Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Polisi Menangkap, Menahan, dan Menyiksa Praktisi

1 Sep. 2015 |   Oleh koresponden Minghui dari Provinsi Gansu, Tiongkok


(Minghui.org) Spanduk berbunyi “Merayakan Hari Falun Dafa Sedunia” dan “Upaya Global Mengadili Jiang Zemin” digantung dalam satu malam di mana-mana di Kota Lanzhou, Provinsi Gansu pada 13 Mei 2015, peringatan ke 16 Hari Falun Dafa Sedunia.

Petugas dari Kantor 610 Provinsi Gansu meluncurkan penyidikan. Mereka memonitor, mengikuti, dan menangkap praktisi. Untuk mencari pembuat spanduk mereka meminta untuk melihat tulisan tangan praktisi.
Dimonitor dan Ditangkap

Wang Liqian dan suaminya, Guan Longyan ditangkap di apartemen mereka, di lantai empat. Petugas menggunakan derek, dan mendobrak masuk melalui jendela, pada pagi 15 Juli. Polisi tidak memperlihatkan identitas apa pun saat menggeledah apartemen itu dan menyita barang-barang pribadi praktisi, antara lain komputer dan printer.

Sebelum penangkapan, polisi telah memonitor rumah Wang selama 21 hari. Pada hari kedua polisi memutuskan listrik, membuat kedua praktisi hidup dalam kegelapan tanpa listrik.

Diikat di Kursi Besi Penyiksaan

Yue Puling, suami, putranya dan Ma Pulan dimonitor selama beberapa hari. Mereka ditangkap pada 1 Juli.

Yue, suaminya, dan Ma diinterogasi, dipaksa duduk di kursi besi penyiksaan, yang disebut “Kursi Pengekang,” selama sekitar 24 jam dan tidak diperbolehkan tidur. Jika terlalu lama di kursi ini, korban bisa lumpuh saat ia dibebaskan.