Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Pemahaman Saya Tentang Melepas Keterikatan

26 Feb. 2016 |   Oleh praktisi Falun Gong di Tiongkok


(Minghui.org) Dalam kultivasi, saya berpikir perlu untuk melepaskan seluruh keterikatan dan konsep manusia untuk bisa berhasil dalam kultivasi dan akhirnya mencapai kesempurnaan.

Saya sekarang bisa menerima banyak hal dengan mudah setelah berkultivasi untuk beberapa saat, tapi beberapa keterikatan kuat sangatlah sulit untuk dihilangkan seluruhnya. Saya bisa mengultivasikan mereka untuk terlepas sedikit demi sedikit, mengulang prosesnya dari waktu ke waktu. Ketika saya tidak bisa melepaskan keterikatan saya seluruhnya, saya merasa tertekan.

Pemahaman saya adalah jika kita mempunyai bahkan keterikatan sekecil apapun, bisa diperbesar sebagai bagian dari ujian xinxing. Saya percaya bahwa jika keterikatan dikurangi hingga 1 juta kali dari ukuran sebenarnya, bisa diperbesar ke ukuran sebenarnya oleh kekuatan lama. Hanya ketika keterikatan sepenuhnya disingkirkan kekuatan lama tidak lagi bisa memanfaatkannya.

Untuk praktisi yang sejati, seluruh keterikatan manusia harus dilepaskan. Meskipun hal ini tidak bisa sekaligus dicapai, kita seharusnya lebih tekun dan secara konstan meningkatkan pemahaman terhadap Fa. Seseorang harus membuat kemajuan dengan tekun dan melepaskan seluruh keterikatan manusia dan konsepnya untuk bisa berhasil dalam kultivasi.

Ada kalanya ketika saya tidak bisa melewati beberapa ujian dengan baik, karena saya tidak mempunyai pemahaman yang jelas dari situasi itu atau tidak bisa melepaskan konsep manusia yang tertanam dalam pikiran.

Kultivasi adalah serius. Menurut saya, jika kita menyimpang walau hanya sedikit saja kita tidak dapat mencapai standar Fa.

Saya ingat sebuah cerita, di mana seorang pria tua bertanya kepada ketiga anaknya apa yang mereka inginkan untuk masa depan mereka. Anak pertama menjawab ia ingin menjadi kaya raya. Anak kedua menjawab ia ingin menjadi dewa. Anak ketiga menjawab ia ingin menjadi keduanya. Saya selalu berpikir seperti anak ketiga yang menginginkan segalanya.

Ketika menulis artikel ini, saya memperhatikan keterikatan saya sendiri akan keserakahan dan mengerti betapa seriusnya kultivasi. Saya sekarang sadar bahwa kita perlu menghilangkan seluruh keterikatan manusia kita.

Chinese version click here
English version click here