya berpikir bahwa saya pasti punya hutang pada dia di kehidupan sebelumnya, jadi saya memberinya uang.

Beberapa hari kemudian ketika saya sedang mengendarai sepeda motor, saya ditabrak oleh sopir taksi yang sama. Barang-barang saya berserakan di tanah. Sopir datang meminta maaf. Saya berkata, "Saya adalah seorang praktisi Falun Gong, jadi saya tidak akan meminta uang dari anda. Sekarang, mari kita cari sapu dan membersihkan ini." Lengan saya terluka dan berdarah, terus pengemudi melaju pulang. Tetangga saya mengatakan bahwa sopir taksi harus membayar saya setidaknya 500 yuan. Saya menolak untuk meminta uang, dan sopir mengatakan bahwa ia telah benar-benar bertemu dengan orang yang baik.

Pada tahun 2004 ketika istri saya di rumah sakit, dia terkena air panas dan meninggalkan bekas luka. Seseorang mengatakan kepada saya bahwa saya harus menuntut rumah sakit sebanyak 50.000 yuan. Tapi saya berpikir bahwa, sebagai praktisi Falun Gong, saya tidak harus melakukan itu. Ketika kepala desa saya mendengar tentang hal itu, ia berkata, "Jika dia tidak berlatih Falun Gong, dia pasti tidak akan berperilaku seperti itu."

Mengklarifikasi Fakta

Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis diterbitkan pada tahun 2004. Saya membacanya dan berpikir bahwa itu sangat akurat, jadi saya membeli printer kecil untuk mencetaknya dan mendistribusikan. Setahun kemudian, saya dikirim ke pusat penahanan karena membagikan Sembilan Komentar. Meskipun penjaga memukuli saya, saya mengatakan kepada mereka tentang bagaimana perilaku saya yang dulu.

"Saya dulunya melakukan apa yang anda lakukan untuk saya sekarang, tapi sekarang saya sudah berubah," kata saya. "Memukuli dan mencaci-maki orang bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Anda perlu berubah, juga." Salah satu petugas polisi yang mengenal saya sebelumnya berkata, "Anda telah menjadi peduli."

Saya berkata, "Saya berubah dan mulai memikirkan orang lain terlebih dahulu setelah saya berlatih Falun Gong." Saya mengatakan kepadanya bahwa ia harus mundur dari PKT. Dia berbisik bahwa dia sudah mundur dengan bantuan seorang praktisi.

Pada tahun 2005, saya ditangkap dan dibawa ke kamp kerja paksa. Saya dikunci di sebuah ruangan gelap dan diberi sedikit makanan atau air. Saya tidak diizinkan untuk menggunakan kamar mandi atau tidur. Saya disiksa seperti itu selama lebih dari satu bulan. Bertentangan dengan keinginan saya, saya dipaksa untuk menuliskan beberapa kata yang menodai Falun Gong. Kemudian, saya berteriak, "Falun Dafa baik!" Mereka memukuli saya untuk itu, jadi saya berteriak dua kali lebih banyak dan penjaga memperlakukan saya lebih baik.

Seperti yang Guru katakan:

"Pikiran lurus para pengikut kuat.
Guru memiliki kemampuan mengatasi keadaan langit "
("Budi Jasa Guru dan Pengikut " di Hong Yin Vol. II)

Lebih dari 10 petugas pusat penahanan datang ke rumah saya sebulan setelah saya dibebaskan dari kamp kerja paksa. Mereka bertanya kepada saya apa yang saya pikir tentang Falun Gong. Saya mengatakan kepada mereka, "Pada hari saya dibebaskan, saya membuat pernyataan khidmat bahwa saya akan terus berlatih Falun Gong. Falun Gong adalah latihan yang lurus. Ini adalah Partai yang sesat, bukan Falun Gong."

Mereka begitu terkejut dan wajah mereka berubah. Salah seorang dari mereka berkata, "Bukankah kamu telah 'berubah?'" Saya berkata, "Kalian tahu bagaimana saya dipaksa untuk 'berubah:’ "Kalian tidak mengizinkan saya tidur, makan, minum air, atau bahkan pergi ke kamar mandi. Saya menolak untuk 'berubah' selama sembilan bulan dan melanjutkan mogok makan."

Saya belajar Fa setiap hari, berlatih, dan memancarkan pikiran lurus. Saya tidur hanya beberapa jam. Saya juga khawatir tentang orang-orang yang tidak tahu fakta kebenaran. Saya membagi-bagikan materi, dan ketika saya tidak punya uang membeli kertas untuk mencetak lebih banyak, saya membeli cat dan menulis "Falun Dafa baik; Sejati-Baik-Sabar baik di tempat-tempat umum, termasuk gerbang kantor polisi.

Karena saya terus berbicara dengan orang tentang penganiayaan, saya ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama empat setengah tahun. Setelah saya dibebaskan, saya hidup dalam kemiskinan. Banyak orang memberi saya beras, tepung, dan barang-barang kebutuhan pokok lain yang saya butuhkan untuk hidup. Mereka tahu bahwa saya telah berubah dan tidak lagi menjadi orang yang jahat, dan mereka juga tahu bahwa alasan untuk ini adalah karena saya berlatih Falun Gong.

Ini adalah pengalaman saya. Jika saya telah mengatakan sesuatu yang tidak pantas, mohon ditunjukkan.

Chinese version click here

English version click here