(Minghui.org) Pada hari Minggu, 23 Juli 2017, praktisi Falun Dafa di Kota Batam, Kepulauan Riau, mengadakan kegiatan pengumpulan tanda tangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat umum terhadap 18 tahun penganiayaan Falun Gong oleh Partai Komunis Tiongkok sejak 20 Juli 1999.

Ribuan masyarakat setempat melakukan aktivitas olah raga di alun-alun ini setiap minggu pagi. Banyak masyarakat sudah mengenal latihan Falun Dafa karena praktisi juga setiap minggu mengadakan latihan bersama di tempat yang sama. Praktisi secara sukarela mengajarkan latihan kepada orang-orang yang tertarik untuk ikut berlatih.

Dalam rangka memperingatkan peristiwa 20 Juli, yaitu dimulainya penindasan terhadap latihan damai ini oleh Partai Komuni di Tiongkok, praktisi Pulau Batam mengadakan kegiatan khusus pada hari ini. Mereka membentangkan spanduk besar “Stop Penganiayaan dan Pengambilan Organ Paksa Praktisi Falun Gong di Tiongkok,” dan “Petisi Menghentikan Pengambilan Organ Secara Paksa di Tiongkok.” Foto-foto dari rekan-rekan praktisi di Tiongkok yang meninggal dunia akibat penganiayaan disusun di depan salah satu spanduk.

Sekitar 25 praktisi melakukan lima perangkat latihan di samping spanduk. Sedangkan beberapa praktisi lainnya berbicara dan meminta tanda tangan dukungan untuk menghentikan penganiayaan brutal ini, khusus pengambilan organ paksa oleh rezim komunis di Tiongkok. Banyak masyarakat dengan tulus memberikan tanda tangan dan bahkan ada yang berfoto di depan spanduk.

Praktisi melakukan lima perangkat latihan Falun Dafa di Alun-alun Engku Putri, Batam Centre

Kegiatan praktisi berupa peragaan latihan bersama dan memperingati peristiwa 20 Juli menarik perhatian masyarakat setempat yang sedang melakukan aktivitas olah raga. Sebagian besar dari mereka berjalan atau berlari mengelilingi lapangan alun-alun dan melewati tempat kegiatan praktisi.

Praktisi melakukan kegiatan untuk memperingati peristiwa 20 Juli dengan membentang spanduk, memasang foto-foto rekan praktisi yang meninggal dunia akibat penganiayaan serta pengumpulan tanda tangan petisi

Banyak masyarakat memberikan dukungan dengan menandatangani petisi untuk menghentikan penganiayaan brutal yang masih berlangsung di Tiongkok

Kategori: Kegiatan 20 Juli