(Minghui.org) Lebih dari 17 tahun telah berlalu sejak Juli 1999, ketika penganiayaan Falun Dafa dimulai di Tiongkok. Meskipun praktisi yang rajin telah menggunakan waktu dengan baik untuk meningkatkan diri mereka sendiri dan menyelamatkan lebih banyak orang, banyak praktisi, termasuk saya sendiri, telah menjadi depresi dan merasa frustrasi karena penindasan yang sedang berlangsung.

Bagaimana kita bisa menghadapi masalah ini?

Sumber Asal Depresi

Pada “Ceramah Fa pada Konferensi Fa di Houston,” Guru berkata,

Di masa yang awal sekali, di India ada seorang pengikut Brahmana yang menjalani Xiulian, kultivasinya sangat gigih, dia berkultivasi menyendiri di tengah gunung. Pada suatu hari ada seorang pemburu mengejar seekor rusa, rusa itu telah terluka. Rusa itu berlari ke tempat dia, dia lalu menyembunyikannya, dan memberi perlindungan. Dia seorang diri di tengah gunung merasa sangat kesepian, kemudian dia memelihara rusa itu. Seseorang jika tidak mawas diri terhadap keterikatan akan berakibat sangat serius, rasa iba dari manusia biasa, serta keterikatan hati manusia terhadap Qing, semuanya dicurahkan pada rusa kecil itu, belakangan dia jadi sangat terikat dengan rusa itu, akhirnya rusa tersebut benar-benar telah menjadi teman yang paling akrab baginya, akibatnya banyak sekali upaya yang dia curahkan pada rusa itu, tatkala meditasi pikirannya juga tidak bisa tenang, selalu memikirkan makanan apa yang harus disiapkan untuk rusa, dia telah mengendurkan kegigihannya.

Selang beberapa tahun, pada suatu hari rusa itu tiba-tiba meninggal, dia bukan main sedihnya. Dia selalu memikirkan rusa itu, dia lebih-lebih tidak dapat gigih maju. Saat itu usianya sudah sangat lanjut, jika bukan orang Xiulian usianya tentu tidak dapat diperpanjang, dia sudah tidak dapat Xiulian lagi, dengan demikian jiwanya juga berakhir. Di saat jiwanya berakhir dia masih tidak memikirkan Fa Buddha, yang dipikirkan adalah rusa itu, maka setelah meninggal dia bereinkarnasi menjadi seekor rusa. Manusia di saat menjelang ajal memikirkan sesuatu dengan keterikatan, kemungkinan dia akan reinkarnasi menjadi benda tersebut, maka dengan seketika dia reinkarnasi menjadi seekor rusa. Ini sangatlah menyedihkan. Seorang praktisi Xiulian, Xiulian-nya cukup bagus, akhirnya hancur dalam sekejap. Orang Xiulian sebaiknya jangan berketerikatan terhadap hewan.”

Pelajaran ini sangatlah mendalam.

Mungkin ada banyak alasan untuk depresi, keputusasaan atau frustrasi kita. Untuk melangkah keluar dari depresi ini, kita harus jelas tentang penyebab di balik itu.

Pemahaman saya, setidaknya ada dua faktor, salah satunya adalah keterikatan dengan lamanya waktu pelurusan Fa dan yang lainnya adalah gangguan eksternal.

Keterikatan akan Waktu

Sejak penindasan dimulai, saya cenderung untuk membaca ceramah Fa Guru, mengamati petunjuk yang mungkin menunjukkan kapan penganiayaan akan berakhir. Saya juga terikat pada situasi dalam masyarakat sehari-hari, berharap mereka akan lebih menguntungkan bagi Dafa.

Pada “Ceramah Fa pada Konferensi Fa di New York 2016,” Guru berkata,

Akan tetapi, dilihat dari situasi sekarang, dan keadaan yang saya kerjakan, dilihat menurut kondisi sekarang, seperangkat benda pengaturan mereka itu juga tidak bertahan lama, bukankah demikian? Semua orang sedang berteriak tangkaplah pentolan iblis Jiang, asalkan dia sekali ditangkap, maka peristiwa ini berakhirlah, begitu cepat kiranya.

Saya selalu merasa senang membaca paragraf ini, berharap bahwa hari tersebut akan datang lebih cepat.

Namun, saya tidak menaruh banyak perhatian terhadap kata-kata Guru tepat setelah itu,

Pengikut Dafa jangan selalu terikat pada waktu, tidak menyelesaikan pekerjaan yang harus dilakukan diri sendiri. Saya mengulur waktu ini juga untuk kalian, menghendaki kalian cepatlah melakukan!

Partai Komunis Tiongkok mengadakan konferensi besar di Tiongkok baru-baru ini dan saya mengharapkan ada beberapa perubahan yang menguntungkan untuk Falun Dafa dari pertemuan-pertemuan ini. Pikiran-pikiran ini menunjukkan bahwa saya terikat pada waktu dan bahwa saya mengandalkan orang-orang biasa untuk melakukan hal-hal Falun Dafa.

Gangguan Eksternal

Tantangan lain bagi kita praktisi adalah gangguan eksternal.

Dalam “Ceramah Fa pada Konferensi Fa Amerika Serikat Barat Tahun 2015,” Guru berkata,

Sekarang yang menganiaya pengikut Dafa, dari kekuatan lama tidak berani secara langsung melakukannya, kehidupan-kehidupan besar yang berwujud juga tidak berani melakukan. Sekarang yang melakukan adalah benda-benda apa? Semua adalah jenis serangga, bakteri dan benda-benda yang kacau-balau, semua adalah benda-benda tersebut. Memancarkan Zhengnian sangatlah efektif! Begitu dimusnahkan mereka sekelompok-sekelompok langsung terbasmi, akan tetapi mereka sangat banyak, betapa besarnya alam semesta, lagi pula tingkatan alam semesta sangat banyak, benda tersebut telah anda musnahkan seluruhnya, sebentar tidak lama lagi, mereka menyusup kembali, datang lagi, anda memusnahkannya lagi. Demikianlah tiada henti-hentinya begini memancarkan Zhengnian, harus bertahan dalam satu jangka waktu, baru dapat terlihat hasilnya secara nyata. Jangan mengira telah selesai melancarkan Zhengnian, rasanya sudah baik sejenak, kemudian tidak baik lagi, lalu anda kehilangan kepercayaan diri. Saya beri tahu anda, mereka justru menggunakan cara demikian untuk melemahkan anda, melemahkan keyakinan teguh anda, anda sekalian harus memerhatikan hal-hal tersebut.

Guru telah mengatakan kepada kita untuk memancarkan pikiran lurus dan menghilangkan elemen yang mengganggu. Tapi kadang-kadang kita mungkin tidak melakukan belajar Fa dengan baik, atau kita terganggu oleh hal-hal sepele. Hal ini mungkin tampak tidak disengaja, namun secara bertahap mereka bisa mengganggu pikiran lurus kita dan membawa kita ke depresi.

Kita harus benar-benar serius tentang masalah yang disebutkan di atas. Jika tidak, meskipun mereka mungkin terlihat tidak penting, sebenarnya mereka bisa merusak kultivasi kita.