(Minghui.org) Setelah sukses melakukan debutnya di Korea Selatan, Shen Yun Symphony Orchestra melanjutkan tur ke Asia, tepatnya di Taiwan. Shen Yun dijadwalkan mengadakan 15 pertunjukan di 10 kota besar di seluruh Taiwan, antara tanggal 20 September sampai 3 Oktober.

Pada tanggal 20-22 September, tiga konser Shen Yun berlangsung di Kota Taoyuan, Hsingchu, dan Taipei. Setelah tepuk tangan hangat, pertunjukan Shen Yun diperpanjang tiga kali di National Concert Hall. Hati Milen Nachev juga tersentuh, dan akhirnya keempat kalinya memperpanjang pertunjukan untuk memuaskan penonton.

Pertunjukan konser di National Concert Hall di Taipei pada 22 September 2017

Yao Zijun, direktur eksekutif Rodin Art Gallery berkata, “Musik Shen Yun sungguh luar biasa, bukan saja keharmonisan berbagai jenis instrumen musiknya, atau perpaduan budaya Timur dan Barat, namun segalanya terdengar lembut dan indah… Ini adalah pertama kali saya mendapatkan empat kali encore (diperpanjang) pada sebuah konser, sungguh momen yang sangat mengesankan.”

Pertunjukan oleh pemain biola Fiona Zheng

Tiga artis erhu, Xiaochun Qi, Lu Sun, dan Linda (Zheng) Wang

Penyanyi Tenor Tian Ge

Penyanyi sopran Haolan Geng tampil di National Concert Hall di Taipei

Momentum Agung”

Chuang Hsiu-mei, direktur umum untuk Departemen Urusan Budaya, setelah menyaksikan pertunjukan di Zhongli Arts Hall di Taoyuan pada 20 September mengatakan, “Ini adalah momentum agung, suaranya terdengar alami. Saya merasakan luar biasa dan menaruh perhatian sepanjang pertunjukan… Pertunjukan Shen Yun Symphony Orchestra juga sangat alami dan harmonis - meski melibatkan banyak orang tampil bersamaan, suaranya terdengar lembut dan selaras.”

Dia berkata ini adalah pertama kalinya mendengar orkestra dengan perpaduan sempurna antara musik Tiongkok dan Barat yang dimainkan oleh musisi Timur dan Barat. “Pertunjukan ini diperkuat oleh instrumen musik Tiongkok seperti erhu, bersama orkestra Barat yang bertenaga, menghasilkan sesuatu yang sangat unik… Musik Tiongkok sifatnya lembut dan menenangkan, sedangkan musik Barat punya karakter penuh vitalitas. Musik yang ditampilkan Shen Yun menghasilkan harmonisasi yang tanpa cela, sangat natural dan seimbang -- sungguh luar biasa.”

“Musik Shen Yun memiliki momentum yang luar biasa. Benar-benar layak untuk diapresiasi, dan membiarkan diri anda terhanyut dalam suasana,” komentarnya.

Direktur Seni Terkesan dengan Sinkronisasi Timur dan Barat

Huang Hanming, direktur seni untuk Moon String Symphony Orchestra, yang bergelar PhD. untuk alat musik biola dari University of Minnesota, menikmati pertunjukan Shen Yun Symphony Orchestra di Zhongli Arts Hall, pada 20 September 2017

Huang Hanming, direktur seni untuk Moon String Symphony Orchestra, juga terkesan dengan penampilan Shen Yun. Dia berkata, “Menurut saya yang paling sulit dan krusial adalah menyelaraskan antara simfoni orkestra Barat dan instrumen musik Tiongkok - saya benar-benar belajar banyak hari ini.”

Dia merasa musik Shen Yun memiliki arahnya sendiri. “Dengan perpaduan erhu dan pipa di satu sisi, suaranya lebih menenangkan, dan di sisi lain simfoni Barat dapat menyampaikan esensi dari budaya tradisional Tionghoa. Menurut saya bagian tersulit adalah memadukan mereka semua dan menciptakan satu gaya baru, tapi itulah yang telah saya pelajari hari ini.”

Dia sangat terkesan dengan konduktor Milen Nachev, “Yang paling mengejutkan saya adalah dia (konduktor) mampu menangani lagu tambahan dengan sangat baik - saya tidak melihat adanya hambatan budaya padanya.”

Setelah lama belajar musik, Huang berkata sungguh tidak mudah bagi Tiongkok untuk menemukan jati diri mereka dalam Orkestra Barat. “Pertunjukan orkestra merupakan sesuatu yang bahagia, positif, bahkan sedih. Namun dalam filosofi Tiongkok, seseorang dapat bersedih, namun jangan sampai berduka.”

“Musik Shen Yun menyentuh hati orang-orang dengan keindahan dan belas kasih,” tambahnya.

Cinta dan Gairah dalam Bermusik

Anna Fujita, pianis yang diakui internasional menikmati konser Shen Yun Symphony Orchestra di National Concert Hall, Taipei, pada 22 September 2017

Anna Fujita, pianis dan pendiri Yayasan Frederic Chopin, berkata setelah menyaksikan pertunjukan di National Concert Hall pada 22 September, “Bravo! Ini adalah grup yang cemerlang dengan musik yang indah. Dengan kekuatan keyakinan spiritual, musiknya membawa spirit yang bernilai.”

“Gairah dan kecintaan akan musik yang bercampur dengan kekuatan keyakinan spiritual-lah yang menghasilkan grup sehebat ini. Unsur terpenting adalah semangat mereka. Inilah arti dari menjadi seniman pertunjukan.”

Dia berkata musik yang mengandung budaya Tiongkok selama lima ribu tahun telah menggerakkan hatinya, “Orkestra ini akan membawa dampak yang luar biasa pada masyarakat melalui musik mereka, dan pada kekuatan keyakinan spiritual.”

Dekan Fakultas Seni Universitas Nasional Tsinghua: “Musiknya Sangat Menyentuh”

“Kali ini bagian musik yang dipilih sangat baik, khususnya bagian ‘Plum Blossom’ yang ditulis oleh Liu Chia-chang, sungguh menyentuh. Penyanyi sopran dengan teknik bel canto, benar-benar menggerakkan hati,” tutur Su Fan-ling, dekan Fakultas Seni dari Universitas Nasional Tsinghua.

“Untuk bagian [Tchaikovsky Violin Concerto in D major, Op.35], musisi wanitanya masih sangat muda, namun ia memainkannya dengan begitu baik. Ansambelnya dengan orkestra terasa sangat kuat dan dilakukan dengan baik. Saya mengamati bagian itu dan dia memainkannya dengan sangat baik - tekniknya sangat bagus,” lanjutnya.

Liu berkata sangat terkesan dengan talenta para artis, “Untuk lagu ‘The Great Khan,’ skor musiknya luar biasa. Hal yang sama dengan lagu ‘Dunhuang,’ dimulai dengan beberapa suara yang keras. Dan untuk bagian yang disusun ini, memiliki pembukaan yang megah dan unik sekali.”

Dalam beberapa hari berikutnya, Shen Yun Symphony Orchestra akan melanjutkan tur konser di Taiwan tengah dan selatan, termasuk Chiayi, Pingtung, Kaohsiung, Yunlin, Taichung, Tainan, dan Changhua, sebelum kembali ke Taipei pada tanggal 3 Oktober. Tiket dan informasi lebih lanjut bisa dilihat: www.shenyun.com/symphony.