Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Melepaskan Ego dan Mendahulukan Fa

22 Mei 2016 |   Oleh praktisi dari China


(Minghui.org) Terjadi gesekan antara saya dan praktisi lain karena mereka tidak menerima salah satu saran saya. Di permukaan,  tampak seperti saya melakukan hal yang baik untuk orang lain, tapi ide saya ditolak. Saya merasa kecewa, tapi tidak bisa menentukan alasan ketidaknyamanan saya.

Suatu pagi setelah membaca Zhuan Falun, saya mengerti bahwa meskipun saran saya adalah baik, saya menempatkan terlalu banyak penekanan pada diri sendiri, menekankan bahwa apa yang saya katakan adalah benar dan yang lain harus mengikuti saya.

Guru berkata:

"Mereka memang menemukan sedikit prinsip, menemukan beberapa hal di tengah manusia biasa adalah salah, mereka juga memberi tahu orang-orang bagaimana cara untuk berbuat baik, pada mulanya juga tidak menentang agama lain. Akhirnya orang-orang percaya dan memuja mereka, ajarannya dianggap masuk akal, kemudian makin lama makin percaya pada mereka, akhirnya orang-orang ini mulai memuja mereka, dan tidak memuja agama lagi." (Zhuan Falun)

Saya berpikir tentang skenario ini. Jika saya terlalu peduli tentang pemahaman saya yang benar dan yakin orang lain yang akan lebih baik untuk mengikuti cara saya, dengan tidak sengaja bisa mempromosikan diri sendiri dan menciptakan sesuatu yang baru bagi orang lain untuk mengikutinya. Ini bisa merusak Fa dan menyesatkan orang untuk menjauhi Fa.

Guru mengajarkan kita :

"Apa yang kalian lakukan dan katakan juga harus demi orang lain, bahkan memikirkan generasi berikutnya! Berpikir demi keabadian Dafa yang tidak berubah untuk selama-lamanya!" ("Sifat Kebuddhaan Tanpa Kebocoran" Petunjuk Penting untuk Gigih Maju I)

Setelah menyadari bahaya dari membuktikan diri sendiri, saya ingat urusan saya dengan seorang yang bukan praktisi. Banyak orang bisnis telah meminta bermitra dengan saya karena mereka merasa bahwa saya jujur dan dapat dipercaya.

Baru-baru ini seorang kerabat menyarankan lagi untuk berbisnis bersama, tapi kerabat ini tidak mengakui Dafa. Dia pikir standar moral saya tinggi, tetapi itu tidak ada hubungannya dengan berlatih Dafa.

Saya menyadari sekarang bahwa ini adalah karena saya sedang membuktikan diri sendiri, bukan Fa. Saya selalu melakukan hal-hal bagi orang lain untuk membuat orang berpikir bahwa saya orang yang baik. Saya berpikir bahwa ketika orang-orang mengakui bahwa saya orang yang baik, itu berarti bahwa mereka mengakui Dafa. Pada kenyataannya, saya salah.

Ketika saya melakukan sesuatu untuk orang lain, saya juga memiliki mentalitas sedikit mengejar,  mencari reputasi. Pikiran seperti ini sangat berbahaya bagi seorang praktisi.

Chinese version click here
English version click here