Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Dua belas Anggota Parlemen Eropa Mengeluarkan Deklarasi Menyerukan Investigasi terhadap Pengambilan Organ Paksa di Tiongkok

12 Juni 2016 |   Oleh koresponden Minghui Rongfa di Belgia


(Minghui.org) Dua belas Anggota Parlemen Eropa baru-baru ini mengeluarkan deklarasi bersama yang meminta Parlemen Eropa untuk menyelidiki pengambilan dan perdagangan ilegal organ tubuh manusia oleh rezim komunis Tiongkok.

Anggota Parlemen Eropa dari Belgia Louis Michel adalah salah seorang penggagas deklarasi. Direktur kabinetnya, Bénédicte Van den Berg mengatakan bahwa deklarasi adalah suara yang kuat melawan transplantasi organ ilegal dan mendukung investigasi independen di Tiongkok. Dia mengatakan bahwa pengambilan organ merupakan isu utama dan sensitif, karena ini adalah tentang Hak Asasi dan kehidupan Manusia.

Praktisi Falun Gong (juga dikenal sebagai Falun Dafa), praktik kultivasi yang dianiaya di Tiongkok sejak tahun 1999, mengadakan rapat umum di depan Parlemen Eropa di Brussels pada 25 dan 26 Mei 2016 untuk mengekspresikan dukungan.

Kelompok ini memaparkan bagaimana rezim komunis di Tiongkok telah mengambil organ dari praktisi yang dipenjara di Tiongkok karena keyakinan mereka. Organ digunakan dalam transplantasi dan dijual demi keuntungan. Selain mengecam penganiayaan terhadap Falun Gong, mereka meminta anggota Parlemen Eropa mendukung upaya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pengambilan organ dari tahanan yang tidak bersalah oleh rezim Tiongkok, termasuk praktisi Falun Gong.

Praktisi Falun Gong di depan Parlemen Eropa meminta perhatian terhadap pengambilan organ dari praktisi yang ditahan di Tiongkok karena keyakinan mereka.

Parlemen Eropa meloloskan sebuah resolusi pada bulan Desember 2013 yang menyerukan agar rezim Tiongkok menghentikan pengambilan organ dari tahanan tidak bersalah yang masih hidup. Deklarasi baru-baru ini diprakarsai oleh 12 anggota parlemen dari empat partai politik yang menyerukan Parlemen Eropa untuk mengambil tindakan lebih lanjut dan menyelidiki kejahatan pengambilan organ di Tiongkok. Setelah deklarasi memperoleh dukungan lebih dari setengah dari anggota parlemen, itu akan menjadi resolusi.

Nick, seorang praktisi Falun Gong pada rapat umum tersebut mengatakan bahwa mereka akan terus mengadakan kegiatan di depan Parlemen Eropa sampai deklarasi menjadi resolusi. Ia percaya bahwa upaya terus menerus oleh orang-orang dan para pemimpin di seluruh dunia sangat dibutuhkan untuk mengakhiri kekejaman pengambilan organ di Tiongkok.

Anggota Parlemen Eropa dari Jerman: "Kita Semua Harus Melakukan Hal Terbaik yang Kita Bisa untuk Menghentikan Penganiayaan"

Arne Gericke, Anggota Parlemen Eropa dari Jerman, menghadiri rapat umum untuk mendukung upaya praktisi.

Anggota Parlemen Eropa dari Jerman Arne Gericke datang ke rapat umum dengan salinan deklarasi di tangannya. Dia mengatakan bahwa dia ingin lebih banyak orang tahu tentang kejahatan menghebohkan ini yang saat ini sedang berlangsung di Tiongkok.

Gericke berkata, "Sulit bagi orang di Eropa tahu dengan jelas apa yang terjadi di Tiongkok. Kebenaran dari pengambilan organ tragis dirahasiakan oleh rezim Tiongkok. Saya berterima kasih kepada orang-orang yang melihat lebih dekat apa yang terjadi di Tiongkok. Mereka membantu kita memahami dan membuat tanggapan yang tepat."

Gericke melanjutkan, "Pengambilan organ dari orang yang masih hidup untuk keuntungan tidak dapat diterima di Eropa. Kami benar-benar terkejut. Kami ingin membantu tetapi tidak tahu harus mulai dari mana, dan itulah sebabnya saya sangat senang melihat [praktisi Falun Gong] di sini. Hal ini memungkinkan saya untuk mengetahui apa yang bisa saya lakukan. Kita semua harus melakukan yang terbaik yang kita bisa untuk menghentikan penganiayaan."

"Ini adalah Tanggung Jawab Kami untuk Mengambil Tindakan"

Anggota Parlemen Eropa dari Republik Ceko, Tomas Zdechovsky, inisiator lain dari deklarasi, percaya bahwa pengambilan organ di Tiongkok merupakan masalah penting. Zdechovsky berkata, "Kami ingin membuka diskusi tentang masalah ini di Eropa. Hal ini penting untuk percakapan kami dengan Tiongkok, yang terkait dengan tidak hanya ekonomi, tetapi juga Hak Asasi Manusia."

"Bagi saya, penting untuk kita berbicara tentang masalah ini dan mendapatkan perhatian semua orang," kata Anggota Parlemen Eropa dari Inggris Julie Ward, yang menandatangani deklarasi "untuk tujuh juta orang yang saya wakili."

Menjelaskan mengapa ia mendukung deklarasi, Anggota Parlemen Eropa dari Jerman Joachim Zeller mengatakan, "Saya percaya bahwa ini adalah bentuk paling ekstrem dari pelanggaran Hak Asasi Manusia, dan itu adalah tanggung jawab kami untuk mengambil tindakan."

Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Martin Bursík, seorang profesor dari Republik Ceko, berharap untuk membantu mengakhiri kejahatan pengambilan organ.

Martin Bursík adalah seorang profesor dari Republik Ceko. Dia berhenti di rapat umum dan menyebutkan bahwa ia telah mendengar ceramah yang diberikan oleh David Kilgour di Republik Ceko beberapa tahun yang lalu. Kilgour adalah mantan anggota parlemen Kanada dan seorang penyelidik independen pengambilan organ di Tiongkok. Bursik menyatakan dukungan untuk Falun Gong dan menandatangani petisi untuk menghentikan pengambilan organ.

Wartawan dari Denmark berencana untuk membantu meningkatkan kesadaran kejahatan pengambilan organ di Tiongkok.

Lima wartawan dari Denmark melihat poster dan memahami penganiayaan yang sedang berlangsung di Tiongkok. Salah satunya, Ditte Lumti, mengatakan, "Ini adalah pertama kalinya saya mendengar tentang kejahatan mengerikan ini." Mereka mengatakan akan melakukan apa yang mereka bisa untuk membantu meningkatkan kesadaran tentang masalah ini.

Banyak pejalan kaki menandatangani petisi menentang penganiayaan yang sedang berlangsung terhadap Falun Gong di Tiongkok.

Chinese version click here
English version click here