Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Semakin Dewasa Menjadi Koordinator yang Lebih Baik

26 April 2016 |   Oleh praktisi Falun Dafa di Tiongkok


(Minghui.org) Ketika mulai berlatih Faun Dafa pada tahun 2004, saat itu saya tidak mempunyai pekerjaan tetap. Hal ini membuat saya punya banyak waktu untuk menerima tugas koordinasi tambahan bagi proyek-proyek Dafa. Antara lain, saya pergi mengunjungi rekan-rekan praktisi, mengantarkan Mingguan Minghui, dan mencari tempat untuk belajar Fa bersama.

Saya memandang diri sendiri sebagai seorang praktisi baru di awal kultivasi dan oleh karena itu saya membantu pekerjaan praktisi lama dan koordinator.

Namun demikian, ketika dua koordinator setempat ditangkap dan dibawa ke pusat pencucian otak, saya diminta untuk mengoordinasi proyek yang sebelumnya mereka tangani. Saya setuju, tapi tidak mengerti apa yang perlu dikoordinasikan dan bagaimana mengerjakannya.

Memperoleh Pengalaman

Begitu saya mengatakan akan menangani koordinasi segera tampak kekurangan pengalaman saya.

Banyak praktisi memancarkan pikiran lurus di dekat pusat pencucian otak ketika seorang praktisi baru muncul. Dia berkata ada yang mengikuti dia dan rumahnya dikepung oleh petugas polisi.

Hal ini menciptakan dilema. Beberapa praktisi berpendapat bahwa tidak tepat baginya untuk datang karena mungkin saja polisi akan membuntutinya dan menangkap semua orang.

Seorang praktisi tetap pergi bersamanya, namun praktisi lain berkata bahwa masih ada risiko dan menganjurkan untuk mengakhiri pertemuan ini. Beberapa praktisi mulai meninggalkan tempat pertemuan.

Pikiran saya kosong dan menunggu seseorang untuk memberitahu saya apa yang harus dilakukan. Akhirnya, saya menyadari bahwa saya harus mengakhiri pertemuan dan meminta semua orang segera pergi. Setelah semua praktisi pergi dengan aman, saya merasa lega.

Namun, seorang praktisi mengkritik saya di depan umum. Dia berkata bahwa saya tidak menggunakan kesempatan yang ada untuk memusnahkan kejahatan, membuang banyak waktu dan menambah rasa takut di antara para praktisi.

Setelah mendengar hal ini, saya merasa frustrasi, tertekan, dan berpikir untuk melepaskan pekerjaan koordinator. Tetapi, saya segera menenangkan diri dan melihat kebaikan dari komentar praktisi tersebut. Saya bisa menangani situasi secara berbeda. Saya seharusnya menghadapi tantangan dengan pikiran lurus dan menyangkal ilusi akan diikuti ataupun ditangkap.

Saya memutuskan untuk memetik pelajaran dari kejadian ini dan melakukan lebih baik lagi di lain waktu.

Menilai Keadaan Berdasarkan Fa

Seorang praktisi menelepon praktisi lain yang pernah menyediakan tempat untuk belajar Fa kelompok, dan menyarankan agar mereka berhenti mengadakan pertemuan untuk sementara waktu karena situasi saat itu sedang genting.

Saya memikirkan persoalan kali ini dengan berdasarkan atas Fa. Kelompok belajar Fa harus tetap diadakan, karena hal itu akan menyatukan praktisi setempat. Jika dihentikan, kekuatan jahat akan merasa senang.

Hari berikutnya saya berbagi pemahaman dengan koordinator lain yang ternyata punya kesimpulan yang sama. Kami bertemu dan berbagi pemahaman dengan praktisi yang memberikan saran itu. Kami saling menyemangati untuk memusnahkan segala rasa takut.

Praktisi setempat segera bergabung menjadi satu tubuh untuk menyelamatkan praktisi yang ditangkap. Beberapa praktisi yang sebelumnya bersembunyi karena takut, juga bergabung dalam upaya kami.

Pusat pencucian otak ditutup dan lingkungan di wilayah kami menjadi stabil.

Saya mengetahui banyak dari membaca ceramah Guru perihal bagaimana membantu dan mengoordinasikan proyek-proyek Dafa.

“...dengan kerendahan hati baru dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Reputasi adalah ditegakkan dari belajar Fa dengan baik.” (“Bagaimana Membimbing,” Petunjuk Penting untuk Gigih Maju)

“Di dalam Dafa tidak ada ketenaran, tidak ada keuntungan, tidak ada jabatan, semata-mata adalah Xiulian.” (“Sebuah Pukulan yang Keras,” Petunjuk Penting untuk Gigih Maju)

Melalui belajar Fa, saya mempunyai pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana untuk melakukan koordinasi. Saya tidak lagi memandang tudingan rekan praktisi secara pribadi.

Mengoordinasikan Proyek Dafa

Saya berkomunikasi dengan para praktisi untuk mengoordinasikan proyek Dafa, seperti berkoordinasi tentang tempat produksi materi dan dukungan teknis, serta meminta bantuan mereka. Proyek-proyek itu berjalan dengan lancar.

Kalender klarifikasi fakta Dafa adalah proyek besar musiman. Saya tidak tahu keseluruhan proses tapi saya bergantung pada praktisi yang pernah berpartisipasi sebelumnya dan pernah mengatasi banyak kesulitan.

Sekelompok praktisi memulai terlebih dahulu, tapi hanya bisa membuat jumlah sedikit pada awalnya. Mengetahui bahwa permintaan terhadap kalender sangat tinggi, saya mengoordinasikan lebih banyak lagi tempat produksi materi dan menambah orang untuk membuat dan mengirim materi.

Saya juga mengundang beberapa praktisi yang berpengalaman yang berbagi cerita tentang membagikan kalender, kepada beberapa pemimpin kelompok. Kemudian pemimpin kelompok akan berbagi pengalaman ke anggota kelompok. Lebih banyak lagi praktisi berpartisipasi dalam membagikan ribuan kalender yang membawa berkah Falun Dafa kepada keluarga yang menerima.

Menyingkap Konsep Manusia

Saat berkoordinasi, saya menemukan banyak konsep manusia saya.

Praktisi A mengoordinasikan tugas pembuatan kalender. Karena ujian Xinxing, dia mengendur dan kemudian tidak datang.

Berdasarkan pengalaman, saya bisa memahaminya. Namun, setelah satu periode waktu, saya menjadi terganggu ketika dia tidak melakukan tugasnya dengan baik. Lalu, saya menyadari bahwa saya harus lebih memikirkan orang lain. Saya harus menyemangati dan membantunya melewati ujian ini.

Praktisi B juga bekerja di proyek yang sama. Dia memiliki terampil dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Namun, dia selalu datang dengan berjalan kaki dari pada mengendarai sepeda dan tidak pernah menjelaskannya.

Ketika proyek membutuhkan lebih banyak tenaga, dia menerima pekerjaan umum dan semakin sedikit berkontribusi. Saya mulai mengeluh, tanpa mengetahui alasan di balik tindakan praktisi B.

Saya hanya melihat kondisi keluarganya secara permukaan. Ketiga anaknya mempunyai pekerjaan dan suaminya mempunyai usaha. Saya berpikir bahwa dia tidak perlu bekerja.

Namun, belakangan saya mengetahui bahwa dia mempunyai rasa takut untuk naik sepeda dan usaha suaminya tidak menguntungkan karena tidak dibayar saat proyek selesai dikerjakan. Untuk mempertahankan usahanya tetap berjalan, dia harus meminjam uang.

Saya menyadari telah terpengaruh oleh indoktrinasi Partai Komunis, yang menuntut saya untuk memaksakan kehendak saya kepadanya dan bukannya memikirkan dia terlebih dahulu.

Guru berkata,

“Nada pembicaraan dan kebaikan hati dalam melakukan pekerjaan, ditambah dengan prinsip rasional dapat mengubah hati orang, namun dengan cara perintah selamanya tidak akan berhasil!” (“Sadar Jernih,” Petunjuk Penting untuk Gigih Maju)

Fa Guru membimbing saya menjadi dewasa sebagai koordinator. Walaupun, saya hanya sebuah partikel kecil, saya ingin bekerja bersama dengan rekan-rekan praktisi sebagai satu tubuh.

Chinese version click here

English version click here