Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Huang Junyi Menuntut Mantan Diktator Jiang Zemin Karena Secara Ilegal Menahan Istrinya

18 Juni 2015 |   Oleh seorang koresponden Minghui dari Provinsi Liaoning, Tiongkok


(Minghui.org) Huang Junyi (pria) baru-baru mengajukan gugatan terhadap mantan pemimpin Tiongkok Jiang Zemin karena memerintahkan penindasan brutal terhadap Falun Gong dan menyebabkan penangkapan dan penahanan illegal terhadap istrinya Fang Hailing.



Tanda terima keluhan Huang Junyi untuk Kejaksaan Agung

Fang (wanita) ditangkap pada tanggal 28 April 2015 dan masih dalam penahanan.

Huang Junyi juga telah dianiaya karena berlatih Falun Gong. Dia ditahan tiga kali, secara ilegal digeledah tiga kali dan secara paksa dicuci otak sekali.

Keluhan Huang menuntut Jiang dengan mendapatkan pengakuan dengan penyiksaan, perampasan kebebasan pribadi, perampasan properti, dan kejahatan lainnya.

Laporan Huang

Istri saya Fang Hailing memiliki banyak penyakit dan mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1998. Tak lama kemudian banyak masalah kesehatannya hilang, termasuk vertigo, tekanan darah rendah dan insomnia.

Setelah lebih sehat, dia lebih bahagia dan selalu berpikir untuk orang lain. Tetangga kami semua menyukainya.

Namun, segala sesuatunya berubah setelah Juli 1999, ketika Jiang memerintahkan penindasan kekerasan terhadap latihan spiritual ini.

Gangguan Pertama

Istri saya pergi ke Beijing untuk memohon keadilan bagi Falun Gong, tapi dibawa kembali oleh polisi di stasiun kereta api. Kantor polisi setempat memaksanya untuk menulis surat pernyataan menjamin bahwa dia tidak akan pergi ke Beijing untuk memohon dan meminta 1.000 yuan darinya.

Ketika saya kembali ke rumah, saya mendengar bahwa ia ditahan di kantor polisi. Saya pergi ke sana sendiri dengan sepeda motor saya dan mengatakan kepada polisi bahwa kami tidak memiliki cukup uang. Saya menjanjikan uang pada hari berikutnya.

Tapi direktur kantor kepolisian mengatakan, "Kamu tidak bisa pergi kecuali kamu meninggalkan sepeda motor kamu di sini. Bawa uangnya besok, maka kamu bisa ambil motormu kembali."

Pelecehan tidak pernah berhenti setelah itu. Polisi sering datang pada hari libur atau hari apa saja di mana mereka pikir kami akan pergi dan protes. Mereka memantau Fang Hailing dan memerintahkan beberapa agen untuk mengunjungi rumah saya untuk mengancamnya.

Saya masih ingat hari hujan pada bulan Mei ketika ada empat atau lima agen yang tinggal di gedung sebelah untuk memantau kami.

Penahanan Pertama

Pada tanggal 13 April 2009, empat polisi menerobos masuk ke rumah saya sekitar pukul 20:00. Mereka berusaha menangkap saya dan istri.

Mereka dipimpin oleh Kepala Yang Ningdong dan kepala divisi keamanan domestik. Saya berhasil melarikan diri, tapi istri tidak. Mereka menggeledah rumah saya dan menyita banyak barang-barang pribadi seperti komputer dan printer kami.

Istri saya dikirim ke Pusat Cuci Otak Kota Fushun malam itu. Dia disiksa di sana selama satu bulan dan kemudian dipindahkan ke pusat penahanan.

Suatu hari, pihak berwenang di sana mengatakan kepada keluarga saya bahwa mereka tidak akan melepaskannya kecuali saya menggantikannya. Saya tidak punya pilihan selain pergi.

Dia dibebaskan setelah saya dikirim ke pusat penahanan. Saya ditahan selama lima hari dan secara paksa menjalani tes darah.

Gangguan dan Penahanan Semakin Sering

Pada awal tahun 2010, Du De, direktur Kantor Polisi Qiaobei, datang ke rumah saya bersama polisi lain. Mereka menggeledah rumah saya tapi tidak menemukan apa-apa. Sebelum mereka pergi, mereka melihat foto Guru Li di dinding, dan menyitanya.

Pada tanggal 28 April 2015, istri saya dan praktisi Yang Qinghua pergi ke daerah perumahan Taoyuan untuk mengantarkan video Shen Yun Performing Arts serta pamflet klarifikasi fakta mengungkap penganiayaan.

Mereka ditangkap oleh Pan Hongkai, kepala Divisi Keamanan Domestik Kota Beipiao, Gong Zhiqing, direktur Kantor Polisi Qiaobei, dan dua polisi lainnya. Kemudian, mereka dikirim ke Pusat Penahanan Daxiyingzi Barat di Kabupaten Chaoyang.

Pada malam yang sama, polisi menggeledah kedua rumah mereka. Polisi menyita semua buku-buku Falun Gong serta materi klarifikasi fakta.

Polisi Tong bertanya pada saya, "Apakah kamu tidak tahu bahwa memiliki barang-barang ini melanggar hukum?"

Saya tanya dia, “Hukum apa?” Ia tidak bisa jawab.

Istri saya masih dalam penahanan. Kejaksaan telah menyetujui penangkapan setelah menerima dokumen yang diserahkan oleh Divisi Keamanan Domestik.

Latar Belakang

Pada tahun 1999, Jiang Zemin, pemimpin Partai Komunis Tiongkok, mengesampingkan anggota komite biro politik lainnya dan melancarkan tekanan kekerasan terhadap Falun Gong.

Penganiayaan ini telah mengarah kepada banyak praktisi Falun Gong yang tewas selama 16 tahun terakhir ini. Lebih banyak lagi yang telah disiksa karena kepercayaan mereka dan bahkan dibunuh untuk organ mereka. Jiang Zemin bertanggung jawab secara langsung untuk memulai dan kelanjutan dari penganiayaan brutal tersebut.

Di bawah perintahnya, Partai Komunis Tiongkok membentuk badan keamanan ekstra legal, “Kantor 610” pada 10 Juni 1999. Organisasi tersebut mengesampingkan polisi dan sistem judisial dalam melaksanakan perintah Jiang terkait praktisi Falun Gong: menghancurkan reputasi mereka, memotong sumber finansial, dan menghancurkan mereka secara fisik.

Hukum Tiongkok memperbolehkan penduduk untuk menjadi penggugat dalam kasus kriminal, dan banyak praktisi yang sekarang menggunakan hak tersebut untuk mengajukan pengaduan pidana terhadap mantan diktator itu.

Artikel Terkait:
Details about the Persecution Mr. Zhu Junqiang from Li County, Baoding City, Hebei Province Has Suffered

Chinese version click here
English version click here