Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Setahun di Beijing: 609 Ditangkap, 39 Dihukum Penjara Karena Keyakinan Mereka di Tahun 2015

26 Feb. 2016 |   Oleh Koresponden Minghui di Beijing, Tiongkok


(Minghui.org) Polisi di Beijing telah menangkap 609 praktisi Falun Gong dan mengirim 47 lainnya ke pusat cuci otak pada tahun 2015 karena menolak untuk melepaskan keyakinan mereka pada prinsip Sejati-Baik-Sabar.

Sebagian besar praktisi yang ditangkap telah dibebaskan, tapi beberapa masih berada dalam tahanan. Pihak berwenang secara resmi telah menyetujui 28 penangkapan; di antara kelompok ini, 8 praktisi dijatuhi hukuman penjara, sedangkan sisanya sedang menghadapi pengadilan atau menunggu putusan hakim.

Jumlah penangkapan meningkat secara signifikan pada paro kedua tahun 2015, yang berjumlah 417 kasus, dibandingkan dengan 192 di paro pertama 2015.

Peningkatan penangkapan ini bertepatan dengan pengajuan tuntutan pidana praktisi terhadap Jiang Zemin - yang dimulai pada bulan Mei serta menyerukan pada pengadilan tertinggi Tiongkok untuk mengadili mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok, karena telah memulai penganiayaan brutal terhadap Falun Gong.

Antara Juni dan Desember, ada 256 penangkapan dikaitkan dengan pembalasan para petugas atas tuntutan praktisi terhadap Jiang Zemin. Ini merupakan 56% dari semua penangkapan praktisi di masa itu.

Gambar 1: Penangkapan praktisi Falun Gong di Beijing pada tahun 2015

Sebanyak 55 praktisi disidang pada tahun 2015, termasuk mereka yang ditangkap pada tahun sebelumnya. Di antara mereka, 32 dijatuhi hukuman penjara antara 6 bulan sampai 8 tahun. Selain itu, 7 praktisi yang disidang sebelum 2015 divonis penjara pada tahun 2015.

Gambar 2: Rincian hukuman penjara

Berikut adalah 39 praktisi yang divonis pada tahun 2015, dengan masa hukuman penjara mereka:
Wang Lei (王磊): 8 tahun
Wang Jianfu (王建福): 7,5 tahun
Wang Xiuying (王秀英): 7,5 tahun
Yang Xiuying (杨秋英): 7 tahun
Wang Xiufeng (王秀凤): 7 tahun
Feng Yumei (冯玉梅): 5,5 tahun
Zhang Yuhua (张玉华): 4 tahun
Meng Jiying (孟继英): 4 tahun
Du Wenge (杜文革): 4 tahun
Wang Fenglong (王凤龙): 4 tahun
Zhang Jiguo (张继国): 4 tahun
Gao Xiurong (高秀荣): 4 tahun
Zhang Hongwei (张宏伟): 4 tahun
Du Guiqin (杜桂琴): 4 tahun
Xu Dafang (徐大方): 3,5 tahun
Zhang Shuhui (张书慧): 3,5 tahun
Lv Shangchun (吕尚春): 3,5 tahun
Guan Yingshan (关应山): 3,5 tahun
Zhang Mintao (张敏涛): 3,5 tahun
Liu Guirong (刘桂荣): 3,5 tahun
Meng Zhanrong (孟占荣): 3 tahun
Wang Xiaoping (王小萍): 3 tahun
Li Hongshan (李洪山): 3 tahun
Yan Kezhong (闫科忠): 3 tahun
Hu Qinggui (胡庆贵): 3 tahun
Li Shuangli (李双丽): 3 tahun
Li Yan (李艳): 3 tahun
Zhao Jinghua (赵静华): 3 tahun
Guo Baohua (郭宝花): 3 tahun
Xu Kun (许鲲): 3 tahun
Wang Ping'an (王平安): 3 tahun
An Xiuzhi (安秀芝): 3 tahun
Cao Yue'e (曹月娥): 3 tahun
Jiang Xiandong (江显东): 2 tahun
Ma Zhanquan (马占全): 2 tahun
Jia Fengzhi (贾凤芝): 2 tahun
Xu Xiufen (许秀芬): 2 tahun
Ma Jian (马健): 6 bulan
Zhang Xiufen (张秀芬): masa tahanan tidak diketahui

Korban Penyiksaan Dihukum 8 Tahun

Wang Lei (perempuan), 50, dijatuhi hukuman delapan tahun penjara pada tanggal 24 November, meskipun telah didiagnosis terkena gangguan mental setelah disetrum dengan tongkat listrik oleh penjaga kamp kerja paksa di tahun 2001. Dia kemudian pulih setelah melakukan latihan Falun Gong dan membaca buku-bukunya.

Pada tahun 2010, kondisi mentalnya kembali memburuk setelah polisi menangkap dan menyuntiknya dengan zat yang tidak diketahui dalam jumlah besar. Dia berhasil pulih kembali beberapa saat setelah pembebasannya, namun kembali kambuh setelah penangkapannya pada tahun 2015 dan pemukulan oleh para penjaga.

Ditangkap Karena Membagikan Kalender

Wang Jianfu (laki-laki) dijatuhi hukuman 7 tahun dan 6 bulan penjara pada 21 November 2015. Sebelumnya ia pernah menjalani hukuman penjara selama delapan tahun (2002-2009). Penangkapan terakhir terjadi setelah ia mendistribusikan kalender yang memuat informasi tentang penganiayaan rejim komunis terhadap Falun Gong.

Pelaku Kejahatan Berubah

Ketika para praktisi terus menjelaskan fakta penganiayaan, semakin banyak agen yang  dipaksa oleh negara untuk menangkap dan melecehkan praktisi - telah memilih untuk berhenti berpartisipasi. Banyak petugas polisi, ketika akan "berbicara" kepada praktisi, mengatakan bahwa mereka telah diperintahkan untuk melakukannya dan tidak lagi menggangu praktisi.

Sebagai contoh, tiga petugas mendatangi rumah seorang praktisi di bulan Oktober untuk memverifikasi bahwa ia telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Jiang Zemin. Praktisi mengatakan kepada mereka bahwa itu adalah haknya sebagai warga negara. Salah satu petugas mengatakan, "Kami hanya mengikuti perintah. Berlatihlah [Falun Gong] di rumah jika itu baik untuk Anda."

Dua praktisi ditangkap pada bulan Agustus karena memasang poster berisi seruan untuk menuntut Jiang Zemin. Praktisi mengatakan kepada polisi, "Saya harus berlatih Falun Gong. Saya sudah mati  jika saya tidak berlatih." Petugas itu hanya berkata, "Pulanglah, kalau begitu."

Latar Belakang

Pada tahun 1999, Jiang Zemin, sebagai ketua Partai Komunis Tiongkok, tidak mengindahkan anggota komite Politbiro lainnya dan melancarkan penindasan  berdarah terhadap Falun Gong.

Penganiayaan telah menyebabkan kematian banyak praktisi Falun Gong selama 16 tahun terakhir. Lebih banyak lagi telah disiksa karena keyakinan mereka dan bahkan dibunuh untuk diambil organ tubuhnya. Jiang Zemin secara langsung bertanggung jawab atas awal dan kelanjutan dari penganiayaan brutal tersebut.

Di bawah arahan langsungnya, Partai Komunis Tiongkok membentuk sebuah organisasi keamanan di luar kerangka hukum, "Kantor 610," pada tanggal 10 Juni 1999. Organisasi ini melampaui polisi dan sistem peradilan dalam melaksanakan kebijakan  Jiang Zemin terkait Falun Gong: untuk cemarkan reputasinya, bankrutkan sumber keuangannya, dan hancurkan mereka secara fisik.

Hukum di Tiongkok memungkinkan warga negara untuk menjadi penggugat dalam kasus pidana, dan sekarang banyak praktisi yang menggunakan hak tersebut untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap mantan dictator Jiang Zemin.

Laporan terkait dalam bahasa Mandarin: 2015年北京法轮功学员被迫害综述(下)

Chinese version click here
English version click here