Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Memahami Karma Penyakit dari Sudut Pandang Praktisi

19 Feb. 2016 |   Oleh: praktisi di Provinsi Shandong, Tiongkok


(Minghui.org) Selama satu tahun terakhir, beberapa praktisi lokal kami mengalami karma penyakit, dan bahkan salah seorang telah meninggal. Dua praktisi lanjut usia mengobrol dengan saya suatu sore dan meminta membagikan diskusi kami dengan rekan praktisi.

Tenggelam dalam Konsep Manusia

Salah seorang praktisi lanjut usia mulai berlatih Falun Gong pada 1996, dan penyakit serius secara bertahap lenyap. Meskipun penganiayaan Falun Gong diluncurkan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) pada 1999, ia tidak melepaskan kultivasi. Ia masih memiliki keyakinan kuat, meskipun ia memiliki keterikatan akan rasa takut.

Ia melakukan segala sesuatu yang seorang praktisi harus lakukan, seperti belajar Fa, memancarkan pikiran lurus, dan memberitahu orang-orang tentang Falun Gong dan penganiayaan.

Kadang-kadang ia berdebat dengan rekan-rekan praktisi, dan terkadang mengikuti prinsip-prinsip manusia biasa. Dengan cara ini, ia tidak berperilaku sebagai seorang praktisi sepanjang waktu.

Gejala penyakitnya muncul kembali pada awal 2015. Penyakit asma kambuh, ia mengalami kesulitan bernapas, dan ia menggunakan inhaler untuk menghentikan batuk. Setelah ia melakukan perjalanan selama beberapa hari pada Juli, ia kehilangan berat badan dan batuk memburuk pada saat ia kembali ke rumah.

Ia segera datang ke rumah saya dan kami berbicara. Saya pikir itu ujian yang diatur oleh kekuatan lama untuk melihat apakah ia benar-benar percaya pada Guru dan Fa, dan apakah ia benar-benar memperlakukan dirinya sebagai pengikut Falun Gong.

Ia mengatakan bahwa ia tidak mengakui batuk sebagai suatu penyakit; ia berkata bahwa ia tidak bisa menahan rasa sakit, sehingga ia menggunakan inhaler. Saya mengatakan kepadanya bahwa dengan menggunakan inhaler, ia mengakui bahwa itu suatu penyakit, dan telah jatuh ke dalam perangkap yang dibuat oleh kekuatan lama.

Guru berkata:

Sekiranya masih tak berkesudahan, jika bukan karena ada masalah lain pada aspek Xinxing atau perilaku, pasti adalah iblis jahat sedang memanfaatkan peluang yang dibiarkan oleh kalian.( "Tao Fa" di Petunjuk Penting Untuk Gigih Maju I)

Saya mengatakan kepadanya jika ia terus mengakui penderitaannya sebagai suatu penyakit, dengan demikian bisa menyebabkan banyak kesengsaraan.

Saya menganjurkan bahwa ia harus belajar Fa lebih banyak, membiarkan kesadaran utamanya mengendalikan pikirannya, dan menolak pikiran manusia, saya merasa bahwa seluruh cobaan adalah gangguan dari karma pikiran atau konsep manusia.

Ia mendengarkan, tapi ia tampaknya tidak mengerti apa yang saya katakan. Jawabannya dari pertanyaan saya tidak sejalan dengan Fa.

Istri saya dan praktisi lainnya juga berbicara dengannya, tapi ia masih tidak bisa melewati karma penyakitnya dan kondisinya telah memburuk.

Guru Melenyapkan Karma Penyakit

Seorang praktisi wanita berusia 73 tahun mengalami stroke beberapa bulan yang lalu. Ketika dia datang ke rumah saya beberapa minggu kemudian, dia mengalami kesulitan untuk naik tangga, sesak nafas, dan harus duduk diam selama beberapa saat sebelum dia mampu berbicara. Ada beberapa kekhawatiran dalam benaknya, meskipun ia tidak memperlakukan masalah seolah-olah itu adalah penyakit manusia biasa. Namun, kami merasa dia kurang memiliki pikiran lurus yang kuat. Saya dan istri saya berbicara dengan dia dari perspektif Fa.

Dia berkata setelah mendengar perkataan kami, "Ini adalah ilusi. Guru memberi saya yang terbaik! Saya akan mendengarkan Guru! Saya adalah seorang praktisi Falun Gong sejati dan saya akan baik-baik saja!"

Setelah beberapa minggu kemudian, ia datang lagi ke rumah saya dan mengucapkan terima kasih kepada kami. Saya bilang ia harus berterima kasih kepada Guru karena Guru telah melenyapkan karma penyakitnya setelah Xinxing-nya meningkat.

Kesengsaraan Hal yang Bagus

Praktisi usia lanjut berusia 70-an, putus sekolah setelah kelas empat SD. Namun, setelah ia mulai berkultivasi, ia tidak pernah meragukan Guru dan Falun Gong. sehingga jalur kultivasinya sangat lancar.

Dia menonton video ceramah Fa Guru di rumah saya. Saya memfoto dirinya dengan kamera saya dan melihat lapisan Falun warna-warni yang melekat pada tubuhnya.

Ketika ia menderita penyakit kulit setahun yang lalu, gejala berlangsung lebih dari 20 hari. Namun, dia mengatakan bahwa dia tidak pernah meninggalkan kewajiban sebagai seorang praktisi Falun Gong atau tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya.

Dia berkata, "Saya tahu itu bukan penyakit, dan saya memperlakukan segala hal dengan baik. Guru menjaga saya, jadi mengapa saya harus khawatir?"

Jalan Menjadi Dewa

Saya telah berbagi pemahaman saya yang berhubungan dengan karma penyakit lewat tiga kasus. Salah satu hal kita harus sangat berhati-hati pada pikiran pertama yang melintas dalam pikiran seseorang yaitu mengenai masalah penyakit. Jika kita terus berpikir tentang penyakit, pikiran itu harus segera dilenyapkan. Jika tidak, kekuatan lama akan menggunakan celah ini untuk menganiaya praktisi. Proses melenyapkan pikiran ini juga merupakan bagian dari proses kultivasi, yang juga merupakan jalan untuk mencapai kesempurnaan.

Ketika seorang praktisi menghadapi gangguan, ia harus segera mengubah pikiran mereka agar gangguan kejahatan tidak bisa masuk. Jika kita tidak lian gong, maka kita perlu melakukannya segera. Metode yang sama harus dilakukan saat ada gangguan ketika kita belajar Fa dan ketika kita diberitahu untuk pergi ke rumah sakit. Kita selalu harus melakukan hal yang berbalikan dengan suara dalam pikiran yang memberitahu kita. Dalam pemahaman saya, ini adalah salah satu cara menyangkal pengaturan kekuatan lama.

Standar Tinggi untuk Mencapai Kesempurnaan

Saya dan istri saya berpikir bahwa standar yang harus dicapai untuk mencapai kesempurnaan menjadi lebih tinggi.

Setiap hal kecil yang terjadi dalam keluarga, tempat kerja, masyarakat, atau di antara praktisi semua ditunjukkan untuk memperlihatkan keterikatan kita. Jika kita membiarkan kesempatan berlalu dan kita tidak meningkatkan Xinxing, kekuatan lama akan memiliki alasan untuk menganiaya kita.

Guru berkata:

"Akan tetapi anda jangan menganggap sepele hal-hal kecil. Kejahatan akan menyusup celah kekosongan, banyak praktisi bahkan dikarenakan hal kecil telah meninggal dunia, benar-benar karena hal yang sangat kecil."("Ceramah Fa pada Konferensi Fa Amerika Serikat Barat Tahun 2015")

Kita perlu memiliki pikiran yang jernih dan jelas agar mengetahui apa yang kita inginkan. Apakah ini berarti bahwa apakah pikiran kita egois atau perhatian, baik atau buruk, atau bertentangan dengan Fa, kita perlu menolak dan melenyapkan semua pikiran yang tidak sejalan dengan Fa. Kita setiap saat harus bertindak sesuai dengan Fa. Seorang kultivator setiap saat harus mencari ke dalam tanpa syarat.

Selanjutnya, pengikut Falun Gong di masa Pelurusan Fa harus menyingkirkan pikiran egois.

Chinese version click here
English version click here