Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Praktisi di Kota Shenzhen Ditahan karena Membaca Ajaran Falun Gong

14 Juni 2016 |   Oleh koresponden Minghui di Provinsi Guangdong


(Minghui.org) Tujuh praktisi ditangkap pada 14 April 2016, setelah mereka tertangkap basah sedang membaca ajaran Falun Gong, sebuah latihan kultivasi yang dianiaya oleh rezim komunis Tiongkok sejak 1999. Petugas dari Departemen Kepolisian Distrik Futian yang melakukan penangkapan.

Para praktisi ini sejak itu ditahan di Pusat Penahanan Futian. Penangkapan ilegal terhadap dua praktisi Wang Shuling [wanita] dam Yang Hong [wanita], disetujui pada 20 Mei 2016. Keluarga mereka tidak diizinkan untuk bertemu.

Keberadaan praktisi Li [pria] dan Zeng Heping [pria] dan nama dari tiga praktisi lainnya tidak diketahui.

Penangkapan Ilegal dan Penolakan Izin Kunjungan Keluarga

Ketujuh praktisi itu sedang mempelajari buku Zhuan Falun di sebuah rumah di Distrik Futian pada pagi 14 April, ketika polisi mendobrak masuk ke dalam rumah itu dan menangkap mereka. Para praktisi itu kemudian dikirim ke Pusat Penahanan Futian.

Polisi tidak memberi tahu keluarga tentang penangkapan tersebut. Baru setelah penggeledahan secara intensif dilakukan keluarga baru mengetahui empat dari tujuh praktisi itu. Sedangkan ketiga praktisi lainnya masih belum teridentifikasi.

Penganiayaan Sebelumnya terhadap Wang Shuling

Wang dulu bekerja di Bank of China. Ia dipaksa berhenti bekerja karena penganiayaan Jiang Zemin terhadap Falun Gong. Ia ditangkap pada tahun 2000 dan ditahan di Pusat Penahanan Futian karena teguh terhadap keyakinannya. Ia kemudian dikirim ke Kamp Kerja Paksa Wanita Sanshui.

Wang ditangkap lagi pada tahun 2005, dan dimasukkan ke pusat pencucian otak di Xili selama enam bulan, karena menolak untuk melepaskan keyakinannya.

Chinese version click here

English version click here