Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Adelaide, Australia: Pameran Seni Internasional Zhen, Shan, Ren Menyentuh Hati Banyak Orang

10 Agu 2016 |   Oleh praktisi Falun Gong


(Minghui.org) Pameran Seni Internasional Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar) diselenggarakan di Black Diamond Gallery, Adelaide, Australia Selatan dari tanggal 2 hingga 17 Juli 2016. Ini adalah keempat kalinya pameran tersebut diselenggarakan di galeri tersebut.

Upacara pembukaan Pameran Seni Internasional Zhen, Shan, Ren di Adelaide, Australia Selatan pada pukul 14.00, tanggal 2 Juli 2016. Pejabat pemerintah setempat, seniman dan masyarakat umum menghadiri acara tersebut
Upacara pembukaan Pameran Seni Internasional Zhen, Shan, Ren di Adelaide, Australia Selatan pada pukul 14.00, tanggal 2 Juli 2016. Pejabat pemerintah setempat, seniman dan masyarakat umum menghadiri acara tersebut

Para pengunjung melihat lukisan

Para pengunjung melihat lukisan

Para pengunjung melihat lukisan

Para pengunjung melihat lukisan

Pameran seni ini menampilkan lebih dari 30 lukisan yang memanifestasikan keanggunan Falun Dafa (juga disebut Falun Gong) serta mengekspos penganiayaan brutal terhadap latihan ini oleh rezim komunis Tiongkok. Para seniman seluruhnya berlatih Falun Gong.

Pada upacara pembukaan, penyelenggara menjelaskan, “Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan keanggunan Falun Dafa dan penganiayaan brutal yang dihadapinya di Tiongkok; prinsip langit pembalasan karma; penyemangat serta harapan yang datang dari keyakinan lurus.”

Anggota Dewan Kota: Lukisan-lukisan Ini Mengingatkan Kita

Carol Martin, Anggota Dewan Kota Adelaide berbicara di upacara pembukaan

Carol Martin, Anggota Dewan Kota Adelaide berbicara di upacara pembukaan

Anggota Dewan Kota Carol Martin menghadiri upacara pembukaan pada tanggal 2 Juli dan berkata, “Saya beruntung ada di sini untuk pembukaan pameran seni ini. Saya terinspirasi dan belajar banyak, termasuk makna dari tiga kata ini: Sejati, Baik, Sabar. Pameran seni ini telah singgah di lebih dari 200 kota di lebih dari 40 negara.”

Ia mengatakan bahwa latihan anggun ini dianiaya dengan keji di Tiongkok. “Penganiayaan di Tiongkok mengingatkan kita untuk mengambil aksi terhadap pelanggaran HAM. Saya berharap lebih banyak orang akan melihat lukisan-lukisan ini…”

Ini adalah pertama kalinya ia melihat lukisan-lukisan tersebut. Ia tersentuh dan merasa bahwa lukisan-lukisan ini mengingatkan kita untuk saling mendengarkan.

Seorang Pencinta Seni Terinspirasi dari Lukisan-lukisan

Jaden adalah seorang pecinta seni dan senang bermeditasi serta berkomunikasi dengan alam. Ia merasakan energi positif yang kuat dari galeri. Ia tersentuh dan terinspirasi dari melihat lukisan-lukisan ini. Ia mengatakan lukisan-lukisan diatur dengan baik agar menginspirasi para pengunjung selangkah demi selangkah dan meminta mereka untuk memikirkan makna kehidupan. Ia menjadi tertarik pada Falun Dafa dan mengambil informasi yang terkait.

Turis: Memahami Perbedaan Antara Kebaikan dan Kejahatan

Rebecca dan Kerstie dari Inggris saat bekerja dan perjalanan di Australia tersentuh dengan pameran ini. Mereka menandatangani petisi untuk menentang penganiayaan

Rebecca dan Kerstie dari Inggris saat bekerja dan perjalanan di Australia tersentuh dengan pameran ini. Mereka menandatangani petisi untuk menentang penganiayaan

Adelaide merupakan tempat wisata terkenal di Australia Selatan. Terdapat banyak turis dari berbagai negara di antara para pengunjung pameran. Rebecca dan Kerstie dari Inggris melihat setiap lukisan dengan saksama dan membaca keterangannya.

Melihat lukisan tentang pengambilan organ yang direstui negara dimana membunuh ribuan praktisi Falun Gong, mereka mengatakan, “Mengerikan!” Mereka tidak mengetahui tentang penganiayaan sebelumnya. Mereka langsung menandatangani petisi untuk menentang penganiayaan.

Rebecca berkata kepada pemandu pameran, “Ini adalah perjalanan bagus bagi kami untuk melihat lukisan-lukisan dan mengetahui masalah ini. Saya dapat memahami sepenuhnya mengenai pesan serta perbedaan kebaikan dan kejahatan di setiap lukisan. Saya juga merasakan kekuatan yang luar biasa besar serta harapan.”

Pada hari terakhir dari 15 hari pameran, banyak pengunjung menulis komentar yang menyentuh hati di buku tamu untuk memuji lukisan serta menyatakan pameran ini sangat menyentuh hati mereka.

Chinese version click here

English version click here