Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

VOA: Komite Urusan Luar Negeri AS Mendukung Kegiatan Menuntut PKT Berhenti Mengambil Organ dari Tahanan Hati Nurani

7 Mei 2016 |  

(Minghui.org) Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat (HFAC) mengangkat House Resolution 343 pada 16 Maret 2016. Resolusi itu menyerukan Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk menghentikan praktik pengambilan organ dari tahanan hati nurani yang disetujui negara

Menurut laporan dari organisasi hak asasi manusia, praktisi Falun Gong mendapat porsi terbesar dari tahanan di Tiongkok, dan menghadapi peningkatan risiko kematian atau dibunuh dalam tahanan.

Voice of America (VOA) melaporkan pada 17 Maret bahwa Resolusi 343 menyatakan keprihatinan DPR tentang "laporan yang kredibel dan persisten pengambilan organ dari tahanan hati nurani yang disetujui negara secara sistematis di Republik Rakyat Tiongkok." berikut ini diterjemahkan dari laporan VOA berbahasa Mandarin.

"Anggota Kongres Eliot Engel (D-NY) sangat mengecam pengambilan organ dari tahanan di Tiongkok. Dia mengatakan, 'pengambilan organ merupakan pelanggaran berat hak asasi manusia. Dan jika kejadian mengerikan ini belum cukup, kita mendengar tentang korban yang ditargetkan karena keyakinan mereka, dan kamp-kamp penjara Tiongkok menuai keuntungan dari pengambilan organ-organ ini.'

"Resolusi itu menyatakan bahwa 'secara etika pengambilan organ membutuhkan persetujuan dari kedua belah pihak, dan organisasi medis internasional menyatakan bahwa tahanan, kehilangan kebebasan mereka, tidak dalam posisi untuk memberikan suara, dan bahwa praktik pengambilan organ dari tahanan adalah pelanggaran etika dalam kedokteran;

"'Bahwa Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Partai Komunis Tiongkok terus menyangkal laporan bahwa banyak organ yang diambil tanpa persetujuan dari tahanan, namun pada saat yang sama mencegah verifikasi independen dari sistem transplantasinya

"Resolusi itu juga menunjukkan bahwa pihak berwenang Tiongkok telah mengumumkan 'Tiongkok akan mengakhiri praktik pengambilan organ dari tahanan yang dieksekusi pada 1 Januari 2015, namun tidak berhasil menjalankannya;

"Sebuah artikel New York Times pada 17 November, 2015, melaporkan 'pelabelan tahanan telah memungkinkan para pejabat Tiongkok untuk memasukkan mereka dalam daftar, sistem ‘sumbangan masyarakat' yang sedang dibangun Tiongkok untuk mengurangi ketergantungan panjang pada pengambilan organ dari tahanan.' Laporan tersebut mengutip Sekretaris Jenderal World Medical Association, yang menyebut ini sebuah 'trik administrasi' karena “tidak ada cara untuk mengetahui apakah donasi tersebut benar-benar sukarela.’

"Resolusi 343 mengutip tentang penyelidikan pada tahun 2006 yang menyimpulkan: 'Tahanan Falun Gong adalah satu-satunya sumber untuk 41.500 transplantasi organ yang dilakukan dari tahun 2000 sampai 2005.'

"Penyelidikan lain menunjukkan bahwa sekitar 65.000 pengikut Falun Gong mungkin telah dibunuh karena organ mereka dari tahun 2000 hingga 2008, dan bahwa sejumlah agama dan etnis minoritas lainnya mungkin juga telah ditargetkan.

"Anggota Kongres Ileana Ros-Lehtinen, mantan ketua Komite Luar Negeri, memperkenalkan resolusi ini, dan mendesak Departemen Luar Negeri untuk memberikan analisis mendalam dari pengambilan organ oleh rezim Tiongkok dalam laporan hak asasi manusia tahunan dan melaporkan kepada Kongres tentang penolakan visa kepada pejabat asing yang pernah terlibat dalam masalah transplantasi organ dan manusia secara paksa.

"Dia berkata, 'pengambilan organ menjijikkan di Tiongkok belum berhenti, dan ketika statistik transplantasi resmi Tiongkok tidak cocok dengan fakta di lapangan termasuk rekening dari saksi dan peningkatan dramatis dalam mempekerjakan tim untuk transplantasi, kita harus melihat klaim rezim atas kebohongan dan propaganda bahwa mereka memang masih terus melakukan hal itu.’

"Anggota Kongres Dana Rohrabacher (R-CA) mengatakan, 'Salah bagi kita jika kita menutup mata, memungkinkan dokter untuk membeli ginjal dari beberapa tahanan di Tiongkok yang kebetulan menjadi anggota Falun Gong. Salah bagi kita untuk mengizinkan dokter di sini untuk transplantasi organ, kita berpartisipasi dalam kejahatan, dalam kejahatan mengerikan yang tidak boleh dimaafkan. "

"Resolusi itu mendorong komunitas medis Amerika Serikat untuk membantu meningkatkan kesadaran praktik transplantasi organ yang tidak etis di Tiongkok.

"Menurut 'Kutipan dari wisata Transplantasi di Tiongkok: A Tale of Two Transplants,' sebuah artikel yang diterbitkan di American Journal of Bioethics pada bulan Februari 2010, 'kekurangan ekstrim organ transplantasi di AS terus membuat transplantasi organ di Tiongkok pilihan yang menarik bagi beberapa pasien dengan penyakit stadium akhir. "

"Ketua Komite Urusan Luar Negeri Kongres Ed Royce mengatakan resolusi menyerukan dokter Amerika untuk mendidik pasien tentang bahaya wisata transplantasi.

"Saat ini, resolusi memiliki 166 cosponsors bipartisan."

Chinese version click here
English version click here